RSS

Surat Untuk MPR-RI Mengenai Praktek OS

27 Okt

Surat dari : Haris Alamsyah – hariez08@plasa.com yang dikirimkan ke Situs MPR-RI, berikut kutipannya :

Assalamualaikum,wr,wb Pada para wakil rakyat yang terhormat, tolong hapus sistem outsourcing yang ada dilingkungan BUMN, khususnya PT.PLN. Karena banyak penyimpangan makna Outsourcing (OS), malah menjadi lahan yang empuk bagi para pensiunan pejabat PLN yang berbondong-bondong mendirikan perusahaan outsourcing dengan sitem tender yang tidak transparan. Akhirnya yang kena dampak adalah para pekerja Outsourcing,tiap tahun di tender ulang,dengan acuan tender Upah Minimum,tanpa ada tunjangan prestasi apapun, padahal yang ditenderkan adalah bukan jenis pekerjaan sementara (berjangka waktu) tapi jenis pekerjaan tetap. Ironisnya persentasi upah yang diberikan kepada outsourcing dipotong dengan perbandingan yang tidak relevan, pegawai Os hanya menerima 60%-70% upah dari yang ditagihkan vendor pada usernya (PT.PLN)dan itupun jumlahnya tidak sampai seperempat gaji pegawai tetap. Perlu diketahui banyak Os yang mengabdi untuk PLN dengan masa kerja lebih dari 20 tahun, tiap tahunnya dipingpong, dengan kondisi upah yang terus menerus di reset ke angka UMR. Kami hanya mengingatkan bahwa dengan kondisi tersebut kiranya telah merampas hak hidup kami,karena jelas Oursourcing tidak ada bedanya dengan sistem percaloan manusia. Perlu diketahui 80% pekerjaan di PT PLN ditangani oleh para Os. Mohon untuk untuk didengar oleh hati para wakil rakyat sekalian,untuk kemudian ditindak lanjuti dengan cara proses audit oleh lembaga yang berwenang seperti KPK, terima kasih.

Silahkan, bagaimana tanggapan saudara-saudara !?

Seandainya seluruh pegawai Outsourcing di Indonesia bisa bersatu, untuk memperjuangkan hak-hak sebagai Pegawai Outsourcing, saya yakin permasalahan ini akan mendapatkan titik temu yang bernilai positif, banyak sekali para Pegawai OS yang memiliki niat bekerja dan loyalitas tinggi terhadap perusahaan dan keinginannya pun tidak muluk-muluk, inti dari permasalahan praktek OS adalah sistem penggajian yang tidak jelas serta jaminan keamanan dalam bekerja yang juga tidak jelas.

Selamat Berjuang, kawan-kawan Outsourcing di tanah air.

 

Tag: , , , , , , , , , ,

2 responses to “Surat Untuk MPR-RI Mengenai Praktek OS

  1. yusman YANDU CKBR

    31 Desember 2010 at 4:24 PM

    YA POKONYA HIDUP NASIB PEKERJA OUTSOURCHING
    PERJUANGKAN TERUS HAk – Hak pekerja Outsoursing

     
  2. pekarja yang tak kenal lelah

    12 April 2011 at 3:09 AM

    bapak bapak pln yang terhormat mohon kirannya kami merasakan menjadi anda tapi jangan anda menjadi kami karena tidak enak pak tapi bukan kami tidak bersukur cuman kami hanya ingin dijadikan karyawan seperti bapak-bapak / ibu yang baru masuk sekarang apakah salah keingina kami ini yang sudah lama berbakti pada pt pln (persero) lebih dari lima tahun bayangkan waktu lima tahun itu waktu yang lama hanya harapan dan angan kami KAPANYA KAMI BAKAL JADI KARYAWAN PT PLN (PERSERO) YANG KAMI CINTAI moga aja angan kami menjadi kenyataan AMIN AMIN PISAN

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: