RSS

Akankan Pegawai MIU naik ke PT.PLN (Persero)

18 Feb

Harapan demi harapan dari sebagian besar pegawai PT.MIU adalah diangkatnya sebagai pegawai tetap PT.PLN (Persero) terutama untuk wilayah Disjabar, sepertinya hal ini hanya akan menjadi mimpi-mimpi kosong di siang bolong yang tak akan pernah terlaksana hingga akhir hayat pegawai PT.MIU mengabdikan dirinya untuk PT.PLN (Persero), mengapa saya memiliki prediksi demikian ?
Pertama, hal ini akan kembali menyemarakkan kegiatan nepotisme dan kolusi di lingkungan PT.PLN (Persero) yang selama ini terjadi, dan ini jelas sangat merugikan perusahaan, dikarenakan banyak sekali pegawa-pegawai PLN bawaan dari pejabat PLN yang pada akhirnya tidak mampu mengerjakan tugasnya.
Kedua, bila memang benar pegawai PT.MIU akan dinaikkan menjadi pegawai tetap PT.PLN (Persero) itupun hanya tinggal beberapa tahun saja, bisa dilihat usia dan masa kerja selama di PT.MIU itu tidak akan dianggap sebagai pengabdian yang syah oleh PT.PLN, karena pengabdian yang sesungguhnya dilakukan oleh pegawai PT.MIU ya hanyalah pengabdian untuk perusahaan PT.MIU itu sendiri.
Jadi kepada rekan-rekan yang memiliki pendidikan dan ijasah tinggi terutama bila didukung oleh skill dan kemampuan yang bisa terbilang diatas rata-rata lebih baik segera urungkan niat untuk berlama-lama di PT.MIU karena kecerdasan dan kemampuan kalian hanya akan dijadikan alat oleh pegawai-pegawai PT.PLN untuk menunjang karir mereka, apakah kalian akan mau seperti itu selamanya hingga hayat meninggalkan badan ? itu kembali kepada kalian, yang berani menghadapi tantangan untuk meraih masa depan lebih baik tentunya akan segera hengkang dari PT.MIU, terima kasih

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

16 responses to “Akankan Pegawai MIU naik ke PT.PLN (Persero)

  1. saya

    7 Maret 2010 at 11:53 PM

    HANYA ALLOH LAH YANG DAPAT MENDENGAR SEMUA KELUHAN HATI KITA….

     
  2. saya

    7 Maret 2010 at 11:54 PM

    KITA YAKIN SAJA PADA ALLOH….

     
  3. Kempoet

    9 April 2010 at 3:34 AM

    Saya yakin Setiap pegawai PT MIU berharap untuk di angkat menjadi karyawan PT PLN. namun harapan tinggal harapan, karena selama ini tidak ada upaya dari keduanya untuk itu. jadi syukuri saja apa yang kita punya hari ini…

     
  4. Ruslan

    26 Juni 2010 at 8:20 PM

    PT.PLN tak punya sikap yg jelas tentang tenaga kerja kontrak karena setiap ada calon pegawai baru selalu di angkat dari luar tenaga kontrak dan lebih gila lagi, calon pegawai yg baru UJT nanti nya belajar dari karyawan tenaga kontrak, setelah selesai UJT si calon pegawai ini akan menjadi kepala si tenaga kontrak,…..ini kan seperti di tikam dari belakang, kerja karyawan kontrak lebih dari 8 jam sehari kerja tak di hargai PLN teganya kauuuuuuuuuu……..!!!!!!!!!

     
  5. miuski

    25 Juli 2010 at 12:47 PM

    PT.PLN tak punya sikap yg jelas tentang tenaga kerja kontrak karena setiap ada calon pegawai baru selalu di angkat dari luar tenaga kontrak dan lebih gila lagi, calon pegawai yg baru UJT nanti nya belajar dari karyawan tenaga kontrak, setelah selesai UJT si calon pegawai ini akan menjadi kepala si tenaga kontrak,…..ini kan seperti di tikam dari belakang, kerja karyawan kontrak lebih dari 8 jam sehari kerja tak di hargai PLN teganya kauuuuuuuuuu……..!!!!!!!!!

    Jwb : Seharusnya jgn dikasih ajaran apa-apa mereka, biarkan mereka manjat tiang listrik dgn caranya sendiri, biar kesetrum lg belajar, itu lebih bagus, kalo bs disetrum aja waktu kerja, biar dia merasakan derita karyawan OS

     
  6. Orang Mencari nafkah

    2 September 2010 at 2:20 AM

    Seharusnya PLN py prinsip jgn prinsip ntu ky Mandra yg film si Doel anak Insinyur.jd sudah seharusnya kita pegawai OS di perhatikan bukan campakan..hanya omong2 belakang,hasilnya nihil.buktinya aja Tes kopetensi dikira kita klo sudah kopetensi bakal ada perubahan,entah dari jabatan atau dari gaji.Malah kita disuruh pindah kerja ke perushaan yg lain dengan sertifikat kopetensi..maksudnya apa..? berarti sertifikat kopetensi Tidak ada gunanya dong di PLN.sayang sekali itu tidak geratis loh..tiap bulan kita kena potongan,,jd itu pake uang kita pribadi selama 1 tahun lebih..Tau gitu sy ga bakal mau ikut kopetensi..lumayan tiap bulan 100ribu…apa lagi dgn org UPT Gardu induk operator 150kv .kerja enak dia mencatat cmn trafo saja bkn tiap jam.malah diserahkan ke operator 20kv.seharusnya UPT bagi hasil karna kerja dia sudah kita bantu…dasar pelit

     
  7. HENDRI

    14 Maret 2011 at 3:24 AM

    emang benar,,smua emg hanya angan2.

     
  8. randy

    19 Maret 2011 at 6:09 AM

    tragis memang nasib kita yg bekerja dgn pln dgn status OS .digaji minim jauh dari cukup.tenaga dikuras.sebentar lg akan memberlakukan kebijakan baru yg tdk membolehkan keryawan kawin sesama OS pd pt miu.dan bagi yg udh terlanjur nikah dan 22nya bekerja dgn pt miu/ pt pln harus salah satu mengundurkan diri….nasiib…nasiip…

     
  9. Eka (only one) !!

    14 April 2011 at 2:06 PM

    Outsourcing di PT PLN (Persero) memang menyakitkan; membackup seluruh pekerjaan pegawai, sedangkan mereka yg menikmati hasilnya.
    Saat mereka mendapatkan kenaikan peringkat dan tunjangan serta bonus-bonus setiap tahunnya, para outsoucing hanya gigi jari menikmati pekerjaan yang setiap harinya makin bertumpuk.
    Outsoucing hanya menunggu masa depan yang pada saatnya dimana kebijakan dan kepentingan bermain didalamnya, maka mereka akan ditendang.
    Cobalah para Petinggi dan Pejabat PLN, kalau mereka berani memberhentikan seluruh para pekerja Outsourching secara bersamaan, maka saya jamin PLN akan hancur, PLN akan lumpuh total.

     
  10. bubuy

    25 April 2011 at 3:55 AM

    dulu mas mas ini pas ngelamar kerja ke PLN atau ke PT MIU ???
    kalo ngelamarnya ke PT MIU, terus di terima kerja oleh PT MIU, kenapa marah marahnya sama PLN ??? kalo anak2 baru di pln itu ngelamarnya ke pt miu, tapi tiba2 jadi pegawai PLN, baru mas mas ini boleh sewot, lha mereka ngelamarnya ke PLN, di terima oleh PLN, lalu salahnya dimana ?

    ini kan karena PT MIU cuman punya rekan kerja PLN, terus semua tenaga kerjanya di tempatkan di PLN, coba PT MIU punya rekan kerja selain PLN. memangnya PLN pernah maksa PT MIU untuk nggak cari kerjaan di perusahaan lain? nggak kan ?

    kalo memang karyawan-karyawan PT MIU tidak mau dan tidak sudi di tempatkan di PLN, coba usul ke manajemen PT MIU untuk tidak ikut serta kalo PLN ngadain tender, coba cari tender di tempat lain. misal ngurusin kelistrikan mal-mal atau gedung2 di jakarta.

     
  11. hasanbazre

    29 April 2011 at 2:01 PM

    ya sudah laaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

     
  12. miuski manager

    30 April 2011 at 11:57 AM

    Mantap sekali jawabannya, skrg pertanyaannya, knp PLN hrs menggunakan tenaga OS, apa ga mampu ngerjain sendiri? Apa udh pd gak becus kali sampe hrs dikerjain sm org lain itu kerjaan-kerjaan PLN? Atw ada kepentingan usaha didlm usaha Negara?

     
  13. pegawai baru

    31 Mei 2011 at 5:47 AM

    iya nih, kenapa juga orang – orang MIU harus marah2 sama PLN, la wong mereka kerja sama PT MIU. klo emang saudara mau kerja di PLN ya ngelamar dong,
    atau mungkin anda hanya mengkritik tanpa dasar kepada PLN karena ketidak mampuan anda untuk diterima di PLN,..

     
  14. senopatilawu

    1 Juni 2011 at 6:39 AM

    Quote :
    ” Mantap sekali jawabannya, skrg pertanyaannya, knp PLN hrs menggunakan tenaga OS, apa ga mampu ngerjain sendiri? Apa udh pd gak becus kali sampe hrs dikerjain sm org lain itu kerjaan-kerjaan PLN? Atw ada kepentingan usaha didlm usaha Negara? ”

    Lah kalo semua jadi pegawai tentu beban Negara tambah besar. Apalagi masih pake listrik bersubsidi. Makanya dibuat sistem tenaga kontrak untuk efisiensi anggaran.

    Btw, OS sendiri digagas oleh Megawati Soekarni Putri seorang Anak Tokoh Bangsa yg tidak mengenyam pendidikan sampai perguruan Tianggi yg bisa jadi Kepala Negara. Dari sini sudah terlihat asal mulai OS.

    OS buka hanya ada di PLN saja,tapi sudah ke semua Perusahaan termasuk Perminyakan,Perbankan, Asuransi dll….

    Sampeyan salah besar kalo menyalahkan korban kebijakan (PLN) . Seharusnya yg melegalkan OS itu sendiri yg sampeyan protes.

    Gitu anak kecil…..

     
  15. palem

    22 Februari 2012 at 5:32 PM

    @ semua pada ngeluh tapi satupun tidak ada yg mencoba perubahan dan berusaha untuk merubah hidupnya,,,kalau memang udah merasa bosan dan merasa ketidak adilan,,kan tinggal keluar cari kerja ditempat lain atau buka usaha sendiri,,Allah pun benci kpd org yg bisanya cuma ngeluh dan tidak berusaha,

     
  16. clarisa

    27 Juni 2012 at 7:13 AM

    Belajarlah rekan os ,1 semut aja sakit kalau udah menggigit apalagi banyak , jadi supaya sama2 terasa gimana sakitnya ( berguna atau tidaknya pekerja os di Pt. PLN ) gimana caranya kita semuanya menetapkan hari mogok kerja os seluruh indonesia. kalau udah terlaksana disitu baru tahu nanti kita semua (pekerja os ) memang berguna atau tdk di PT.PLN seperti tanggapan jawaban di atas…….mari kita bersatu seperti semut….merdeka

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: