RSS

PT. PLN kini sudah tak BECUS jalankan Perusahaan!

01 Mei

Bila dinilai, hari berganti hari, bulan berganti bulan, hingga tahun berganti-ganti, dengan teknologi yang semakin maju yang menuntut ilmu pengetahuan (SDM di Perusahaan) harus semakin mapan, tapi bagaimana di PLN ?

Apa yang kita lihat (sbg masyarakat awam) sungguh mengecewakan, Perusahaan Listrik Negara, PT. PLN (Persero) menggaji pegawainya dengan standard yang cukup layak, atau bila dibandingkan dengan tenaga Outsourcing-nya, pegawai PT. PLN (Persero) itu memiliki penghasilan yang berlipat-lipat, tapi apa timbal balik pegawai PLN tersebut kepada Negara ? ataupun kepada Perusahaan ? Intinya mereka (para pegawai PLN) sangat nyata, sangat terlihat sekali ke-TIDAK BECUSAN-nya dalam menangani pekerjaannya, mengapa saya mengatakan demikian.

Perhatikan Poin-Poin Penting dibawah ini :

Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan Keuangan

1. Pengaturan/Pengelolaan Keuangan, siapa yang pegang ? Jawabnya : mulai dari hal terkecil seperti pembayaran rekening listrik pun mereka sudah tak becus mengelola, dan kini dilemparkan kepada pihak Bank, dengan menggulirkan program PPOB, bahkan konon administrasi keuangan untuk penambahan daya listrik hingga pemasangan baru pun ditangani oleh Bank, lha.. kerja Pegawai PLN tuh apa ? Becus apa mereka ?

2. Pekerjaan Administratif Perkantoran, anda-anda para pegawai Outsourcing lebih mapan dan layak disebut sebagai penggerak perusahaan mengapa ? Coba bandingkan, dari 100% pegawai PLN yang hidupnya bergantung kepada perusahaan, berapa persen dari mereka yang becus bekerja mengurus Administrasi Perkantorannya ? paling hanya 10-20%, tidak mungkin lebih dari itu, sangat mustahil sekali bila bukan rekan-rekan Outsourcing yang mengerjakannya ? Saksinya adalah pegawai Outsourcing.

Cater PLN bukan Pegawai PLN

Cater PLN bukan Pegawai PLN

3. Pekerjaan Pembacaan Meter untuk Tipe KWH Konvesional, siapa yang mengerjakan ? Pegawai PLN kah ? Sudah pasti jawabannya adalah TIDAK !!! Bahkan untuk pembacaan meter industri saja yang konon katanya harus dikerjakan oleh Pegawai PLN sendiri, pada kenyataannya tidak, mungkin hanya sebagian kecil saja pegawai PLN yang bisa mengerjakan itu. :D Meskipun PLN berencana akan mengimplementasikan KWH Pra-Bayar akan tetapi usaha tersebut banyak menemukan kendala/kesulitan, salah satunya adalah infrastruktur yang belum sepenuhnya mendukung implementasi tersebut, ditambah SDM yang menguasai teknik pemeliharaan KWH Pra-Bayar dari pihak PLN sendiri masih belum mumpuni.

Siapa Yang Berani Naik Seperti Ini ?

Siapa Yang Berani Naik Seperti Ini ?

4. Pekerjaan Pemeliharaan Jaringan Listrik, siapakah yang mengerjakan ? Lagi-lagi jawabannya hanya Outsourcing yang bisa mengerjakan, pegawai PLN kembali lagi tidak bisa mengerjakan itu, mau naek bagaimana wong belum apa-apa kaki udah gemetaran mungkin kalo dipaksa naik malah pingsan nyangkut diatas trafo, org perutnya pada gendut-gendut (alias buncit kali yee..!), mungkin kebanyakan makan uang keringat orang lain kali ya, ih.. amit-amit dah.

5. Pekerjaan IT, nah ini sih sudah pasti jawabannya, apa !? Yg pasti pegawai PLN yang mana yang becus sama urusan IT, udah pasti hampir tidak ada, nihil, becusnya cuma suruh-suruh pegawai Outsourcing lagi,.. Outsourcing lagi,… perhatikan saja aplikasi-aplikasi yang bersifat vital di lingkungan PT. PLN (Persero) biasanya dikerjakan oleh Pihak KETIGA.

Pertanyaan terakhir ? Lalu Pegawai PLN itu becusnya apa ? Becusnya ya cuma nerima Gaji doang, terus apalagi becusnya, ya.. kasih perintah-perintah, saya yakin 100%, sangat.. sangat yakin sekali. TANPA ADA PEGAWAI PLN di KANTOR PLN pun saya rasa, perusahaan sudah bisa berjalan, karena yang lebih banyak bekerja menghabiskan tenaga dan fikiran itu bukanlah pegawai PLN, melainkan pegawai OUTSOURCING.

Inti tulisan ini apa sih ?

Cuma Bisa Menerima Gaji

Cuma Bisa Menerima Gaji

NGAPAIN JUGA NGEGAJI PEGAWAI PLN MAHAL-MAHAL KALO KE-BECUS-AN KERJA CUMA BEGITU-BEGITU DOANG, NEGARA RUGI BANGET DECH PUNYA PERUSAHAAN PLN, PEGAWAINYA TUH LEBIH PANTAS DISEBUT PARASIT, ATAU JAMUR.

Gaji PLN, hamburkan uang Negara

Gaji PLN, hamburkan uang Negara

NB : PLN adalah PERUSAHAAN YANG SANGAT MENGERIKAN SEKALI, SELAIN HANYA MEMILIKI PEGAWAI DENGAN KAPASITAS STANDARD (BISA BACA TULIS DOANG), JUGA NEGARA TELAH DIRUGIKAN KARENA TIAP PELAPORAN KEUANGAN DARI PIHAK PLN HANYA BISA BICARA “PLN MENGALAMI KERUGIAN KARENA,.. BLa.. BLa.. BLa..“, adakah saudara-saudara Qta warga Indonesia ataupun Warga Negara Asing yang pernah mendengar Laporan Keuangan dari PT.PLN (Persero) Indonesia ini mengalami keuntungan hingga Rp. XXX Miliar/Triliun ? dari berita-berita Laporan Keuangan yang seperti itu juga Qta sebagai manusia-manusia waras yang berotak dan berakal bisa memberikan pernyataan baik secara tertulis ataupun secara tidak tertulis dengan lantang Qta harus nyatakan “PT. PLN kini sudah tak BECUS jalankan Perusahaan!” akibat kurangnya kemampuan baik dari sisi SDM ataupun SKILL KOMPETENSI pegawai-pegawai PLN-nya !!! Betul.. betull.. betulll… dibagian ini bukan berarti PLN harus memberikan laporan keuangan ke BLOG ini, itu adalah pemikiran yang sangat tolol sekali, namanya juga perusahaan negara, ya harus transparan kepada rakyatnya, misalnya dengan memanfaatkan media massa ataupun elektronik, ya mbok ngasih berita-berita menggembirakan gitu untuk rakyatnya. :D

Link Facebook berikut ini adalah merupakan salah satu fakta nyata di Social Network terbesar di dunia, bahwa pegawai PT.PLN (Persero) sudah tak becus lagi ngurusin perusahaannya : GERAKAN 200 Juta Rakyat Indonesia Kecewa dengan PLN

Mengintip sedikit SNAPSHOT “Gerakan 200 Juta Rakyat Indonesia Kecewa dengan PLN”

Fakta 1 "Pegawai PLN tak becus jalankan Perusahaan"

Fakta 1 "Pegawai PLN tak becus jalankan Perusahaan"

Fakta 2 "Pegawai PLN tak becus jalankan Perusahaan"

Fakta 2 "Pegawai PLN tak becus jalankan Perusahaan"

Apakah pernyataan rekan-rekan Qta sebangsa dan setanah air di Facebook itu merupakan salah satu bentuk iri kepada pegawai PLN ? Sepertinya tidak :D apakah anda masih tidak setuju dengan isi postingan saya ini !? Ini adalah fakta nyata di situs jejaring sosial terbesar dunia, memberikan pernyataan-pernyataan sesuai dengan bahasa mereka masing-masing. So… pegawai PLN becusnya apa toh rek ?

Jangan lupa untuk Kunjungi halaman : INTRO “Apa itu PT. MIU dan Praktek Outsourcing”

Klik SUKA/LIKE, bila anda setuju dengan tulisan saya diatas ini !!!

 

Tag: , , , , , , , , ,

255 responses to “PT. PLN kini sudah tak BECUS jalankan Perusahaan!

  1. indah

    5 Mei 2011 at 12:16 PM

    kalau kamu bisanya apa? hanya bisa mengkritik>>
    pegawai PLN tentunya punya tugas masing2 dalam bidangnya,,,

     
  2. miuski manager

    6 Mei 2011 at 4:25 AM

    Indah Berkata :

    kalau kamu bisanya apa? hanya bisa mengkritik>>
    pegawai PLN tentunya punya tugas masing2 dalam bidangnya,,,

    Dear sdri. Indah,

    tentunya pegawai PLN punya titah masing2 terhadap karyawan OS-nya, lalu anda ingin tahu kemampuan saya, salah satunya bisa menulis dan mengelola Blog ini dengan baik, tetapi anda belum tentu bisa ? Betul kan ?

    Selanjutnya, anda ingin menunjukkan kemampuan anda ?
    Tolong dijawab, utk masalah Keuangan siapa yang mengelola ? Apakah Bank, apakah PLN ?
    Saya rasa pertanyaan-pertanyaan dalam Postingan ini sudah jelas, anda tidak memiliki kemampuan apapun, selain kembali menyalahkan Blog ini, itulah menurut saya kemampuan anda yang paling di andalkan. ^^ Piss ah, smoga menjadi bahan renungan.

     
  3. skb

    17 Mei 2011 at 2:21 AM

    betul”. . . .
    banyak OS PT MIU yang punya skill mumpuni,,,, tapi tak dianggap . . .
    PLN hanya cukup bilang terima kasih , , ,
    maka semangat OS hanya bermodal terima kasih…..

     
  4. tt

    17 Mei 2011 at 1:30 PM

    gua setuju sama artikel diatas..
    mungkin mereka nyogok kali masuknya..

     
  5. Pejuang petir yg brusaha mengabdi kepada negara...

    27 Mei 2011 at 8:02 AM

    mungkin bapak pernah sakit hati kepda pihak pln, atas nama tmen2 kami mohon maaf… tpi mnurut saya, semua tulisan bapak tidak sesuai dngan kenyataan yg sesungguhnya…
    pln yg skrg ini bukanlah pln yang dulu, pln skrg ini sedang mlakukan metamorfosa untuk menuju ke arah yg baik, memang ada pkerjaan di t4 kami yg membutuhkan bantuan teman teman outshourcing, yg tidak dapat kami kerjakan, kami dalam bekerja sudah ada job dan bidangnya masing masing, dan kami bertanggung jawab pada job kami itu, di tubuh pln kami, faktanya penuh dengan para pgawai yg berpengalaman dan mempunyai skill, apalagi skrg ini penuh dngan pgawai baru yg masih muda muda mempunyai jiwa pekerja yg ulet, yg terampil dn menjunjung tinggi nilai perusahaan , untuk recruitmentnya juga melalui tes yg sbenar benarnya tanpa praktek KKN.
    Intinya PLN yg skrg sudah beda dngn pln yg dulu, pln yg skrg lebih “bersih”, mempunyai tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
    jika ada tulisan yg salah kata, Atas kurang lebihny kami mohon maaf sbesar besarnya

     
  6. Iri

    27 Mei 2011 at 8:05 AM

    Hahahaaaa..
    Anda bener2 orang yang picik bung..
    Melihat jgn setengah2.. masuk kedalam seluruhnya, anda kira kami bank yang mengelola uang sendiri??
    Anda ikut tes PLN aja belum tentu diterima ya.. bisanya cuma ngeliat yg buruk2.. boleh di adu kq dengan kemampuan anda..

     
  7. arif

    27 Mei 2011 at 8:10 AM

    Barisan Sakit Hati…

    Hati-hati bang jadi fitnah, masih banyak Pegawai yg memiliki integritas. Kalo dah Fitnah urusannya mah akhirat

     
  8. LY

    27 Mei 2011 at 8:20 AM

    Apa yg saudara komentari itu memang ada betulnya, karena saya juga menyadari dan mengalaminya sendiri, saya pernah merasakan gimana kerja di PLN sampai ke ranting-ranting, semuanya saya urus mulai dari PSB, Lap. pendapatan, kas pembiayaan dan operasi, sampai ke gudangpun saya pernah pegang. Saya sadar byk yg spt itu, tapi satu hal yang perlu saudara ketahui juga bahwa sebetulnya banyak pegawai2 PLN yg cerdas2 mungkin karena etikanya saja sudah banyak melenceng, dan sekarang bnyk pegawai2 baru merekapun cerdas2 harapannya yg baru2 ini bisa memperbaiki PLN yang sudah banyak kadaluarsa yang bisanya cuma perintah aja itu seperti yg saudara bilang.

     
  9. LY

    27 Mei 2011 at 8:22 AM

    kita harus tetap semangattt..kuatkan iman…kita bekerja bukan hanya untuk bekerja tetapi bekerja untuk ibadah juga.

     
  10. miuski manager

    27 Mei 2011 at 8:34 AM

    Saya sadar byk yg spt itu, tapi satu hal yang perlu saudara ketahui juga bahwa sebetulnya banyak pegawai2 PLN yg cerdas2 mungkin karena etikanya saja sudah banyak melenceng, dan sekarang bnyk pegawai2 baru merekapun cerdas2 harapannya yg baru2 ini bisa memperbaiki PLN yang sudah banyak kadaluarsa yang bisanya cuma perintah aja itu seperti yg saudara bilang.

    Mari Qta tunggu dan saksikan apa yg dikatakan oleh sdr. LY tsb menjadi kenyataan ataukah malah memperburuk kondisi yg sudah ada ?
    Mari Qta lihat bersama-sama, rakyat Indonesia memperhatikan seluruh hasil kerja kalian tanpa melihat proses, ingat itu !?

     
  11. miuski manager

    27 Mei 2011 at 8:37 AM

    Melihat jgn setengah2.. masuk kedalam seluruhnya, anda kira kami bank yang mengelola uang sendiri??
    Anda ikut tes PLN aja belum tentu diterima ya.. bisanya cuma ngeliat yg buruk2.. boleh di adu kq dengan kemampuan anda..

    sdr. Iri : hehehe… memang itu kebiasaan masyarakat Indonesia bukan ? kemudian kebaikan apa yang anda lihat dari pegawai OS bila anda memang pegawai PLN ? Kalo anda merasa pegawai OS memiliki kebaikan, mengapa tidak anda utarakan disini, sy rasa anda pun spt itu. Maaf,.. maaf.. sy sudah tdk berminat lagi utk bersaing menjadi pegawai PLN, krn pada kenyataannya pegawai-pegawai PLN senior itu sudah pada bermental BOKBROK, dan sy yakin pasti akan menularkan isme-isme tersebut kpd pegawai-pegawai PLN yg muda, kemudian terakhir sy tidak ingin ikut-ikutan BOKBROK bersama anda. :D

     
  12. pegawai baru

    27 Mei 2011 at 8:47 AM

    mas-mas, mbak-mbak, bpk2, ibu2, para pegawai OS.. kalo merasa lebih becus mengurus PLN, mau gaji yg gede kaya pegawai PLN, kenapa ga daftar aja jadi pegawai PLN? beberapa tahun ini PLN rekrutmen besar2an loh.. jangan cuma menyalahkan para pegawai PLN yg ga becus.. masuklah menjadi bagian dari PLN kalo ga mau jadi OS.. toh jalannya ada rekrutmen besar2an beberapa tahun ini..

     
  13. ratih puspitasari

    27 Mei 2011 at 8:51 AM

    Assalamualaykum wr. wb.
    Saudara pemilik blog yang budiman,
    terima kasih saudara telah mengingatkan kami sebagai pegawai PLN yang mungkin menurut anda kurang baik dalam bertugas, Insya Allah kami terima dengan penuh rasa terima kasih dan akan meningkatkan mutu pelayanan…
    Saya adalah seorang muslimah pegawai PLN, dan sesuai agama yang kami anut, amanah adalah segalanya, dan wajib dijalankan dengan sepenuh hati…
    Dari 5 poin yang saudara sebutkan di atas, anda hanya menyoroti secara fungsional saja, yang saya maksud adalah ‘pelaksana pekerajaan’, anda belum melihat di sisi ‘penganalisa dan penanggung jawab’ pekerjaan…
    apakah kerja pegawai ???
    saya belum lama bekerja di PLN, masih kurang lebih 1 tahun, dan kebetulan saya ditugasi di Sumbawa, NTB. NTB adalah salah satu propinsi yang mempunyai kondisi listrik terparah di Indonesia, pemadaman bergilir baru saja dapat diatasi, dan untuk saat ini kita masih berupaya untuk meminimalkan gannguan-gangguan listrik yang terjadi. migrasi dari pemadaman bergilir menjadi normal membutuhkan analisa serta pemikiran-pemikiran yang tidak ringan. kita harus menemukan jalan, bagaimana caranya mesin-mesin pembangngkit PLN yang sudah usang bisa bekerja secara maksimal sehingga memenuhi kebutuhan pasokan listrik pelanggan yang semakin meningkat. Ini dilakukan sebelum kita menentukan pengadaan mesin baru yang dibutuhkan, agar lebih menghemat anggaran kalau kita bisa memaksimalkan kerja mesin-mesin lama sehingga kita tidak terlalu boros mengadakan mesin sewa. Hemat anggaran adalah hemat penggunaan uang rakyat, apakah ini butuh analisa??? saya yakin jawaban anda setuju dengan saya. Bahkan kita dituntut untuk berinovasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan guna pelayanan masyarakat. Apakah hal ini dilemparkan ke pegawai outsourcing ???
    kasus lain, masalah susut distribusi(losses), ini ditentukan 2 hal teknis dan non teknis, losses ini berhubungan dengan kwh produksi dan kwh penjualan, kwh produksi ini akan menentukan BBM yang digunakan untuk pembangkitan listrik. dan tentu saja sangat berpengaruh sama biaya yang diperlukan. Losses yang baik adalah nominal yang kecil, sehingga perbedaan kwh produksi dengan kwh jual tidak terlalu tinggi. kerja pegawai adalah menganalisa supaya losses ini tidak membengkak, salah satunya yaitu dengan cara (contoh dr non teknis) memperbaiki catat meter, setelah menganalisa, pegawai dituntut memberikan solusi, sehingga sistem baru yang ditemukan meminimalkan losses yang terjadi di tiap bulannya. Apakah hal ini dilemparkan ke pegawai outsourcing ?? asal saudara tau saja, faktor penentu losses terparah ditempat saya kerja adalah kesalahan catat meter yang fatal. ya, memang pelakunya adalah pegawai outsourcing, tapi apakah mereka bisa disalahkan??? Tidak! karena mereka kebal terhadap aturan PLN. Jadi siapa yang tanggung jawab??? ya kami-kami ini sebagai pegawai PLN, untuk mempertanggungjawabkan terhadap pelanggan, maupun terhadap perusahaan sebagai amanah kami. setau saya outsourcing memang digaji untuk membantu pekerjaan PLN. Jadi sudah menjadi konsekuensi kerja mereka, yang salah adalah kalau mereka tidak digaji sebagaimana mestinya, siapakah yang menggaji mereka?? tentunya bukan PLN, PLN hanya menyepakati perjanjian kerja sama dengan perusahaan yg mempekerjakan mereka. Dan satu hal lagi, mereka kerja, apakah kita sebagai pegawai PLN tidak kerja??? Silakan saudara sesekali berkunjung ke kantor kami, apakah seburuk itu penilaian anda.
    dan yang terakhir menyoroti poin ke 5, “nah ini sih sudah pasti jawabannya, apa !? Yg pasti pegawai PLN yang mana yang becus sama urusan IT, udah pasti hampir tidak ada, nihil, becusnya cuma suruh-suruh pegawai Outsourcing lagi,.. Outsourcing lagi,…”
    kebetulan saya ada di bagian IT, dan untuk saat ini sumbawa masih bermigrasi dari lokal ke system terpusat. Jujur dibagian saya hanya ada 3 orang, saya, teman senior, dan supervisor saya, tidak ada outsourcing di bagian kami, kita dibatasi waktu 2 bulan agar sistem pelayanan segera real time dan terpusat. bisa anda bayangkan database yang masih lokal harus dirombak ulang menyesuaikan format database pusat? format dan jenis file yang kita pakai juga harus diubah agar bisa diproses dan diupload. tak jarang kami membuat aplikasi bantu untuk menyelesaikan tugas kami. belum lagi masalah jaringan, instalasi router, hub, LAN, harus menyeluruh ke setiap unit, agar mereka teman-teman unit bisa mengakses informasi dari web pusat. ada bagian unit kami yang di pulau kecil luar sumbawa, bagaimana caranya mereka bisa mengakses internet itu menjadi tanggung jawab kami. bagaimana kami bekerja, berapa jam kami bekerja, imbalan apa yang kami terima, dan konsekuensi apa yang kami terima. Biarlah Allah Sang Maha Mengetahui saja yang menilai.
    Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada kekurangan dari apa yang saya sampaikan. Mengingat ilmu saya juga masih sedikit dan masih perlu banyak belajar. jika masih kurang puas dengan jawaban saya. silakan email ke ratih.puspita@pln.co.id, insya Allah akan saya jawab, jikapun saya tak sanggup menjawab akan saya diskusikan dengan senior-senior yang ada di PLN dan Insya Allah amanah. Atau anda akan berdiskusi masalah IT dengan saya, silakan… Saya akan sangat senang hati, ^^

    Wassalamualaykum wr.wb…

     
  14. miuski manager

    27 Mei 2011 at 8:52 AM

    … kenapa ga daftar aja jadi pegawai PLN? beberapa tahun ini PLN rekrutmen besar2an loh..

    Pake OTAK dong BOSS kalo bicara, seandainya karena dedikasi dan kesetiaan pegawai OS yang sudah bertahun-tahun ada istilah dispensasi mengenai masalah umur, tentunya pegawai OS sudah berbondong-bondong utk ikut bersaing. Tp pd kenyataannya kan tdk spt itu ? Anda bicara seolah-olah tidak tahu aturan main saja.

     
  15. Dimaz

    27 Mei 2011 at 8:57 AM

    Ya uda nanti OS nya di PHK semua ja…..
    apakah anda bisa menampung semua OS yg di PHK dari PLN..?????
    Orang Iri tanda tak mampu……
    Termasuk Anda bermental BOKBROK…..
    Dari pernyataan Anda saja sudah dapat dilihat bahwa Anda BOKBROK dan tak Berilmu,,,,

     
  16. pegawai baru

    27 Mei 2011 at 8:58 AM

    ya udah keluar dari OS.. gampang toh..

     
  17. pegawai baru

    27 Mei 2011 at 9:02 AM

    ini si BOSS ini yg ga tau jg nih.. jgn dikira OS cuma di PLN bagian distribusi aja ya.. di PLN proyek gaji OS lebih besar dari gaji pegawai.. tanya tuh OS dari Surveyor Indonesia yg kerja di PLN JMK.. gaji berapa tuh mereka??

     
  18. hilda

    27 Mei 2011 at 9:05 AM

    Bisakah disampaikan juga fakta2 diatas dengan angka?
    Maksud saya sbg contoh di bidang administrasi, berapa persentase pegawai dan non pegawai. Lalu bagaimana cara anda mengukur kemampuan mereka, bahwa pegawai tidak bekerja lebih baik dibandingkan non-pegawai.
    Menurut pendapat saya, tulisan di atas sangat subjektif sekali dan miskin data.
    Bagaimana kalau anda lengkapi tulisan ini dengan penyajian data statistik, pasti lebih ‘nonjok’ artikelnya.

     
  19. LY

    27 Mei 2011 at 9:06 AM

    Saya yakin PLN akan maju dan jaya. setelah orang2 yg seperti anda bilang yg tua2 bermental brok2 itu pada pensiun dan orang2 spt anda pensiun juga. Sekarang kan banyak yg muda2 punya dedikasi, semangat kerja dan otak yang cerdas buat memajukan PLN. Janganlah saling berbantah2an…lebih baik kita majukan PLN bersama2 demi masyarakat, ingat kita bekerja bukan sekedar hanya bekerja tapi ibadah juga, semua yg dikerjakan ada pertanggungjawabannya baik dunia maupun akhirat.

     
  20. cut

    27 Mei 2011 at 9:28 AM

    Maaf ya bung, itukan hanya opini anda, blog anda hanya sekedar narasi tanpa bukti yang mendukung, jangan menjudge semua PLN seperti itu. Jika Anda di PLN belum tentu juga kinerja anda bagus, jangan hanya melihat dari satu sisi saja bung, kenapa tidak anda saja yang jadi Dirut jika anda yakin anda memiliki kinerja yang bagus dan baik. biasanya orang hanya bisa mengkritik sesuatu. Fitnah itu kejam brader…

     
  21. iqbal

    27 Mei 2011 at 9:28 AM

    baiklah pengelola blog ini, kami dari PLN akan mengerjakan segala pekerjaan yang kami berikan kepada OS, jadi dengan sangat berat hati anda kami berhentikan dari hubungan kerja sama dengan PLN karena menanggapi kritikan anda bahwa kami tidak becus.
    sejujur’a, biar anda tahu, kami bukan’a tidak mau mengerjakan pekerjaan yg kami berikan kepada OS, tp karena kami kasihan kepada org2 seperti anda yang sangat ingin masuk PLN tp tidak bisa..
    saya yakin sebenar’a anda menulis blog ini karena anda merasa iri hati trhadap para pegawai (jujur..ya kan?). anda pasti OS PLN.. (ya kan?)

     
  22. miuski manager

    27 Mei 2011 at 9:33 AM

    Jika Anda di PLN belum tentu juga kinerja anda bagus

    Jadi kalimat diatas menurut anda bukan nge-Judge yah ? Wuiih keren sekali anda bicara, mantaff, itu baru mencerminkan pegawai PLN :D

     
  23. miuski manager

    27 Mei 2011 at 9:34 AM

    baiklah pengelola blog ini, kami dari PLN akan mengerjakan segala pekerjaan yang kami berikan kepada OS, jadi dengan sangat berat hati anda kami berhentikan dari hubungan kerja sama dengan PLN karena menanggapi kritikan anda bahwa kami tidak becus.

    Buktikan bahwa anda sbg perwakilan PLN akan melakukan ini, jgn hanya bicara saja,

    NATO (No Actions Talk Only).

    sejujur’a, biar anda tahu, kami bukan’a tidak mau mengerjakan pekerjaan yg kami berikan kepada OS, tp karena kami kasihan kepada org2 seperti anda yang sangat ingin masuk PLN tp tidak bisa..

    Hahahaaa… membalikkan kalimat saya ? Hanya sebatas itu saja kemampuan anda sbg pegawai PLN toh !?

     
  24. miuski manager

    27 Mei 2011 at 9:35 AM

    ..di PLN proyek gaji OS lebih besar dari gaji pegawai..

    So, what’s the problem ? Jgn” anda iri dgn OS di PLN Proyek nih !?

     
  25. miuski manager

    27 Mei 2011 at 9:36 AM

    Ya uda nanti OS nya di PHK semua ja…..
    apakah anda bisa menampung semua OS yg di PHK dari PLN..?????
    Orang Iri tanda tak mampu……
    Termasuk Anda bermental BOKBROK…..
    Dari pernyataan Anda saja sudah dapat dilihat bahwa Anda BOKBROK dan tak Berilmu,,,,

    @Dimaz : BOKBROK dalam arti laporan keuangan PLN tidak pernah mengumumkan adanya keuntungan, yg terdengar santer itu cuma kerugian saja boss.

     
  26. rakyat jelata

    27 Mei 2011 at 9:37 AM

    selamat sore ibuk2 bapak2….semua yang ada disiniii…..
    saya cuma mau bilang.. belajarlah menerima apa adanya…syukuri setiap yang diperoleh…. karna setiap rezeki itu memang sudah di gariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa…tidak baik saling menjatuhkan…karna itu hanya akan memperkeruh keadaan…jadilah orang yang BERPENDIDIKAN dan BERBUDI PEKERTI luhur dengan tidak mejelakkan antar sesama…
    rasanya malu membaca tulisan-tulisan yang ada disini,,, karna sangat tidak mendidik,, kalau anda merasa tidak puas dengan keadaan yang ada,,, silahkan gunakan media yang ada jika anda memang seorang PEJUANG SEJATI,,, maaf,,, saya tidak bermaksud memvonis,,, tapi alangkah baik na semua masalah diselesaikan dengan kepala dingin… Terima Kasih…..

     
  27. rakyat jelata

    27 Mei 2011 at 9:38 AM

    selamat sore ibuk2 bapak2….semua yang ada disiniii…..
    saya cuma mau bilang.. belajarlah menerima apa adanya…syukuri setiap yang diperoleh…. karna setiap rezeki itu memang sudah di gariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa…tidak baik saling menjatuhkan…karna itu hanya akan memperkeruh keadaan…jadilah orang yang BERPENDIDIKAN dan BERBUDI PEKERTI luhur dengan tidak mejelakkan antar sesama…
    rasanya malu membaca tulisan-tulisan yang ada disini,,, karna sangat tidak mendidik,, kalau anda merasa tidak puas dengan keadaan yang ada,,, silahkan gunakan media yang ada jika anda memang seorang PEJUANG SEJATI,,, Terima kasih….

     
  28. miuski manager

    27 Mei 2011 at 9:39 AM

    @Ratih Puspitasari : Apa yang ingin anda bicarakan tentang IT ? Wong aplikasi PLN-nya aja sering ERROR!!! Skrg anda bandingkan saja deh dgn aplikasi baru kemarin sore, Facebook ? Qra2 mana lebih stabil, kemudian masalah IT apa lagi yg ingin anda bicarakan !? Knp masih menggandeng pihak ketiga, kalo memang PLN BECUS NGURUS IT. LOL =))

     
  29. Ix

    27 Mei 2011 at 9:51 AM

    Di kantor PLN tempatku bekerja, OS sudah semakin dikurangi dikarenakan pegawai-pegawai baru sudah mengambil alih kerjaan2 mereka…. itu satu bukti nyata bung… Generasi Muda PLN sekarang ini dipilih melalui seleksi yg amat sangat ketat, ku berani bersumpah, tidak ada sepeser uang pun yg aq keluarkan untuk menjadi pegawai,.. dan ku jamin masuk PLN tidak sama dengan masuk Polisi yang mesti keluar uang berpuluh2 juta agar bisa masuk.

     
  30. Dimaz

    27 Mei 2011 at 9:59 AM

    Apa gunanya sich kasih Laporan keuntungan N kerugian PLN ma Anda…????
    Anda Lum dapet kerja ya…???
    Daftar ja masuk Apa kek gitu, misalnya Perusahaan Kumpulan Orang Iri, atau Perusahaan Orang Yg Lum Dapet Kerja, Atau Perusahaan Sakit Hati….
    Atau anda kan bisa Ngerjain Anak Orang kalo emank ga ada kerja…

     
  31. ratih puspitasari

    27 Mei 2011 at 9:59 AM

    apakah yang membuat aplikasi error ???
    – aplikasi memang bermasalah
    – bukan aplikasinya tapi koneksinya yang bermasalah (jika online)
    – database / koneksi database yang bermasalah
    – user error

    saya yakin aplikasi yang dipakai PLN sudah teruji secara nasional, dan dirancang oleh developer2 yang bisa dibilang kompeten di bidangnya, ada lisensinya…
    kemungkinan masalah kedua, bisa dicek LAN, server, router atau bandwith yang saudara gunakan. jika ternyata transfer data saudara melebihi max kapasitas pemakaian bandwith… masalah ini gugur…
    yang terakhir adalah user error, ini karena pengetahuan user yang kurang sehingga tidak dapat menggunakan aplikasi dengan baik…

    pihak ketiga saya maksudkan untuk berdiskusi seputar masalah yang ada di PLN, karena saya tergolong pegawai baru dan masih perlu banyak belajar…

    Jika Anda menantang saya berdiskusi masalah IT, silakan… saya undang saudara dengan senang hati lewat OL atau secara langsung, anda datang sendiri, saya juga akan menghadapi anda sendiri, jadi adil kan…

    Coba tengok ke dalam diri anda sendiri, kalau memang para pegawai anda lebih mumpuni dari pegawai PLN, silakan akhiri kontrak kerjasama dengan PLN, buatlah perusahaan Saudara bersaing dengan PLN, Jangan hanya mencaci, orang tidak akan menghormati anda dengan mencaci, buktikan perusahaan anda bisa menandingi PLN, katanya pegawainya lebih mumpuni… jadi tunggu apalagi, kami tunggu berita bahagia dari saudara… ^^

    cheers…

     
  32. pegawai baru

    27 Mei 2011 at 10:04 AM

    ini poinnya bung.. kata sapa seperti ini?? “menggaji pegawainya dengan standard yang cukup layak, atau bila dibandingkan dengan tenaga Outsourcing-nya, pegawai PT. PLN (Persero) itu memiliki penghasilan yang berlipat-lipat,”

     
  33. miuski manager

    27 Mei 2011 at 10:12 AM

    @IX : hati-hati, tulisan anda mulai ngawur, bahaya jg bila terus di PLN dgn pemikiran spt itu, ternyata PLN hebat jg punya pegawai spt anda

     
  34. cut

    27 Mei 2011 at 10:17 AM

    jadi anda tidak menjudge PLN..???

    bener2 kata temen2 yg ngasih komentar jgn2 anda iri karena tidak bisa menjadi pegawai PLN.. hehehehe.. terima nasib sajalah bung.. kerja yang bener jgn urusin kerjaan orang… OS dikantor saya saja masih abal2..

     
  35. Rahmad Rizky

    27 Mei 2011 at 10:21 AM

    ha ha ha ha…. yang nulis ini saya yakin banget… gak bisa masuk PLN karena kebodohannya… anda sama saja dengan DPR yang cuma bisa ngomong doang… emangnya sudah seberapa besar sumbangsih anda kepada negara…? saya yaki banget kamu adalah MANTAN PEGAWAI OUTSORCING… yang selalu terkencing kencing… he he he he.. dari artikel anda, kelihatan pengetahuan anda tentang PLN juga sangat rendah sekali.. yah wajarlah.. mantan otsorcing… siapa pun anda orangnya… buat blog aja masih kayak gini… gratisan.. dan diambil dari template yang sudah ada… gak panteslah… ibarat kata anak jaman sekarang.. ANDA KEBANYAKAN GAYA DARI PADA UANG JAJAN.. gak pandai bersyukur… kalau anda pandai bersukur… tetaplah bekerja jadi outsorcing… kalau gak diterima lagi di pln.. cari aja otsorcing yang laen.. banyak koq… cthnya di Mall, jadi cleanong service,, atau tukang sapu jalan.. kan anda pengen cerita anda diatas dibaca orang banyak… selain banyak jumpa orang, sebagai tukang sapu jalan anda bakalan jadi orang yang mengabdi pada bangsa dan negara.. karena selalu membersihkan jalan2 di negara ini.. kalau jalan2 dah anda bersihkan.. pelan2 anda jadi kepala tukang sampah.. naek lagi jabatannya… trus sampai jadi presiden atau DPR.. nah.. baru anda bersihkan negara ini dari para koruptor… tapi ingat… jangan anda yang jadi koruptor… OKeh..?

     
  36. Ix

    27 Mei 2011 at 10:21 AM

    bagian mana yg ngawur pak? tolong dijelaskan, saya cuma berusaha menginformasikan fakta… memodifikasi blog membuat anda bangga? saya rasa saya akan memuji anda jika anda bisa membuat CMS sendiri tanpa harus memodifikasi CMS yg sudah ada… saya yakin memodifikasi blog dalam waktu 10 menit anak SD juga bisa…

     
  37. Dimaz

    27 Mei 2011 at 10:22 AM

    OS di tempat aku kerja, Kerjaannya sembrono, ngasal….
    tidak mengikuti Standart yang ada…..
    trus OS di tempat aku kerja banyak yg mau diberhentikan karna tidak Kompeten, skarang Os diLOket pembayaran udah tidak ada lagi, karena PLN sini uda PPOB,
    mudah2an PLN akan semakin Jaya dengan Hadirnya GEnerasi2 MUda yang Baru yg pintar2, Tidak seperti Anda yang punya kepribadian BObrok,,,,

     
  38. ria

    27 Mei 2011 at 10:24 AM

    DONGENGNYA bagus mas….Good job :))

     
  39. miuski manager

    27 Mei 2011 at 10:24 AM

    @Cut : maaf, sy bkn OS tp x-OS, setelah bertahun-tahun mengabdi kpd PLN dan selama itu pula sy menganalisa kinerja peg.PLN, sy merasa jauh lebih baik drpd peg.PLN (heuheu..), berkat kerja keras dan usaha yg membutuhkan sedikit kecerdasan, akhirnya terlepas dari penindasan kerja di PLN dgn mendapatkan peluang kerja dan bisnis yg jauh lebih YAHOOD!

    Misi sy skrg adalah memperjuangkan nasib OS dgn membandingkan kerja OS vs Peg.PLN. Itu saja,.. amal MODE ON! Insya Alloh SUKSES! AMiiieeennn…

     
  40. miuski manager

    27 Mei 2011 at 10:27 AM

    @Dimaz : jd anda mengaku BokBrok ya, nice.. Kalo tdk merasa knp musti tersinggung getho loh!!!

     
  41. miuski manager

    27 Mei 2011 at 10:28 AM

    @Rizky : kalo anda merasa pintar tentunya ga ikut nimbrung dong, wkwkwk…

     
  42. Rahmad Rizky

    27 Mei 2011 at 10:32 AM

    Muiski… sekarang saya test kepintaran anda… apakah anda pinter ngirim e-mail..? ne email ke saya rrizky50@yahoo.co.id… saya yakin banget anda OS yang tidak naek2 gaji.. saya telah membaca beberapa tulisan anda di blog yang tak seberapa ini.. maklumlah.. palingan juga anda maen di warnet… wakakakak ayo.. bisa kirim email gak..? biar saya ajari kalau gak.. kalau bisa… test kirim ke saya

     
  43. dikta

    27 Mei 2011 at 10:46 AM

    jiakakakaka….ok…ok…anda sungguh baik sekali meluangkan waktu dan tenaga untuk menulis blog ini?
    Pertanyaan saya apakah anda menulis ini di waktu jam kerja?pakai kompute kantor atau pribadi?pakai internet kantor atau pribadi?

    Kemudian,apakah anda pernah kerja diluat PLN sebelumnya?menurut anda kenapa untuk development IT perlu pihak ketiga?

    Memanng OS itu bagus2 kq….mreka lebih paham probis,jago manjat tiang,lebih ngrti IT,dan banyak potensi yang bagus…..kalau anda memang punya kemampuan dan experience….kenapa harus stuck di pln?banyak perushaan lain yg jauuuuuuhhh lebih baik dr pln.

    Klo urusan kelakuan OS (oknum) yg justru membuat image pln jelek…g ush diceritain disini deh. Sy yakin ga ad diantara kalian termasuk anda mau makan uang haram seperti itu.

    Jadi kesimpulannya….coba lihat lebih luas…berikan solusi….

    A winner can see a solution in a problem
    A LOSER absolutely only see problem in any solution…

     
  44. Rahmad Rizky

    27 Mei 2011 at 10:53 AM

    mas agung… mungkin anda tidak sebodoh yang saya fikirkan.. tetapi tak sepintar yang anda bayangkan… wakakakakakak….

     
  45. OS handal

    27 Mei 2011 at 10:54 AM

    di mana sih teman2 OS gue yang jago2 IT, kok gak ada yang bantu ya? kasian bosku lho…., ayo teman2 mantan OS yang jago2 IT dan melek internet, bantuin dong kasian bos kita dah gelagepan nih. kalian lagi pada foto kopi ya? atau bersihin Kamar mandi? atau jangan2 malah molor di WC. ya udah kerjain ada dulu deh kerjaan kalian daripada ntar dipecat gara2 kamar mandi bau, jangan lupa itu yang kuning2 disiram ya…

     
  46. Hiro

    27 Mei 2011 at 10:55 AM

    ahahaii..analisa yg dangkal dan super duper subjektif.. :D

    1. Pembayaran terpusat, silahkan browsing bagaimana pelayanan perusahaan2 jasa bertaraf internasional dalam sistem pembayaran nya..klo di indo selain VeElEn, telkom jg adopsi sistem itu :D

    2. Administratif perkantoran, silahkan cek pegawai2 di bank, telekomunikasi, dll..apakah seluruhnya pegawai non-outsource?

    3. Cater, dulu catat meter dilakukan oleh karyawan..tapi seiiring pertambahan jumlah pelanggan apa iya cater tetap dilakukan karyawan?cerdas sedikit bung, klo ga diserahkan ke outsource, kpn karyawan bisa kerja?selain itu, dg dilakukan oleh pihak outsource, dapat menyerap tenaga kerja dan membentu perekonomian daerah…justru yg bergejolak sekarang, cater pada bingung krn adanya migrasi besar-besaran ke kwh meter pra bayar.

    4. Pernah dengar PDKB?
    Pemeliharaan jaringan TM yg dilakukan dlm keadaan bertegangan(20 ribu VA — cukup untuk manggang seekor kambing dlm waktu 2 menit) , apa iya pekerjaan yg taruhan-nya nyawa ini diserahkan ke outsource?

    5. IT??ini yang paling asiik untuk di bahas, org IT yg pernah bekerja di PLN sangat mudah diterima di bidang IT perusahaan lain. Karena PLN program2nya khas, ga kyk bank atau komunikasi yg programnya serumpun :D

    btw..perusahaan situ kalah tender ya :D

     
  47. wong cilek

    27 Mei 2011 at 11:06 AM

    weleh2… buat yg punya blog
    1. Apakah anda tau apa itu PPOB & Manfaatnya… saya rasa anda tidak tau heheh
    2. Kalau kerjaan OS diambil semua oleh pegawai PLN …. trus OS mau Kerja APA?…. Bisa-bisa akan ADA PHK Masal…..barangkali termasuk anda
    3. Untuk Baca Meter…. kita menuju prabayar mas… jadi nantinya gak perlu nyuruh mas baca meter…. Untuk Pembecaan KWH Industri silahkan sebutkan daerah mana yang memakai OS untuk kegiatan tersebut…. biar nanti di tindaklanjuti
    4. Pemeliharaan Jaringan….
    apakah anda tau jumlah pegawai ditribusi yang ada dan luas jaringan yang harus dipelihara? apakah sudah sesuai jika harus di tanggani sendiri….
    5. Urusan IT…
    tidak ada yang ahli…..masa?….. mau adu dengan saya ?????….

    menjawab pertanyaan terakhir: orang pln banyak kok becusnya….. 100% keyakinan anda tidak berdasar……

    weleh2…

     
  48. miuski manager

    27 Mei 2011 at 11:15 AM

    @Rizky : anda mau jebak saya? Sy rasa cuma itu kehandalan anda ya, sy tdk merasa mengundang anda dan sy tdk butuh komentar anda, kalo sy mau sy bs tendang habis komentar anda di blog ini, pieces of cake

     
  49. anak endonesa

    27 Mei 2011 at 11:17 AM

    miuski, seharusnya kalau mengungkapkan pendapat itu disertai dengan data-data riil.
    1. PPOB itu kan rekanan dengan Bank biar sistem informasi dan pengelolaan cash flow lebih andal. mana mau orang bank ngerjain adm tambah daya dll. anda belum tahu proses tapi sudah bilang orang gak becus, sistem ini menggunakan prinsip cash flow online, secara tidak langsung anda mengolok-olok perusahaan yg menggunakan sistem pengelolaan rekening online tak becus….wah hampir semua perusahaan besar make ini miuski, gak becus semua dong….
    2.anda dapat angka 10-20% pegawai PLN yg becus ngurusin administrasi perkantoran dari mana? gak ada data, tau-tau ada persentase, turun dari langit itu angkanya?kecuali anda pernah merasakan jadi OS di unit PLN dari sabang sampai merauke, termasuk yang di kepulauan, yg harus naik boat 2 jam dulu, dan kadang2 beras langka.
    3.Pembacaan meter memang kita berbagi dengan pegawai OS untuk yg hitungan pelanggan kecil-kecil, ini juga sedang diminimalisir dengan adanya listrik pra bayar
    4.darimana miuski tau orang pemeliharaan transmisi gendut2? apa udah pernah jadi OS di seluruh unit PLN?
    5.IT udah dijawab ratih puspitasari

    Miuski baca koran?suka mengamati dunia bisnis? kok tidak tahu, 2 tahun terakhir PLN mengalami keuntungan di atas 1 Triliun,

    dan keuntungan itu bisa meningkat jika saja tidak ada regulasi, birokrasi, dan campur tangan politik yang memberatkan PLN

    saran saya: Miuski kalau memang OS di PLN sebaiknya kerja yang iklas, kalau tidak ikutlah tes pegawai, lagi dibuka lebar-lebar tu, biar tau masalah secara komprehesif.

     
  50. bibiE freak

    27 Mei 2011 at 11:22 AM

    wkwkwkwkkwwk..
    omongan orang skit hati koq dtanggepi serius..
    buat referensi aja klo kita hrus kerja lebih keras n bisa berjalan bersama dengan pra tenaga OS..
    kn ni juga PT OS d PLN kn??ato lgi klah tender kontrak baru di PLN smpe nulis beginian????

     
  51. wang xin

    27 Mei 2011 at 11:23 AM

    for admin this page : hello “mr. miuski”…talk to my hand..

     
  52. wong kecik

    27 Mei 2011 at 12:08 PM

    saya kurang setuju dg pendapat di atas, karena gk seluruh pegawai PLN seperti yg anda bilang, seandainya anda tau PLN lebih dalam mungkin anda tidak akan berkata demikian..Saya tidak memihak kepada PLN tp saya berkata apa adanya

     
  53. miuski manager

    27 Mei 2011 at 12:50 PM

    Gue seneng banget, ini blog byk banget pengunjungnya, mantep-mantep, btw pegawai PLN suka maen dayak juga, ayo..ayo..keroyok aku…

     
  54. janita

    27 Mei 2011 at 1:08 PM

    mungkin saudara punya pengalaman buruk dengan rekan2 pln, namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mengeneralisasi.. di sini, tidak pernah ada diskriminasi OS ataupun pegawai, semua bekerja sesuai tugasnya dan saling mendukung satu sama lain..
    jika anda bilang hanya OS saja yang kebagian kerja ga enaknya, justru tidak disini.. disini OS tidak pernah pulang telat..
    urusan IT pun, pegawai yang pegang..
    yang harus lembur proses rek/
    jadi tidak ada kesannya kalau OS itu seperti ‘sapi perah’..
    maaf2 kata, tapi cara anda menyalurkan aspirasi terlalu barbar.. seperti anak2 saja..
    coba anda keliling nusantara dulu, baru boleh bikin statement yang general..

     
  55. miuski manager

    27 Mei 2011 at 1:38 PM

    to Anak Endonesa :

    1. PPOB itu adalah proses perpindahan manajemen keuangan agar dipegang oleh lembaga/instansi yg lebih kompeten, kebetulan sy punya andil besar pd saat peralihan dari pembayaran rekeningan listrik konvensional ke PPOB, kebijakan ini disertai dgn alasan agar PLN lebih konsentrasi utk masalah pemeliharaan jaringan listrik yang sering padam, tdk tertangani krn pegawai-pegawai PLN byk berdalih, mereka tdk bisa konsentrasi utk mengurusi pemeliharaan listrik selama hrs mengerjakan administrasi keuangan juga. Artinya : poin pertama terjawab bahwa PLN memang tdk becus mengurusi masalah uang. :D

    2. 10% s.d 20% itu adalah dari hasil perekrutan yg diklaim murni non-KKN, sdgkan pegawai senior (yg udh pada bangkotan) kebanyakan udh ga becus kerja selain cuma bisa nyuruh-nyuruh doang, padahal dia gak punya jabatan (mungkin tipe-tipe pegawai spt inilah yg tdk kompeten alias ga becus kerja). Jd angka 10% – 20% itu sy ambil dari peserta hasil testing PLN saja, yg mungkin benar NON-KKN. Insya Alloh, sy tdk mengatakan KKN, tetapi tdk menutup kemungkinan terjadi hal itu. Dunia gitu lho, ga da yg ga mungkin, org pegawai OS kebanyakan juga sanak famili pegawai PLN :)

    3. Pembacaan Meter, dari pegalaman sy bergaul dgn Pegawai PLN, seharusnya pembacaan KWH Meter Industri itu harus dilakukan oleh pegawai, tetapi di unit tmpt sy bekerja dahulu (sorry..sorry, skrg sy sdh lepas dari OS PLN, Never Hope to get Back!), tetapi realitanya dikerjakan oleh OS MIU, hehe.. lucu banget, ditanya cara baca KWH Meter Industri aja udh alasan cape inilah itulah, mungkin krn unit kerjanya cakupan wilayahnya terlalu besar kalee yee… baru tahu dia kerja baca meter itu, repotnya setengah mati.

    4. Sy sering melihat kontrak kerja PLN dgn CV yang mengambil alih pekerjaan pemeliharaan SUTT & SUTM, pegawai PLN yg saya lihat hanya sebagai pengawas saja, giliran ada kecelakaan kerja kesetrum oleh listrik 20KVa, mereka pada ngumpet ketakutan dimintai keterangan oleh Media Massa, lucu kan ? Level Manager lho itu,.. malah si pegawai OS yg kesetrum ampe mampus nyawanya dihargai tidak lebih mahal dari sapi Qurban. Ini realita,..

    5. IT, mungkin Ratih anak IT kemaren sore ya, hehe.. jwbnnya mirip laporan skripsi.

    Anda tdk perlu membawa-bawa birokrasi ataupun campur tangan politik segala, sy sdh menduga bahwa anda-anda pegawai PLN akan mencari-cari alasan dgn pernyataan-pernyataan yg menyudutkan pihak lain. Skrg intinya, seberapa besar kesejahteraan yg telah diperhatikan oleh PLN terhadap pegawai OS ? Kalian pegawai PLN adalah manusia, dan OS pun manusia ? Lalu kenapa kalian menindas sesama manusia, dgn pemotongan honor karyawan OS, sy berhasil mendapatkan data bahwa nilai kontrak yg dibayarkan oleh PLN itu tdk sama atau terlalu jauh ketika sampai ke tangan pegawai OS, paling tinggi mereka terima 60%, itupun cuma pegawai tertentu saja.

    Untuk saran anda, itu seharusnya tdk dilemparkan kepada saya, krn sy skrg 100% bukan OS PLN, tetapi sudah menjadi pegawai di sebuah ISP tingkat Asia, sehingga saya bisa dgn leluasa mengontrol bandwith internet, dan ngeblog ria memperjuangkan rekan-rekan OS saya waktu dahulu agar terangkat derajatnya berkat BLOG ini.

    Insya Alloh, Ini hanya salah satu cara dari sekian banyak upaya lain untuk memperjuangkan mereka, krn sy masih butuh kekuatan lain yg kelak mungkin bisa saya gunakan utk mengangkat mereka. Amin

     
  56. dikta

    27 Mei 2011 at 1:39 PM

    Ane lagi rapat ni skarang…buat memangkas OS…buat rapat direksi tgl 29 Mei di makassar…berdoa saja disetujui…jadi golongan sakit hati bisa hilang…

    Btw selamat y buat yg punya blog ini….hit rate-nya langsung melonjak…

     
  57. miuski manager

    27 Mei 2011 at 1:51 PM

    @Wong Cilik :
    1. Saya rasa poin satu sudah disebutkan manfaatnya, hehe..
    2. Kalau kerjaan OS diambil semuanya oleh PLN, itu artinya kalian sudah mulai becus kerja, tp kalo msh tergantung OS, artinya ya itulah sesuai dgn judul postingan diatas. Wkwkwkwk….
    3. Prabayar toh ? Wong program prabayar diawali dgn kegagalan, qta lht saja, kebetulan dirumah sy sdh pake prabayar, giliran ada gangguan di KWH-nya, mereka malah bingung gimana cara betulinnya, terpaksalah aku hrs gelap-gelapan satu malam, nunggu diganti KWH baru, entah itu KWH darimana lah gue kaga mau tahu, [ngakak MODE ON] LOL.. LOL..
    4. Lho kok tanya x-OS, situ kan pegawai PLN, aneh MODE ON.
    5. Sudah dijawab toh ini juga, mau adu apa mas, sdh terbukti kok gue lebih jago bikin Blog, hahahahahaaa…. buktinya sampean bisa mampir kesini, itu kan berkat SEARCH ENGINE OPTIMIZER yg aku buat di BLOG ini, kalo ga ngerti apa itu SEARCH ENGINE OPTIMIZER, jgn malu utk GOOGLING yaaacchhh… hehehe… atw mungkin sampean kepanasan gara-gara dapet informasi dari rekan sesama PLN sodara, who cares…

    Akhir kata, keyakinan saya 100% berdasar, kalo memang tdk spt itu, tentunya tdk akan ada komentar-komentar miring dari rekan OS yang mampir kesini. Ngerti ora SON!?

     
  58. miuski manager

    27 Mei 2011 at 1:57 PM

    @dikta :

    Pertanyaan saya apakah anda menulis ini di waktu jam kerja?pakai kompute kantor atau pribadi?pakai internet kantor atau pribadi?

    Jwbnya :

    Apakah ini urusan anda ? Wkwkwkwk… lucu, emang situ aja apa yg mampu langganan internet toh? melek dikit nape Om, baru jadi pegawai PLN udh sok berkuasa kebanyakan duit, apalagi kalo jadi direkturnya, haduh.. ga kebayang deh, ancur PLN punya pimpinan spt anda.

    Terbukti Direktur PLN bukan org PLN kok, masih berfikir kalo emang kalian itu pada pinter..pinter.. ckckckck…

     
  59. miuski manager

    27 Mei 2011 at 2:04 PM

    @IX :

    bagian mana yg ngawur pak? tolong dijelaskan, saya cuma berusaha menginformasikan fakta…

    Kalo anda mau protes masalah rekrutmen POLRI, jgn disini dong Mas, langsung ke situs POLRI aja sono atw temui pa KAPOLRI bahwa anda menemukan fakta-fakta spt yg anda informasikan di BLOG ini (kalo bkn omong kosong faktanya itu juga, heuheu..), ah memalukan anda ini, ga nyambung, JAKA SEMBUNG MODE : ON

    memodifikasi blog membuat anda bangga? saya rasa saya akan memuji anda jika anda bisa membuat CMS sendiri tanpa harus memodifikasi CMS yg sudah ada… saya yakin memodifikasi blog dalam waktu 10 menit anak SD juga bisa…

    Sorry, sy tidak butuh pujian anda, hehe… ga ngaruh dipuji atw ngga juga. Ttp aja spt ini BLOG-nya KOK! Udh merasa nyaman spt ini, knp musti dirubah lagi, udh nge-TOP kok! Wkwkwk…
    Terus, ngemeng-ngemeng anda ini anak SD toh atw lulusan SD ? pantes tulisan komentarnya ngawur, MAKLUM MODE : ON.

     
  60. miuski manager

    27 Mei 2011 at 2:26 PM

    @dikta : Silahkan Gan, mantep tuh rapatnya, jangan cuma TONG KOSONG doang ya Gan, atw jangan-jangan anda juga cuma pegawai PLN abal-abal yg pura-pura rapat, mana mungkin didenger aspirasi anda, heuheu.. Jgn dipangkas dong Gan, habisin aja seluruh Indonesia, ga takut kok, gue bkn pegawai OS! Ancamannya ga berarti apa-apa buat GUE, sm sekali kagak ngaruh,.. coba GUE kepengen lihat kinerja pegawai PLN tanpa OS itu bakalan gimana ? Runtuh kah ? Majukah ? Btw pebisnis OS kan kebanyakan jebolan alumni PLN alias pensiunan PLN, hehe.. biar pada gigit jari mereka ya, ya wiss, gpp

    @hilda : MayBe Next Time, dikala sdg tak sibuk ya, maklum, pegawai Provider besar, harus melayani scope yg lebih besar pula, salah-salah koneksi internet di tempat anda bisa terputus ^^

     
  61. Istiqomah

    27 Mei 2011 at 2:54 PM

    “”Skrg intinya, seberapa besar kesejahteraan yg telah diperhatikan oleh PLN terhadap pegawai OS ? Kalian pegawai PLN adalah manusia, dan OS pun manusia ? Lalu kenapa kalian menindas sesama manusia, dgn pemotongan honor karyawan OS, sy berhasil mendapatkan data bahwa nilai kontrak yg dibayarkan oleh PLN itu tdk sama atau terlalu jauh ketika sampai ke tangan pegawai OS, paling tinggi mereka terima 60%, itupun cuma pegawai tertentu saja.””

    Wooiiii…yg main potong gaji OS ya perusahaan yg punya OSnyalah bukannya pegawai PLN. jangan tuduh sembarangan. hati2 lho lisan itu lebih tajam dari pedang. Ingat matii…!!!!

     
  62. miuski manager

    27 Mei 2011 at 3:02 PM

    Wooiiii…yg main potong gaji OS ya perusahaan yg punya OSnyalah bukannya pegawai PLN. jangan tuduh sembarangan. hati2 lho lisan itu lebih tajam dari pedang. Ingat matii…!!!!

    Ga akan ada Outsourcing kalo emang PLN ngga minta ada pegawai OS dong.. dong..
    Itu pasti ada kaitannya ama pejabat-pejabat PLN level atas yang bikin kontrak ma Perusahaan OS kan !?
    Wew..

     
  63. Istiqomah

    27 Mei 2011 at 3:30 PM

    Sooottooyy lo…
    mana buktinya PLN yg motong, udah ga ngerti kontrak so tau lagi.

     
  64. ratih puspitasari

    27 Mei 2011 at 3:32 PM

    iya, q memang anak kemaren sore kok, terus kenapa???
    alhamdulillah, q pernah dpt kesempatan merancang skripsi…
    Memang agan ini orang paling hebat, bahkan menurut agan, Pak Dahlan Iskan pun kalah dengan pandangan hidup agan yang selalu berlindung di ketiak pembelaan hak para OS untuk mendapatkan gajinya, padahal itu semua gag lebih, ungkapan kebencian agan kepada PLN…

    oke, You are the best sampai2 bikin blog yg notabenenya bisa dibikin pake cms gratisan aja, saudara pake apa tuh.. SEARCH ENGINE OPTIMIZER, yah apalah itu.. yang setau ane biasa digunain para pebisnis OL, untuk ningkatin trafic pengunjung di blognya…. dan justru akan makan banyak waktu dan uang tnp hsil berarti jika salah penggunaannya, tentu agan udah tau lah alasannya, kan agan ahli SEO….. Standing applause deh buat pemilik Blog, Karena dia bukan hanya sekedar pembela kaum lemah OS, tetapi juga ahli IT, terutama SEO…. siph dah, lanjudkan !!!

     
  65. miuski manager

    27 Mei 2011 at 4:15 PM

    @Ratih : Lho, ngakunya baru belajar IT, skrg diajarin malah marah-marah, kapan mau bisanya, baru 1 (satu) tahun kerja kan Non ?

    Just INFO : blog ini bersifat non-profit / non-komersial, keputusan terakhir ya gunakan saja fasilitas yang ada, mengapa musti ngeluarin duit kalo masih ada yang gratis, org asli Indo kan seneng banget ama yg namanya gratisan, kalo di lihat di statistik pencarian google, hampir 90% orang-orang Indo mengetik kata “GRATIS” mungkin termasuk anda juga, hehe..

     
  66. ratih puspitasari

    27 Mei 2011 at 4:54 PM

    iy, ane emang baru belajar IT, ya kurang lebih 6 tahun lah, ane belajar IT… 1 tahun tuh kerja di PLN nya bung….
    bny mkn wktu n’ uang bukan itu kok mksudnya, palagi blog ini bersifat non-profit, krn seorang blogger jg pny kode etik dan aturan ‘maen’
    udah ya gan… ane capek… kpn2 dah kita lanjutin debat kusirnya…
    sip dah buat agan yang master IT, ocre….

     
  67. PEJUANG OS

    27 Mei 2011 at 5:12 PM

    Busyeett..

    Ternyata pegawai PLN pada ekstrim juga komentarnya, awas tuh ntar pegawai PLN di daerah terpencil mau gue siksa biar tahu rasa jauh dari nyokap ma bokapnya gimana.

     
  68. Bangkotan Jadi OS

    27 Mei 2011 at 5:15 PM

    Bu Ratih baru belajar IT, gue udh jadi IT dari tahun 2000, tapi emang benar juga kata sdr. MIUSKI, bahasanya mirip orang yang baru lulus ujian SKRIPSI :D

    Btw, itu diatas ada komentar-komentar miring juga tentang PLN di fb ya, ga malu tuh PLN banyak keluhan spt itu, anggotanya udah 29rban tuh FB. :)

     
  69. Mary Jane

    27 Mei 2011 at 6:48 PM

    maju terus agan miuski manager. Memang gitu tuh pegawai PeLeN, matanya pada ijo liat duit, kerja pada malas, kelakuan sotoy kayak punya pengalaman banyak.

     
  70. maspaijo

    28 Mei 2011 at 2:18 AM

    Kasian deh loe.. Jadi OS ga jelas sampe mati… Kepentok umur yah? Kacian amat, mau daftar kerja kmana2 udah kagak bisa.. Jadi manager? Yah.. Tinggal tunggu aja perusahaan loe bangkrut! Ntar kalo anak bini loe sakit palingan cuma bisa usaha cr utangan.. Mau pake askes? Pasti kagak punya kan? Ya begitulah hidup boss, harus memilih.. Gw jg pernah jd OS tp gw usaha cr peluang kerjaan lain, ga kayak loe.. Cuma jd barisan sakit hhati.. Hahhayyah

     
  71. miuski manager

    28 Mei 2011 at 2:32 AM

    @Maspaijo : sombongkan saja dirimu selagi bisa ya nak, ingatlah, do’a org yg paling didengar itu adalah do’a org yg teraniaya termasuk tersakiti hatinya krn tak punya kekuatan utk berontak, jd tgg aja adzab yg pasti akan menimpa anda. Amiiieeennn

     
  72. maspaijo

    28 Mei 2011 at 3:52 AM

    Ya begitulah orang ga bisaa maju.. Bisanya cuma berdoa tanpa usaha… Pantesan mentoknya cuma jd OS.. Udah OS sombong pula..

     
  73. sang pujangga

    28 Mei 2011 at 4:24 AM

    hahahaha bener kata mas paijo….
    Udah OS sombong pulak, kaliatan banget kualitasnye dari postingan2 d atas…

    awas lho, orang yang paling duluan masuk neraka,
    UDAH MISKIN SOMBONG PULAK… HAHAHAHAHAHA

    sori gwe bukan PLN tapi gwe gag suka org yang bisanye cuma ngehujat doang,
    OMDO LHO PADE YA… CAPE DEEEHHH… PANTESAN GAG MAJU-MAJU, PIKIRAN LHO PADE PICIK SEMUE…., SANA LHO SAMPEK ELEK JADI OS… LO KIRE TUHAN LO SUKE SAME LO PADE??? GR ABIS LO!!! DOA AJE YE… GAG USE USAHE… SAPA TAU TUHAN LO LAGI SALE TULIS, TERUS LO PADE JADI BOSS SEMUEEE… DASAR KAUM OMDO, GAG ADE AKSINYE LO…!!! WAKAKAKAKAKKKKK….. KASIAN DEH LOOOO…..

     
  74. dikta

    28 Mei 2011 at 5:45 AM

    Eh gan…klo situ merasa ga puas dengan pln…knapa pakai listrik gan??ente internetan juga pake listrik…oia…urusan duit…gaji org pln ga jauh beda dgn bumn yg lain…

    Gw doain ente jadi anggota dpr y…jadi bisa buat perubahan…klo bisa bubarin pln juga…trus buat perusahaan baru bidang jasa kelistrikan…kan dah ada UU yg mengatur tuh…bahwa jasa kelistrikan tidak hanya pln…boleh swasta mengadakan juga…kalo agan mampu…silahkan…trus kalo memang bagus…ane boleh deh apply ke prusahaan agan…

    Talk about IT…hmmm….orang jago excel g bs dibandingin dgn orang jago coding…basicly orang bisa pake kompie memang kejaannya cm ngetik,klakklik…cm hasilny outputny yg beda…tergantung kebutuhaan…

    Btw…boleh nitip jualan g disini??lumayan rame lapaknya gan…

     
  75. ellyana

    28 Mei 2011 at 8:45 AM

    Hm..MIU SKI y?
    Kbetulan sekali sy berada di APJ SKI.
    Terima kasih sebelumnya atas masukan dan kritik ini.
    Tetapi tolong jgn selalu melihat segala sesuatu dr luar saja. PLN yg sekarang sudah jauh berubah. Termasuk org2nya juga. Walaupun memang PLN msh berupa tangga reyot yg msh perlu kami perbaiki.
    Tanpa OS kami tak bisa? Bolehlah dicoba. Saat ini manajemen PLN secara perlahan-lahan mulai melakukan rekrutmen pegawai secara besar2an. Dgn adanya rekrutmen2 ini diharapkan dlm bbrp tahun ke depan sudah ada generasi2 muda PLN sbg penggantinya. Jika memang memandang OS MIU lebih baik dr karyawan PLN coba ikuti rekrutmen pegawai PLN tersebut. Rebut dan kuasai PLN (tentu dgn cara yg legal y). Ubah tata cara PLN yg menurut para OS MIU lebih baik. Coba dilihat lg. Kalau tidak salah pemilik PT. MIU ini bukannya pensiunan PLN y? :)
    Jika memang tdk sejalan dgn kami mengapa tdk menyampaikan kritik tsb lewat media yg telah dijembatani oleh PLN (COC yg biasa diadakan tiap hr senin dan kamis)? Dgn begitu aspirasi OS MIU akan jauh lbh tersampaikan drpd hanya bikin tulisan sprt ini.
    Tak akan ada hasilnya. Krn sebagian besar tataran manajemen PLN saat ini msh didominasi org2 tua yg blm tll melek akan teknologi (FB misalny). Lbh baik jika ada uneg2 sampaikan dan salurkan secara tepat.
    Kami (generasi muda PLN) saat ini juga sedang mengupayakan peningkatan kesejahteraan OS. Sebisa mungkin kami sampaikan ide2 dan konsep utk perbaikan SPK OS.
    Pegawai PLN kerja apa? Memeng sbg org yg br saja bergabung dgn PLN sy pun melihat ada bbrp pegawai PLN yg seenaknya sendiri kerjanya. Tp coba lihat jg tdk semua pegawai PLN ungkang2 kaki. Coba lihat jg tdk semua OS MIU pun bekerja dgn benar. Datang telat, kerja seadanya (maen game dan FB) dan plg paling awal (maaf jika sy salah.tp itulah yg sy lihat di APJ SKI).
    Proporsi kerja OS lbh berat dibandingkan pegawai? Benar. Tp hanya sebatas pekerjaan fisik. Tetapi utk penyusunan konsep dan analisa. Coba bandingkan berat mana kerjaan pegawai dgn OS? :)
    Sekali lg mohon maaf jika memang perlakuan kami kepada OS MIU msh kurang baik. Hanya saja sy meminta tlg sampaikan kritikan2 sprti ini saat COC. Toh OS MIU jika di APJ SKI juga diberi giliran utk membawakan COC bukan? :)
    Terima kasih..
    SMANGAT PAGI!!!!!!

     
  76. indah ayu

    28 Mei 2011 at 9:40 AM

    wah… wah… emang bener nih rame….

    kasian deh PLN uda ksh duit tapi dihina-hina, untung gue g d PLN, bsa ikut khina2 gtu dewh…
    wat PLN, mending putusin ja deh kontrak lu ma si miu-miu no thnksfull, lok prlu blcklist ja skalian…rkrutmen lu kn dah pinter2 noh, ato cr relasi laen ja yg bkn kacang lupa kulit….

    wat miu-miu, usaha mah usaha, tp halal… jgn njelekin2 perusahaan laen, palagi yg da ksie lu2 mkn, bersyukur napa… ky perusahaan lu dah bener ja,
    ah percuma gue ngomong ma lu, org2 sombong kyk lu sih gag mungkin mw nerima masukan baek…

     
  77. bibiE freak

    28 Mei 2011 at 12:50 PM

    ya allah pak komisaris miuski ini…kalo nulis tu dipikir apa??mank mereka tu mau hidupin kluarganya pke ngemiz2…
    JADI ORANG KOQ BODOH AMAT..GTU JADI KOMISARIS…

     
  78. Angga Rajasa

    28 Mei 2011 at 12:51 PM

    Anda punya ym? imel ?

    mari silahkan berdebat dengan saya

    YM : tsarkecapius
    imel : rajasa.angga@gmail.com / angga.rajasa@pln.co.id

    silahkan kalau anda berani :)

     
  79. anak endonesa

    28 Mei 2011 at 1:22 PM

    maaf miuski tapi jawaban anda masih belum tepat dan tidak disertai dengan data riil. alasan PPOB juga itu menurut anda sendiri, karena PLN itu seperti perusahaan-perusahaan yang lain, fungsi keuangan secara sistem berada sendiri sebagai subsistem dari sistem yang komprehensif. Jadi tidak bisa dijadikan alasan untuk konsentrasi mengurus jaringan, fungsi keuangan diserahkan ke Bank.
    Bank cuma tempat menyimpan uang, dan bagaimana cara uang itu bisa lebih mudah dimonitor.

    data-data jawaban lainnya juga tidak jelas.

    anda coba lihat Laporan Keuangan PLN 2 tahun terakhir, laba/rugi komprehensif kita sudah untung. padahal desakannya begitu besar (dimana anda tidak mau tahu)

    saya juga tidak setuju dengan konsep OS, tapi alangkah lebih tepat jika anda bergerak ke arah birokrasi/politik (dimana anda tidak mau tahu), dengan mendesak UU Ketenagakerjaan supaya tidak ada lagi sistem kerja OS, jika anda cuma mengolok-olok tempat anda bekerja dulu wich is PLN, anda tidak akan mendapatkan apa-apa, kecuali teman-teman anda yg masih bekerja sebagai OS akan mendapat perlakuan yg lebih buruk dr yang pernah anda kemukakan di atas.

    selamat bekerja di tempat baru, semoga di tempat baru anda mendapat yang lebih baik memanfaatkan fasilitas bandwith yang melimpah dengan tidak menyusahkan teman-teman OS anda, dan anda bisa menggalang teman-teman anda ke arah tindakan yg lebih riil.

     
  80. ariez

    28 Mei 2011 at 2:02 PM

    hay muisky manager,..,.,.,.,.,.,., jangan sok tau dah coba anda compare dengan perusahaan listrik yang ada di malaysya…,.,.,,kalau orang goblok itu taunya kan hanya mengkritik .,…,..,siapa yang tak becus? mana kualitas kerja anda? bisa anda tunjukan?,,.,.coba dah koreksi diri sendiri dulu..,.,. anda itu hanya salah satu orang yang hanya bisa NATO alias no action talk only.,.,, :)
    PLN menuju Perubahan…

     
  81. ian

    28 Mei 2011 at 2:14 PM

    tahun 2011 ini bersama pak dis pln akan menuju perubahan.
    jiwa-jiwa muda yang baru masuk akan siap membuat pln untuk maju kearah yang lebih baik.
    Listrik untuk kehidupan yang lebih baik, semua orang butuh listrik.
    jadi diharapkan ini dapat menjadi motivasi kita untuk membuat citra pln di mata masyarakat menjadi positif.
    bekerja di pln itu bertaruh nyawa bung, jadi baik itu os semua adalah keluarga pln.
    tujuannya cuma satu membuat listrik bisa dinikmati semua kalangan masyarakat

     
  82. rakyat biasa

    28 Mei 2011 at 3:58 PM

    assalamualaikum wr wb…
    hayy mas2 n mbak…

    saya sudah membaca artikel ini, dan termasuk komentar2 diatas..
    cukup menarik n membuat panas yaa..
    saya yg bukan peg PLN ato yg OS di PLN saja ikut panass bacanyaaa..

    menurut saya kenapa harus saling menjelekan, coba di pikirkan baik2…
    buat “miuski manager” coba sebelum anda bertindak difikirkan terlebih dahulu,
    menurut saya ini udh termasuk pelecehan nama baik yaa.. apalagi di artikel ini mas benar2 menjelekan dirut PLN dan pegawai2nya.. apa tidak takut dengan konsekuensinya nanti didunia atopun di akhirat??
    oia apa anda tidak tau caranya bersyukur?? seharusnyaa “miuski” itu bersyukur memiliki perkerjaan walaupun seorang OS dengan gaji yg kecil tp semua itu halal..
    dan apa anda tidak tahu gmna caranya berterima kasih??menurut saya dengan anda bekerja di PLN toh anda mendapatkan pengalaman untuk bekerjaa di tempat yg lebih YAHOOD! dan ktnya anda lebih byk bekerja dibandingkan peg pln mungkin ilmu anda sekarang bertambah..
    so buat apa c saling underestimate, padahal yg saya liat kalian itu sama2 saling melengkapi..
    klo tidak ada OS mungkin beban PLN lebih tinggi, dan klo ga ada PLN pastinya “miuski” tidak bisa ngapa2in..
    bersyukurlah andaa… karna diberi kesempatan untuk berkerja, lihatlah orang2 yg tidak bekerja dan tidak punya punya kesempatan mas untuk belajar sekaligus bekerja di perusahaan terkenal…
    jika anda ada unsur iri kepada pegawai PLN, hilangkan dulu penyakit hati itu.. pasti nanti hidup anda lebih nikmat dan selalu bercukupan.
    ambil hikmahnyaa saja broo!! jangan terlalu dibesar2kan.

    dan buat para pegawai PLN, saya hnya orang luar tidak tau benar bagaimana dalam2nya PLN..
    so menurut saya buat apa saling mengejek seperti ini, kalian ini pernah bersatu bersama, berjanji untuk menjalankan perusahaan bersama2.. jalinlah persaudaraan.. dan jadikan ini sebagai pembangkit semangat kalian untuk bekerja..
    dan jangan hanya berkata tapi buktikan klo anda pejuang muda yg lebih baik dari yg dulu..
    buat apa saling mengejek, cm buat menambah dosa, dan penyakit ajh…
    dan kalian pun berkomentar menurut saya tak ada gunanya..
    malah komen2 kalian membuat “miuski manager” seneng karna melihat kalian kembali mengejekan dy..
    sekarang yg pnting tunjukan kepada masyarakat termasuk “miuski manager” bahwa kalian bisa untuk mengubah nama baik PLN..

    ingatlah “When people underestimate you, there’s a power in you to prove they’re wrong. Not to prove them, but to prove yourself.”

    sekian komentar dari saya…
    semoga tidak ada lagi saling menjelek2an antar saudara…
    maaf sebelumnya disini saya tidak bermaksud untuk memihak satu sama lain, tp saya ingn menyadarkan kalian..

    waalaikumsalam wr wb

     
  83. miuski manager

    28 Mei 2011 at 4:02 PM

    Gue (admin MIUSKI) getho loh, kenapa gue pake listrik PLN kalo emang ga suka PLN ? Menurut gue sih simple aja jwbnya, begitu juga dengan rekan-rekan di FB yg masuk kedalam GERAKAN KECEWA PLN diatas (udh gua ambil kok snapshotnya).

    Jwbnya cuma : Lo JUAL gue BELI ? Kalo lo gak JUAL gue mau BELI apa ? Kalo ada merk lain, pastilah gue ambil merk lain, getho aja kok repot (ngikut pinjem istilah gusdur dech)

    Sorry, berhubung ini BLOG punya ane, jadi ya suka-suka ane lah, ane kan sekaligus moderator, kalo ada komen” yang bersifat penghinaan terlampau sadis, cieeehhh… ya gue tendang aja lah, kalo bisa ketemu ma orgnya, gue tendang sekalian aja ma orgnya :D

    Terus, lo-lo pade org” PLN yang ngaku jago-jago IT, tp kok keliatan maksa banget gitu lho, keliatan maksa banget kepengen disebut JAGONYA, wkwkwk… kasian sekali, biar ampe tgn kalian bengkak-bengkak bikin komen juga ga bakalan ngaruh, cari cara yang lain napa biar bisa jebak GUE, kalo si RATIH kayaknya udh kejebak dech, syg gue bukan IT kemaren sore spt lo pade, gue lebih memikirkan efisiensi dan tenaga ketimbang pamer keahlian disini :P bukankah PLN juga selalu mikir efisiensi sampe-sampe harus ngerekrut OS buat bantuin kerjaan mereka, PLN ga mampu ngegaji karyawannya sendiri kalee kalo kebanyakan, heheheheee…

    Lo telusuri deh, nyari data ane, ane kerja di unit mana juga ga bakalan ketemu, org gue sekarang udh kerja di ISP :P suka-suka gue lah, mau pake koneksi kantor kek, koneksi warnet kek, yg bayar juga gue, bukan lo..lo.. pada yg cuma bisa makan gaji dari uang rakyat, rakyat kecil, miskin, ga kebayar listrik, eh malah diputus juga salurannya, mereka pada berdoa smoga lo pada digelapin didlm kuburnya tahu gak lo! :D

     
  84. Sayang Cinta

    28 Mei 2011 at 4:12 PM

    ya udah kalo gak suka ma orang2 PLN GAK USAH PAKE LISTRIKNYA PLN…. BERES!!! pake alternatif energi lain aja masa gak malu udah pake energinya PLN jelek2in pula Astagfirullah hal’adzim….

     
  85. miuski manager

    28 Mei 2011 at 4:15 PM

    @Rakyat Biasa : Tuuullll, gue seneng banget ngelihat komen-komen org pilihan PLN di BLOG ini, wkwkwkwk… ternyata spt itu toh mental dan gaya bahasa orang-orang yang konon katanya adalah generasi muda bertalenta dan pintar, :D ga salah nih ngasih julukan, memalukan PLN saja, hahahahaaa…. ayo terus keroyok aku, asik banget baca komen-komen yang konon ngaku sbg orang-orang pilihan bertalenta, cerdas dan pintar ini -ngakak.com- Yg ada juga PLN tambah ANCURR MINAH !!!

     
  86. Budrex

    28 Mei 2011 at 4:24 PM

    Tidak Perlu Saling Menghujat. Mari Kita saling koreksi Diri Masing2. Perlu disadari yg dirasa benar belum tentu benar, yg dianggap salah belum tentu salah. Yg merasa kurang memperhatikan berusahalah memperhatikan, Yg merasa gagal berusahalah lebih keras biar tidak terulang kegagalan-nya.
    Antara OC & PLN ibarat rumah itu atap dan tiang. atap tanpa tian-(roboh), Tiang tanpa Atap(kehujanan,kepanasan,kropos)
    Semua saling membutuhkan(pln Butuh OC & OC butuh PLN) Inso’ Allah akan sukses dan mulia bila sama2 ngerti. Temen2 PLN Ngerti Nasipnya OC, Temen2 OC harus Ngerti juga tugas2 dan tanggung jawabnya.
    GITU AZA KOK REPOT………….

     
  87. Vya

    28 Mei 2011 at 4:34 PM

    Alhamdulillah sudah ada ex-OS PLN yg maju.
    Ikut senang juragan.

    Bwt anak2 PLN,ada landasan yg harus dipegang dalam berdebat agar tidak jadi debat kusir.
    Prtama,track record nya.Klo yg bikin statement adl org dg high track,kenapa tidak qta brdebat.
    Kedua,kedalaman ilmu dan data dlm statement nya.Seandainya statement yg dibuat brdasarkan data yg akurat,yuk mari qta bljar dr berdebat.

    Skrg,track record agan ini gmn?Kedalaman ilmu dan akurasi datanya gimana?Kawan2 mrasa pantas utk mendebat tidak?Anda sndiri yg bs menjawabnya.

    *saya bukan dr kedua belah pihak

     
  88. boby

    28 Mei 2011 at 6:56 PM

    sedikit share..
    jumlah pegawai PLN lebih kurang hanya 39.846, sedangkan aset PLN seluruh indonesia berupa tiang adalah minimal dari 500.000 lebih tiang, jaringan adalah minimal 7.000 kms, pembangkitan ada minimal 250 pembangkit, kantor administrasi 100 unit, dll.
    jd bs dibayangkan dgn jumlah pegawai yang jumlahnya segitu harus bekerja sendiri tanpa bantuan OS?! untuk semua pekerjaan, yang bertanggung jawab penuh adalah pegawai sebagai pengawas dan penanggung jawab pekerjaan OS jika itu dikerjakan oleh mereka. pegawai sebagai pengambil keputusan, kebijakan dan penanggung jawab atas proses bisnis di PLN. jadi menurut saya wajar saja jika ada pekerjaan itu diperbantukan ke OS dan tidak semua tentunya, ada beberapa hal yang vital yang harus dikerjakan oleh pegawai tetap.
    hal yang demikian pun wajar di lakukan oleh perusahaan manapun di indonesia atau diluar negeri, apalagi untuk mengelola aset BUMN terbesar di indonesia baik secara nilai satuan aset atau rupiahnya.
    semoga share ini dapat sedikit membantu anda dalam penilaian kinerja pegawai PLN

     
  89. miuski manager

    28 Mei 2011 at 11:19 PM

    @Boby : sy s’7 dgn anda, tdk pantaslah mereka sombong krn gaji atw krn berhasil lulus tes, toh setelah bekerja proses testing itu tdk akan dibawa, tp skill penguasaan bidang kerjalah yg dibawa, utk apa OS hrs berterima ksh pd PLN bila realitanya PLN merasa terbantu oleh pegawai OS yg handal berbagai tugas fungsional, kalo cuma pekerjaan Manajemen doang sih pegawai OS byk yg sarjana ya artinya kerjaan cetek lah itu, gue aja mengakui bahwa tugas fungsional itu perlu special skill, kalo baca tulis doang utk apa fungsi dilapangan? Ujung”nya kan menganggap enteng tugas fungsional yg berdampak melecehkan sistem upah. Getho boss..

     
  90. miuski manager

    28 Mei 2011 at 11:25 PM

    Ternyata yg tak suka PLN itu bukan hanya MIUSKI, byk kok masyarakat yg sdh muak dgn.kinerja PLN, knp tak kalian sarankan saja utk jgn pake listrik, perlu kalian tahu ya generasi muda, PLN tanpa pelanggan is NOTHING!!! Coba kalo bkn perusahaan monopoli atwpun BUMN sdh bangkrut lah PLN, rugi besar punya pegawai gak becus kerja spt kalian, hohohoo… Bsk lusa nasibnya mirip Telkom, pegawai byk Pendi alias dipaksa pensiun, mampuslah kalian kalo sdh begitu, mudah2an aja spt itu, Indonesia kan masih akan terus berubah :D

     
  91. miuski manager

    28 Mei 2011 at 11:30 PM

    @Vya : thanks, harapan sy plg utama adlh mengangkat derajat OS, jgn mau jd keset krn OS punya Special Skill yg handal, tak perlu berterima kasih pd PLN toh mereka jg semena-mena mengomentari.kerja OS

     
  92. miuski manager

    28 Mei 2011 at 11:47 PM

    @Angga Rajasa : Rasanya ga berguna gue debat ma lo, cuma buang waktu, sm aja spt gue nulis blog ini, ya gue lebih pilih reply comment aja ketimbang Live hrs nyita waktu ma lo, kalo gini kan lbh santai, ga ush nongkrong teyuss… :P

     
  93. ellyana

    29 Mei 2011 at 12:47 AM

    @miuski
    Koreksi mas. PLN bukan lg prusahaan yg monopoli listrik. UU yg mengatur ttg itu sdh dcabut pmerintah (sy lupa UU no brp). Sdh byk kok pesaing PLN. Tetapi krn jumlah pelanggan terbanyak msh memakai jasa PLN jd seakan2 PLN msh pegang hak monopoli. Pdhl tdk.

     
  94. miuski manager

    29 Mei 2011 at 1:27 AM

    @Ellyana : Qta lht saja perkembangannya Mas, akan na’as krn tergilas kualitas pesaing yg skrg msh minoritas atw bertahan krn meningkatkan kualitas pelayanan.

     
  95. ratih puspitasari

    29 Mei 2011 at 3:29 AM

    sy pribadi mohon maaf kepada mas miuski manager, memang sy ini orang bodoh dan masih perlu banyak belajar…

    sy hanya menyampaikan keadaan yang sebenar-benarnya di tempat sy bekerja, mungkin saya akan masuk ke daftar fb kecewa PLN, klo belum berada d PLN, mungkin anda berpikir #y jelas iy, lawong kamu ngerasakan duit PLN,
    y monggo klo sampean berpikir seperti itu, yg jelas sy sngt bersyukur msuk PLN, krn dgn gtu sy jd tau pengorbanan dan krja keras teman-teman di daerah, sy bangga bisa ikt bekerja brsama mereka….

    skrg smua kmbali k mas miuski manager, penilaian akhir ada d tngan smpean, Tuhan itu Maha Tahu lho mas, jangan sampe.. Doa sampean dan doa tman2 OS menjadi terhambat krn pemikiran2 buruk dan kata2 buruk2 yang sering kalian lontarkan…

    dan untuk aplikasi IT diserahkan pihak ketiga, hal ini bkn PLN sj yg melakukannya, BUMN2 lain juga memesan aplikasi dari pihak vendor. sampean bisa mencari tau alasannya sendiri.

    coba deh sampean atau temn2 IT tengok ke

    http://www.freelancer.com/projects/by-tag/outsource-php-projects-forum.html

    lumayan mas…

     
  96. miuski manager

    29 Mei 2011 at 3:46 AM

    @Ratih : Siipp, sy suka reply bu Ratih, tdk sombong spt rekan2 anda yg lain. Pertahankan sikap spt itu, sy yakin PLN akan jaya bila memiliki lebih byk org spt anda :D

    Mengenai Aplikasi oleh pihak ketiga itu bkn mslh utamanya, sy pun seorang Developer yg krg lebih telah berkecimpung di bidang Software Development slm 10thn, hanya saja sy tdk suka dgn tulisan2 sok pintar yg ada di PLN apalagi yg msh bau kencur di bidang IT, kalo memang PLN punya tenaga muda bertalenta dan cerdas knp hrs pake pihak ketiga gtu lho, itu kan artinya PLN tak mampu Develop app sendiri, knp hrs berdalih ini itu utk mempertahankan arogansi berbekal lulus testing, sampe bikin link dlm komen sgala, apa mereka pikir blog ini tmpt ngiklan, bikin aja blog sendiri, aku ga minat ngelongokin web/blog org PLN yg sok pintar.

     
  97. Agus Wahyu

    29 Mei 2011 at 4:22 AM

    buat miu man
    Thanks buat kekritisanya,,mungkin yang bapak bilang itu benar,,,tapi mungkin juga tidak semua benar…
    PLN perusahaan besar,perusahaan yang sangat berpengaruh,bahkan bisa mengalahkan pengaruh dari seorang presiden..Kekecewaan bapak memang beralasan, tapi alangkah baiknya disampaikan dengan tepat,dengan baik dan dengan intelektual…
    Menurut saya semakin bapak nulis sesuatu yang menghina PLN semakin besar pula pengarunya terhadap bangsa..PLN satu satunya perusahaan listrik negara,nanti gmana kalo dilihat investor,,,wah bisa kacau negara ini,,,,ayo lah sama2 bekerja dengan tanggung jawab masing2,,Tidak semua pegawai PLN baik dan tidak semua pegawai OS juga baik…
    Tapi PLN suda bertekat untuk lebih baik,,

     
  98. ratih puspitasari

    29 Mei 2011 at 4:40 AM

    maaf mas miuski, sy g berniat ngiklan… sy hny mau berbagi sama tmn2…
    rejeki yg saya dapatkan juga bisa dirasakan oleh tmn2

    kalo mas miuski g berkenan, silakan dihapus sj… sy mohon maaf sebesar-besarnya….

     
  99. miuski manager

    29 Mei 2011 at 4:51 AM

    @Agus Wahyu : Ada benarnya dan mungkin tdk semua benar, menyangkut sgala aspek yg ada pada tubuh PLN.

    Lebih besar pengaruhnya drpd seorang Presiden jg ada benarnya tp tdk secara umum.

    Pd waktu sy msh OS, adakah tokoh PLN yg peduli dgn keluhan kami dr sisi kesejahteraan dan pengorbanan? Gaya bahasa pejabat PLN yg dominan lebih memberikan rasa pahit di hati, seolah menutup mata dr realita yg ada, apakah ancaman2 PHK yg sering dilontarkan terhadap peg.OS itu baik? Siapa yg peduli? Pejabat PLN inginkan pertemuan dgn OS dan membahas unek2 yg tersimpan, ketika hal itu disampaikan kpd anda2 yg duduk di kursi PLN jwbnnya bgtu enteng dan memukul seolah-olah anda tdk memikirkan perasaan rekan2 sy pd wktu itu? Itukah yg disebut berusaha lebih baik?

    Perlu diketahui, asset tdk sebatas benda mati saja, pegawai pun adalah asset berharga tanpa mengenal OS dan non OS, pernahkah anda berfikir sampai kesana?

    Terima kasih atas jwbnnya yg santun, pasti anda org intelek. Sy senang bicara dgn org intelek spt anda

     
  100. miuski manager

    29 Mei 2011 at 4:56 AM

    @Ratih : Sy tdk mengatakan anda mengiklan, tp rekan2 IT anda lah yg berusaha spt itu, dibaca lg yg benar reply sy bu, jgn sampe sy mengatakan komen anda itu OOT

     
  101. Vya

    29 Mei 2011 at 5:06 AM

    Wahh,traffic nya meningkat tajam ya mas miu.
    Hebat sekali cara anda meningkatkan traffic.Good Job…

    Udah ahh,gak komen lg.

     
  102. miuski manager

    29 Mei 2011 at 5:13 AM

    @Vya : Sy tak kan pernah berhenti menulis hingga tujuan tercapai. Trafik hanya sebuah efek samping

     
  103. pawang strom

    29 Mei 2011 at 8:18 AM

    Kalo lo merasa PLN gak becus, ya jangan pake listrik dari PLN lah kamu bung. Beli genset aja sana ato bikin PLN lo sendiri!! susah amat!!! gitu aja kok repot!! kayaknya anda OS yang sakit hati sama pihak PLN yah??? soalnya dari yang sy bc kyknya anda sangat mengenal betul PT. PLN (Persero) dengan sangat mendalam. ckckckck.. begitu kah cara anda berterima kasih ke pihak PLN yang sudah memberikan kesempatan kepada anda utk bekerja, mencari uang utk keluarga anda dan mendapat ILMU?? ya sy berharap sih anda bukan OS yang di pecat karena Bad attitudeny yang kemudian memojokkan pihak PLN dengan membuat Bolg2 GEJE kayak gini dan memprovokasi masyarakat..
    yang jelas, pegawai2 yg direkrut phak PLN itu semua mempunyai kompetensi dan skil pada bidangnya masing2. PLN g sembarangan rekrut pegawai/OS, apalagi yang seperti anda. trima kasih.

     
  104. pawang strom

    29 Mei 2011 at 8:27 AM

    oh yah sperti yang sy baca di atas lo itu bukan anak IT kemaren sore, jadi lo ngerasa lo pandai gitu??? pandai kok cuma jadi OS sih??? wkwkwkwkwkwkwkwkw
    kasian deh lo!!!

     
  105. ........

    29 Mei 2011 at 8:32 AM

    kasian juga ISP terima loh, mereka kan belom tau ATTITUDE sama MULUT lo kyk gimana? palingan sebulan dua bulan lo ngerasa jengkel sm atasan lo, lo buat lagi blog kyk gini tp PLNnya di ganti sama ISP. ntar ada komen2 lagi pro dan kontra. habis itu lamar kerja lagi, dipecat lagi, buat blog geje lagi, dan selanjutnya gitu2 aja hidup lo sampe mateeeeeeeeeeeee!!!! wwkwkkwkkw
    kasian banget si lo

     
  106. jo

    29 Mei 2011 at 9:37 AM

    ingin mengomentari kutipan ini:

    Pekerjaan Pemeliharaan Jaringan Listrik, siapakah yang mengerjakan ? Lagi-lagi jawabannya hanya Outsourcing yang bisa mengerjakan, pegawai PLN kembali lagi tidak bisa mengerjakan itu, mau naek bagaimana wong belum apa-apa kaki udah gemetaran mungkin kalo dipaksa naik malah pingsan nyangkut diatas trafo, org perutnya pada gendut-gendut (alias buncit kali yee..!), mungkin kebanyakan makan uang keringat orang lain kali ya, ih.. amit-amit dah.

    setelah membaca ini saya tertawa,, bukan karena isinya yg lucu tp krn penulis yg (mungkin) tidak tahu ttg pemeliharaan Gardu Induk,, di unit tempat saya OJT sekarang, pemeliharaan GI dilakukan oleh pegawai pln dan bukan OS,, skrg saya yg ingin bertanya, apakah anda pernah naik membersihkan PMT atau naik k tower transmisi??? berani g??

    lalu mengenai gaji pegawai pln dibandingkan dgn rekanan (OS),, y tentu aja beda lah nominalnya,, perusahaannya aja udh beda,, tanggung jawabnya jg beda,, klo anda merasa g adil krn beban kerja OS lebih berat dr pegawai (menurut anda),, cb d umpamakan pendapatan seorang kuli bagungan dgn seorang arsitek,, siapa yg kerja keja keras?? siapa yg kerja cerdas?? siapa yg plg capek (fisik) ?? siapa yg lebik capek (otak)?? siapa yg bertanggung jawab?? jawabannya anda pasti tau,, dan pasti jg mengerti mengapa penghasilan mereka jg berbeda,,

    maaf klo ada kata2 yg salah,, saya hanya coba membri pendapat saja,,

    thanks,,

     
  107. boby

    29 Mei 2011 at 10:54 AM

    jd tujuan akhirnya apa neh?! OS dijadikan pegawe tetap?! Gaji OS sama dgn pegawe tetap?! atau apa neh?!
    saya pernah denger ttg pegawe OS (dari lama kerjanya di PLN) minta otomatis dijadikan pegawe tetap, saya rasa itu berlebihan, gmn dgn kerja keras pegawe tetap yg waktu rekrutmen mati2an kerja keras masuk PLN?! Semua pegawe masuk hrs melalui proseuder sesuai standard kebutuhan pegawe, kl OS jd pegawe tanpa tes ya itu namanya konyol..
    Kl merasa mampu jd pegawe ya silahkan OS ikut tes, kl alasan ketuaan karna dah lama kerja di PLN ya itu salah anda knapa dulu2 ga tes rekrutmen PLN ato pernah ikut tes tp ga lulus hingga akhirnya melebihi usia?!

    Utk gaji OS minta sama dgn pegawe tetap ya cari aja perusahaan lain yg seperti anda inginkan, perusahaan yg menggaji pegawe OSnya sama dgn pegawe tetap, pegawe tetap yg masuknya melalui tes rekrutmen dan perjalanan yg berliku hingga akhirnya jd pegawe tetap. saya rasa ga ada perusahaan bodoh seperti itu, dengan beban kerja yg sama tp menggaji sama pula tanpa memandang status pegawe itu OS ato tetap?!
    bagaimanapun yg namanya mjd pegawe tetap itu ga ada yg serta merta jd tanpa hrs tes dan memenuhi kualifikasi.

    jd intinya, kl merasa mampu ya silahkan bersaing secara adil, kl minta disejajarkan ya usaha dan bekerja keraslah untuk bs mendapatkan hak dan kewajiban yg sama. jangan berharap semua sama dan instan untuk sesuatu yang tak sama yg disandangnya/statusnya.

    semoga anda menghentikan kebodohan dan memprovokasi..!!

    nb : saya pegawe tetap, saya penempatan di NTT yg notabene kehidupannya beda secara sosial, kultur dan religiusnya dgn kehidupan saya sebelum mjd pegawe tetap di PLN.. tp itu kewajiban saya sbg pegawe, saya hrs terima meski berat utk menyesuaikan dgn gaya hidup yg sebelumnya waktu di jawa. kl OS ga mgkn kaya pegawe tetap, siap ditempatkan di seluruh indo, jauh dr kelurga dan hidup merantau di tempat yg sama sekali anda belum tahu kondisi daerah dan dipaksa hrs tetap bekerja sembari menyesuaikan keadaan tempat baru.

     
  108. alhamdulillah

    29 Mei 2011 at 1:16 PM

    KALO KAMI SICH SEBAGAI TENAGA OS DH BERSYUKUR BGT DH DAPET KERJAAN WALAU CUMA OS KAN DARI AWALNYA EMANG MASUK UNTUK DIPERBANTUKAN BUKAN JADI PEGAWAI YA SADAR DIRI LAH CUMA TENAGA PELAKSANA…ITUPUN KAMI HARUS BAYAR DULU KE VENDOR YG MEMPEKERJAKAN KAMI. BEDA DG PEGAWAI YG MASUK DG SELEKSI SUPER KETAT. KALO REKAN2 OS YG KESAL DG KESEJAHTERAAN YG KURANG LAYAK YA PROTESNYA SAMA PIHAK VENDOR NYA KNP GAJINYA KECIL PADAHAL KALO MENANG TENDER SAMA PLN KAN BOZ VENDOR DAPET UNTUNG GEDE LOH, IBARAT KATA ORANG JAWA BILANG “”DAH DIKASIH HATI KOQ NGROGOH REMPELA” UDAH DIKASIH KEBAIKAN KOQ NGLUNJAK . . . . SEMANGAT AJA SALING MEMPERBAIKI KUALITAS HATI DAN DIRI AJA ALHAMDULILLAH DH BISA MENCUKUPI HIDUP ALHAMDULILLAH DIKASIH REJEKI SAMA ALLOH SWT

     
  109. putriyangbermimpi

    29 Mei 2011 at 3:36 PM

    hahahha,.. in tulisan apa/?
    yg punya blog ini.. kasihan bgt bicara tanpa bukti apa2… ini itu sama sj buka aib klw kamu ndak tau apa2..tp sok tau.
    Ok
    1. pekerjaan pemelihaaan jaringan
    boss yang kerja ini pegawai PLN patner ma Outsourcing… bukan cuma Outsourcing sj yang kerja…
    pekerjaan pemeliharaan jaringan itu harus selalu didampingi ma pegawai PLN dan masalah panjat memanjat.. pegawai PLN jg bisa dan itu dasar pertama yg harus diketahui oleh org2 ditribusi….
    Boss….. aku mw tanya pernah lihat pemeliharaan jaringan distribusi malam hari yang tiba2 terjadi kerusakan??? yg kerja itu pegawai PLN , mw tanya kemana Outsourcing?? Outsourcing punya jam kerja juga iyang disepakati bersama, dan itu sudah hak mereka,, jd klw ad gangguan mlm dan di luar jam kerja Outsourcing mereka ndak akan datang….
    2.Pekerjaan IT
    in bidang ku… sayang nya tidak bg2 fakta nya gan…. software yang menyangkut kepentingan org banyak atau yang sangat vital dikelolah ma pegawai itu ada surat nya Gan.. klw memang Outsourcing dilibatkan itu da dapat pendidikan terlebih dl…

    Gan klw mw blog anda bermanfaat, tolong tulis yang bermanfaat juga.. kasihan klrg dari pegawai PLN yang anda tuduh hanya makan gaji buta…
    coba andak diposisi itu,… sayangnya Gan anda ndak akan pernah lihat sudut pandang lain karna anda sudah buta dengan sudut pandang yang salah

    GAn 1 hal lg Outsourcing adalah patner Pegawai PLN… itu bagaikan mata uang koin yang tidak bisa dipisahkan dan Pegawai PLN hargai itu.. Khey

     
  110. Akatzuky_R3

    29 Mei 2011 at 3:48 PM

    Pemerintah melalui Peraturan Presiden
    Nomor 5 tahun 2006 telah menetapkan
    Kebijakan Energi Nasional (KEN).
    Kebijakan ini bertujuan untuk mengarahkan
    upaya-upaya dalam mewu-judkan
    keamanan pasokan energi dalam negeri
    (security of supply). Salah satu kebijakan
    tersebut adalah meningkatkan peran energi
    baru dan terbarukan lainnya, termasuk
    didalamnya tenaga air menjadi lebih dari 5
    persen pada tahun 2025.
    Meskipun potensi PLTM dan
    PLTMH tidak begitu besar bila dibandingkan
    dengan potensi PLTA skala besar,
    namun untuk wilayah terpencil yang belum
    terjangkau jaringan listrik maupun wilayah
    yang tidak mempunyai sumber bahan
    bakar lain, potensi yang ada mempunyai
    prospek untuk dikembangkan. Disamping
    itu pemerintah mempunyai program untuk

     
  111. SQ

    29 Mei 2011 at 6:18 PM

    Selamat pagi….

    Saya tertarik dengan “forum” ini, tetapi sebaiknya disikapi dengan arif dan bijaksana. saya juga peg pln, yang sehari-harinya bekerja bersama dengan OS dibidang distribusi.

    Sejatinya peg dan os adalah rekan kerja bersama demi suatu tujuan yg hendak dicapai. Bagi saya peg dan os sama saja, artinya sama-sama dituntut bekerja secara profesional dan tanggungjawab.
    Yang membedakan adalah status diperusahaan, yang akhirnya juga berdampak pada peghasilan atau gaji.OS merasa tidak adil dengan pegawai, dalam hal gaji, padahal os jg tak kalah beratnya atau lebih berat tugasnya daripada pegawai.

    sebenarnya inti permasalahan adalah di SPK antara pln dgn perusahaan os. harus terbuka berapa yang dibayarkan pln ke perusahaan os, dan berapa yang dibayar perusahaan os ke pegawainya. sehingga transparan

    kalau ditempat saya os dibawah naungan koperasi pegawai pln (sebenarnya tidak boleh koperasi berperan dalam SDM) yang menurut saya diberlakukan lebih adil, seperti selain gaji 12 bln, mereka juga dapat uang APK, bonus, pakaian dll, walaupun jumlahnya tidak sebanyak pegawai. walaupun demikian mereka merasa dihargai atas prestasi kerja (kalau ditempat lain saya kurang tau)

    kembali ke topik. harus disadari os juga berperan dalam kinerja dan keberhasilan pln, sudah sepatutnya juga mereka yang berprestasi layak diberikan kesempatan untuk tes pegawai, dengan jalur non umum. dan juga sudah saatnya penghasilan mereka dinaikkan, untuk menghilangkan kecemburuan yang akan berdampak pula pada psikologi pekerjaan sehari-hari

    dan yang tak kalah pentingnya regulasi pemerintah mengenai UU ketenagakerjaan khususnya OS, lebih dipertegas dan lebih menjamin masadepan mereka…

    demikian dari saya semoga bisa menengahi “forum” yang menarik ini

    salam

     
  112. SQ

    29 Mei 2011 at 6:26 PM

    Saya juga mendoakan semoga teman-teman os mendapat perhatian lebih dari managemen pln dimanapun kalian bertugas. tetap semangat, jangan putus asa dan selalu berdoa. ingat Tuhan maha besar dan maha adil

    Tetap semangat sahabatku…….

     
  113. Abdi Negara

    30 Mei 2011 at 1:38 AM

    Sdr Penulis yg Budiman.
    Posting anda sangat berguna untuk evaluasi kami, namun apakah iya, semua hal yg terkandung dlm posting anda ini bisa digeneralisasikan untuk seluruh PLN? karena tidak semua yg anda tulis disini sesuai dengan kenyataannya mulai dr masalah kualitas pegawai, masalah keuangan, ataupun masalah lainnya.
    Kami memang dalam posisi berbenah, tapi kami juga tidak bisa menjanjikan bahwa kami bisa berubah secara instan. bukankah segala sesuatu yg instan itu hasilnya tidak bagus?
    untuk itu jangan hanya bisa mengkritik, tapi mari kita sama2 mencari solusi untuk dapat memecahkan permasalahan listrik yg selama ini melanda Indonesia.
    dukungan dari pihak2 seperti saudaralah yg dapat membuat kami semangat untuk berbenah :)

     
  114. DK

    30 Mei 2011 at 2:03 AM

    gw bukan menyeramahi boss, gw juga bukan orng baik sprti yg lo mau…..

    klo emng gak puas jadi orng OS kluar boss cari kerjaan yg lebih layak buat lo…..

    gak ada yg maksa buat lo dapet gaji besar klo emng perusahaan lo gak mampu kasih gaji besar buat lo ama klo lo sakit ati sama pln krna gaji kecil lo cari aja kerjaan laen,

    GW pernah jadi pegawai OS diPLN tapi gw gak akan pernah ngeluuuh minta digedein gaji,

    tapi selama gw kerja jadi OS diPLN gw berusaha buat kerja bener2….. dengan catatan gw juga cari kerjaan laen kali boss, bukannya dengan mengeluh-mengeluh, mengeluh gak akan ngluarain hasil boss.

     
  115. keenan maikalani

    30 Mei 2011 at 2:32 AM

    keritik yang sangat bagus dan sangat membangun dari orang yang seperti anda yang menganggap diri anda benar mendekati tuhan, mungkin dengan anda berbicara ini anda merasa yang terhebat karena tau tentang semuanya yang ada di PLN, jika anda benar berniat bersuara tidak perlu seperti ini, dan tinggal berbicara langsung kepada direksi karena setau saya direksi sekarang terbuka terhadap siapapun..atau anda takut kehilangan pekerjaan di OS PLN?

    mungkin anda hanya bisa berbicara disini karena ada rasa ketakutan anda ke hilangan pekerjaan,, jika anda IT handal dan seorang devloper saya kira anda tidak perlu bekerja sebagai OS PLN..saya rasa itu lebih baik dan tidak membuat anda sakit hati dan tidak membuat anda merasa tidak di perhatikan..

    saya rasa anda sudah ber umur dan saya rasa anda bisa lebih bijak menyikapi apa yang anda utarakan..

    OS hanya sebagai rekanan dari PLN dan ada etika dan klosul klosul dari PLN atas kerja sama yang di jalani,, skrg mengapa anda menyalahkan PLN,, toh PLN sudah memenuhi kewajiban kepada perusahaan anda untuk membayar kontrak..mengapa tidak teriak kepada perusahaan anda sekarang? klo anda ingin kesejahteraan meningkat bilang lah pada perusahaan anda untuk menaikan nilai kontrak,,

    perlu anda cermati juga hal tersebut..

    ^__^

     
  116. Harry SAS - Humas PLN APJ Sukabumi

    30 Mei 2011 at 2:35 AM

    Saya adalah orang yang sangat tau, bagaimana rekrutmen yang terjadi di PT. MIU Di antara Anda para pegawai PT MIU banyak yang dipaksakan masuk menjadi pegawai MIU, meskipun dengan kompetensi dan kemampuan pas-pasan. Ketika sudah menjadi pegawai MIU kemudian mendapat bimbingan dari para pegawai PLN (karena memang tugas pegawai PLN membimbing dan meningkatkan kemampuan stafnya) dan Anda sudah merasa memiliki kemampuan (yang katanya lebih baik daripada pegawai PLN) Anda mengklaim kami para pegawai PLN sebagai orang-orang yang tidak becus. Mungkin di antara saudara-saudara ada yang sudah mendengar berita, bahwa akan dilakukan pengurangan tenaga out sourcing MIU, karena dinilai sudah terlalu banyak pegawai MIU yang tidak memberikan kontribusi dengan baik seperti yang diharapkan. Mungkin ada beberapa APJ yang sudah melakukannya. Tapi di APJ Sukabumi saya menyarankan kepada manajemen PLN untuk tidak melakukannya dulu. Tolong dipikirkan kembali nasib rekan-rekan saudara yang merasa gelisah ketika PLN akan melakukan pengurangan pegawai PT MIU yang tidak menunjukkan kompetensinya dengan baik, dengan melakukan PHK. Tolong pikirkan lagi isi dan komentar dalam blog ini jangan sampai kami melakukannya. Kalau kalian akan menuntut hak untuk naik penghasilan, lakukan itu dengan benar, berani dan unjuk kinerja yang bagus, bukan dengan cara pengecut dan menghasut seperti ini.

     
  117. keenan maikalani

    30 Mei 2011 at 2:37 AM

    hati hati juga..tulisan anda membahayakan rekan anda yang lain nya…

    lebih bijak dalam mengomentari dan saya rasa lebih baik langsung personal,,kasian perusahan OS anda :)

    pikirkan itu om…^__^

     
  118. Juara #1

    30 Mei 2011 at 3:05 AM

    Sepertinya ini adalah bentuk ketidakmampuan mengaktualisasikan diri atas kemampuan pengelola blog. Inti dari tulisan ini adalah keluhan sang pengelola blog. Anda outsourcing? Dan anda tidak ingin menjadi OS? Sebelumnya tanya kepada diri anda kalau memang anda benar-benar ahli di bidang ketenaga kerjaan. Anda terlalu menggeneralkan sebuah masalah. Apa bisa semua yang anda tulis disini dibuktikan dengan bukti-bukti otentik? Anda tidak bisa jika hanya beragumen dengan pikiran dan khayalan anda saja. Tentu saya yang sebelumnya menjadi Outsourcing juga merasakan bagaimana pengalaman kerja sebagai outsourcing. Dan melihat di PLN tidak seperti yang anda khayalkan.
    Mulutmu harimaumu. Jangan menjadi sebuah tong yang kosong. Anda sudah memiliki gigi yang yang lengkap, tidak seperti bayi yang belum tumbuh gerahamnya.
    Tulisan ini bisa menjadi pendorong semangat para karyawan PLN, tapi tentunya dengan bahasa yang disampaikan dengan baik. Tidak seperti ini.
    Membacanya, seperti membaca buku harian seseorang yang sudah jenuh dengan kegagalannya dalam berkompetisi.

     
  119. Eks Pendekar PHP

    30 Mei 2011 at 3:50 AM

    Anda Punya keberanian yang cukup besar gan..
    Ati2 loh gan.. Efek domino yang tulisan ini buat kek’y bakal gede..

    Salam.
    Eks Pendekar PHP

     
  120. Harry SAS - Humas PLN APJ Sukabumi

    30 Mei 2011 at 4:07 AM

    Kalo para pegawai MIU sudah tidak betah lagi kerja di perusahaan yg para pegawainya pada ga becus kerja dan bermental bobrok seperti PLN ini, kenapa Manajemen PT. MIU tidak minta berhenti saja kerja samanya dengan PLN ? Berdasakan komentar2 ini, saya sebagai pegawai PLN akan mengajukan keberatan kepada manajemen PT. MIU dan PLN Pusat untuk mempertimbangkan kembali kerjasama jasa penyediaan tenaga kerja ini. Daripada akan membawa kemadhorotan bagi kita pegawai PLN maupun MIU.

     
  121. Ea

    30 Mei 2011 at 6:25 AM

    (@Vya : Sy tak kan pernah berhenti menulis hingga tujuan tercapai. Trafik hanya sebuah efek samping)

    kalo ternyata Allah Memanggil dan mencabut nyawa anda sebelum tujuan anda tercapai bagaimana?

     
  122. keu

    30 Mei 2011 at 6:29 AM

    pake genset atuuh klo PLN sering mati2.. genset ga bakal mati kaaan klo mampu beli solarnya =D klo mampunya bayar listrik via PLN ya udaah, dinikmati, klo bisa kasih saran yang membangun, jangan kritik doank,, PLN jg tau kok klo listrik mati2, aku yakin mereka lagi nyari solusi untuk meningkatkan pelayanan.. klo msh sering mati2 bearti solusinya belom ketemu, kalian mgkn bisa bantu =D

     
  123. AQUARIUS

    30 Mei 2011 at 6:32 AM

    Ya udah mas miuski manager kita tercinta….
    strook looh kamu ntar marah2 terus, hihihi
    sekarang… kalo benci bgt sama PLN, jgn pake listrikkk pake lilin lagi aja yooo, ngeblogsnya diatas tungku.. ngechrage laptopnya pake arang ajah,,,

    cepet tua lo mas marah2 mulu…
    Munafik siiihhhh, marah2, benci tapi listriknya tetep di pake…

    Buat TEMAN2 seperjuangan, jangan mudah terhasut orang2 seperti miuski manager ini, karena ini bukan mewakilkan miu APJ SKI, tapi suara hati dia sendiri
    MIU laen ko adem2 aja, eh dia koar2 ga jelas
    biasaaa pengangguran banyak waktu buat bikin tulisan sepanjang ini kan hahahaha… cari kerja gih masss, kasian aku sama kamu

    JANGAN MUDAH TERHASUT TEMAN2….
    BISMILLAH……

     
  124. Eri

    30 Mei 2011 at 6:37 AM

    Kepada seluruh MIU harap berhati hati … Ini orang Yahudi, hanya untuk memecah belah OS (red MIU). Kami tadinya ingin mengusulkan kepada Direksi agar mencoba PUASA tanpa OS selama 1 tahun, sekarang kan direksi punya program puasa SPPD 1 bulan. Nah baru nanti keliatan Mati ngak PLN atau OS MIU yang MAMPUS? saya kira hati hati kepada rekan OS yang lain jangan terpancing, …….. Kita BERLOGIKA SEDIKIT : KETIKA OS MASUK KE PLN SIAPA YANG MEMBERITAHU PEKERJAAN? BISA JAWAB KAN? NAH ARTINYA ORANG PLN TANPA OS PASTI BISA KAN…… SEKARANG KITA PUNYA PEMBANTU DI RUMAH TRUS KALAU KURANG AJAR KAYAK ORANG INI YAH NGAK USAH PAKE TINGGAL NYUCI SENDIRI PEKERJAAN DI RUMAH!!!! COBA RENUNGKAN SEMUA SAYA PIKIR INI ORANG BERBAHAYA ……… KEPADA PLN DAN PT MIU INI AGAR DIPERHATIKAN!!! ….. SEBAIKNYA NGAK USAH PAKAI ORANG TERSEBUT. SALAM

     
  125. Eri

    30 Mei 2011 at 6:45 AM

    Kepada seluruh MIU harap berhati hati … Ini orang Yahudi, hanya untuk memecah belah OS (red MIU). Kami tadinya ingin mengusulkan kepada Direksi agar mencoba PUASA tanpa OS selama 1 tahun, sekarang kan direksi punya program puasa SPPD 1 bulan. Nah baru nanti keliatan Mati ngak PLN atau OS MIU yang MAMPUS? saya kira hati hati kepada rekan OS yang lain jangan terpancing, …….. Kita BERLOGIKA SEDIKIT : KETIKA OS MASUK KE PLN SIAPA YANG MEMBERITAHU PEKERJAAN? BISA JAWAB KAN? NAH ARTINYA ORANG PLN TANPA OS PASTI BISA KAN…… SEKARANG KITA PUNYA PEMBANTU DI RUMAH TRUS KALAU KURANG AJAR KAYAK ORANG INI YAH NGAK USAH PAKE TINGGAL NYUCI SENDIRI PEKERJAAN DI RUMAH!!!! COBA RENUNGKAN SEMUA SAYA PIKIR INI ORANG BERBAHAYA ……… KEPADA PLN DAN PT MIU INI AGAR DIPERHATIKAN!!! ….. SEBAIKNYA NGAK USAH PAKAI ORANG TERSEBUT. SALAM

     
  126. Eri

    30 Mei 2011 at 6:46 AM

    Hahaha Ngak berani masukin tulisan gue lu!!!!!….

     
  127. Eri

    30 Mei 2011 at 6:47 AM

    Dasar lu monyet Sukabumi ternyata ya wakakakakak!!!! ingin tahu sebaik apa kemampuan IT mu datang ke IT PLN berani gue tunggu lu monyet

     
  128. Eri

    30 Mei 2011 at 6:50 AM

    YAH TERNYATA ORANG KERDIL LU YA LAMA BANGET MIKIRNYA AYOH PUBLISH …….

     
  129. Eri

    30 Mei 2011 at 6:55 AM

    Kalau lu orang hebat lu jangan pending tulisan gue …… Wakakakakakaka Ternyata Telmi lu lama mikirnya ………

     
  130. hikari

    30 Mei 2011 at 7:02 AM

    sebelumx terima kasih untuk segala kritikan. karna kita mempunyai 2 telinga, 2 kaki, 2 tangan dan 1 mulut. yang artinya lebih baik bnyak mendengar dan bekerja daripada berbicara.

    sy rasa,,,,,

    saran yg sama berlaku jg utk anda. tidak semua orang bernilai sama sdra…. tentunya anda jg tau. dan sy jg tau bahwa tak ada satu orangpun yg “iri” dengan perusahaan yg anda katakn tak becus lagi…

    jadi….
    kalau memeng sudh tak becus lagi, pertanyaan saya…..
    mengapa anda tak memberikan solusi, atau….. kenapa bukan anda sj yg mengelola PLN?? bukankah anda sudah begtu “BAIK” mengelola blog ini…. :)

     
  131. james

    30 Mei 2011 at 9:34 AM

    SEBAGAI PEGAWAI PLN SAYA SANGAT PRIHATIN, TEMAN TEMAN KERJA SAYA BANYAK DARI JASA OS, MEREKA BEKERJA DENGAN IKHLAS TIDAK KELUHAN TIDAK ADA RASA IRI MAUPUN DENGKI DENGAN PEGAWAI.
    “HATI HATI TEMAN TEMAN PEGAWAI MAUPUN OS JANGAN SAMPAI KITA DI ADU DOMBA, MEREKA IRI AKAN PERUBAHAN PLN, MEREKA TIDAK BISA MENERIMA KEBIJAKAN KEBIJAKAN YANG MEMBUAT PLN LEBIH BAIK”

     
  132. hamdun

    30 Mei 2011 at 10:06 AM

    Cuma bisa nulis di blog doang…
    “miuski manager” sapatuh??
    cemen pake nama samaran..

    parah!

     
  133. sahabat miuski

    30 Mei 2011 at 10:34 AM

    Kebanyakan isi dari tulisan tsb tidak benar dan banyak salahnya karena tidak didasari ngetahuan tentang PLN yang benar dan seutuhnya.

    1. Bahwa kebijakan OS merupakan kebijakan manajemen pusat yang ada dasar hukumnya / Payung hukumnya ada yaitu UU ketenaga kerjaan yg memungkinkan melakukan rekruitmen OS .kemudian pada saat kebijakan Zerro Growth ( tentu atas dasar banyak pertimbangan yg salh satunya financial setelah krisis moneter terjadi ) agar proses Bisnis dan pelayanan terus berjalan dilakukan rekruitmen OS.jadi sebenarnya tdk ada yang salah dengan kebijakan ini karena segala sesuatunya sudah sesuai koridor yang termasuk masalah Salary/penghasilan karena dari awal sudah diinformasikan kepada para provider OS. Yang penting dari kita bagaimana Skill,attitude dan Kompetensi ( SKA ) kita terus ditingkatnya jangan sampai kalah oleh para OS . Tapi kita berharap kesejahteraan para OS bisa ditingkatkan.
    2. Yang berkaitan dengan MITRA OS ( Cater,Yantek ,Yandu dll ) merupakan hal yang lumrah bagi suatu perusahaan menggandeng Mitra dalam kerjanya dalam rangka meningkatkan effisiensi , efektifitas dan produktifitas.jd tdk ada yang salah dalam kebijakan tsb.
    3. Masalh Korupsi : hampir disemua perusahaan / departemen korupsi ini tdk bias dihilangkan karena menyangkut Oknum/pribadi bukan system dan di PLN pun tdk jauh berbeda bahwa oknum pasti ada , tetapi kita bias me lihat semangat/kesungguhan Manajemen sekarang dalam hal pemberantasan korupsi ini dengan melaksanakan program Itegritas Layanan Pelanggan ( ILP ) dan kampanye anti korupsi .Dan saya yakin saat ini sudah jauh lebih baik .dan mari kita menjadi garda terdepan dalam program ILP ini.
    4. PLN selalu rugi : Ya… arena PLN bukan perusahaan Komersil murni tetapi diberi tugas oleh pemerintah sebagai PSO ( public service obligation)sehingga sll akaa ada ikut campur / Regulasi Pemerintah seperti TDL .bayangkan biaya pembelian bahan bakar kita ikut pasar tapi dalam menjual kita ditentukan pemerintah .ditambah Dlm kontek Makro yaitu kebijakan energy Nasional PLN belum mendapatkan Gas sesuai kebutuhan sehingga banyak mesin pembangkit kita yang semestinya menggunakan Gas tapi memakai Solar yang nota bene harga jauh lebih mahal.sehingga HPP kita masih diatas harga jual /TDL . Walaupun kerugian tersebut sekarang diganti Pemerintah dlm bentuk subsidi.
    5. Kaitan Demo menolak Privatisasi : kita bukannya menolah Perubahan atw lebih senang dengan status quo tapi demo itu betul betul didasari keberpihakan kita pada masyarakat. bayangkan bila Listrik dikelola swasta ( berarti subsidi tdk ada ) harga akan dilepas ke pasar sihingga yg akan jd korban masyarakat karena harga akan sangat tinggi. Karena sipat listrik berbeda dg telekomunikasi yg bias murah stelah dibuka ke pasar.

     
  134. insan biasa

    30 Mei 2011 at 10:47 AM

    Belajar Mensyukuri yang anda bung,Klo sekarang anda sudah mendapat pekerjaan yang lebih baik anda patut mensyukurinya bukan menghujat yang sebelum2nya.
    “jangan lupakan anak tangga yang sudah anda injak ketika anda sampai dipuncak “.
    mungkin itu perumpamaan yang tepat buat anda bung.
    anda bisa sesukses sekarang seenggak2nya dapat pengalaman dari PLN .Anda tidak mensyukurinya???

     
  135. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:01 AM

    @Hamdun : cemen? Apakah anda tdk merasa menghina diri sendiri dgn nick ‘hamdun’

    Ngakak.com deh miuski

     
  136. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:05 AM

    @Insan biasa : anak tangganya udh keropos sehingga rasanya terpaksa hrs segera lepas landas :D

    Pengalaman? Apa ya, oh iya betul, pengalaman pahit mungkin ya,jd wajarlah kalo sy lupakan, dan biarlah berlalu spt kentut. (kentut kan bau, ngapain jg hrs di inget)

     
  137. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:10 AM

    @Sahabat : kebanyakan isi tulisan tdk benar, berarti ada harapan benarnya meskipun sedikit. Thanks krn telah mengakuinya :D

     
  138. zi

    30 Mei 2011 at 11:15 AM

    yth bapak penulsi, sepertinya tulisan anda mencerminkan pribadi serta kecerdasan anda…
    orang yang hanya bisa berbicara tanpa bisa berbuat apa – apa.. orang yang sangat picik dan dipenuhi dengan sifat iri terhadap orang yang lebih baik.
    perlu saya informasikan bahwa tidak semua pegawai PLN seperti yang anda sebut, contohnya bidang IT yang di kantor saya. OS di tempat saya sama sekali tidak bisa memperbaikinya. toh larinya ke pegawai PLN sendiri

    satu hal yang pasti, anda adalah orang yang iri dengan orang lain sehingga hanya menjudge sesuatu dari sudut pandang anda sendiri..

     
  139. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:17 AM

    @Hikari : anda lucu sekali dlm berkomentar, andaikan umur sy bs digunakan utk bersaing dgn fresh graduate tentunya sy akan ikut berkompetisi di ajang penerimaan pegawai PLN dan memajukannya spy tdk bokbrok spt pd saat sy masih disana, tp sgt disygkan paklaring OS ga laku alias tak dpt dispensasi utk bs ikut serta, sy sdh kepala 3 artinya mana mgkn bs ikut. Ngerti gak Mas?

     
  140. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:23 AM

    To all rekan2 yg lg panas otaknya, entah itu krn merasa “iya” sampe2 bgtu emosional dlm berkomentar, maaf kalo byk tulisan anda2 alias para pegawai PLN (khususnya yg mengaku ‘muda’) yg blm sy approve, tak menyangka komen yg datang sampe berjumlah ratusan, termasuk ada juga yg bikin link/spam, sy terpaksa hrs mensortir semua komen2 anda pelan2,wajar dong gue kan skrg mengurusi jaringan internet se-asia. :D jadi.. sabar ya,.. pasti sy reply meskipun sibuk abiss.. 1 vs brp coba ini? Hehehee.. ruarr biassaaa…

     
  141. taufik APJ Bogor

    30 Mei 2011 at 11:45 AM

    sepertinya OS dari PT MUI harus dihapuskan karena kebanyakan mereka tidak becus bekerja, bisanya hanya makan gaji buta…
    contoh nyatanya di tempat saya bekerja,.
    os mui bekerja secara asla – asalan…

     
  142. miuski manager

    30 Mei 2011 at 12:01 PM

    Berhubung tulisan-tulisan Komentar di Blog ini semakin banyak dan semakin kasar, sy mulai curiga, apakah yang menulis komentar-komentar di halaman blog ini para preman-preman pasar yang entah bagaimana caranya bisa lolos testing PLN :D ataukah memang benar pegawai-pegawai PLN baik yang tua dan muda. Kalo benar yg berkomentar adalah para pegawai PLN dan bukan preman pasar, ini sama saja artinya dengan ke-BOKBROK-an di lingkungan perusahaan PLN tidak akan bisa ditanggulangi dengan cepat, mungkin perlu pergantian pegawai hingga beberapa generasi.

    Setelah saya melakukan analisa secara perlahan dan pasti kritis tentunya, sy menemukan bentuk-bentuk kalimat yang sangat tidak lazim dilontarkan bagi seseorang bertalenta tinggi, pintar serta cerdas, sy sampe tidak bisa membayangkan bagaimana bisa generasi-generasi muda PLN ini menyelesaikan soal-soal testing dgn sempurna, bukankah pada waktu testing itu juga ada uji emosional, entah dibagian mana itu sy lupa, hanya pernah selewat membaca review jenis-jenis testing PLN langsung di berbagai situs web serta BLOG.

    Dugaan sementara mungkin… ya begitulah, to the point aja dech, bisa dikatakan “ada udang di balik batu” pada proses penerimaan pegawai PLN ini, buktinya bisa dilihat pada komentar-komentar yang telah saya approve, tp lama kelamaan semakin kasar dan membabi buta, spt sy katakan sebelumnya, entar mereka merasa “Iya”, ataukah ini merupakan bentuk pembelaan, tp sangat-sangat radikal, tdk mencerminkan orang-orang bertalenta tinggi, berfikiran cerdas serta pintar dalam membaca situasi, jgn2 pada saat gardu ada masalah dan gak BECUS betulin, dibiarin aja, kalo ada masyarakat protes krn pekerjaannya buruk, langsung diputus listrik dirumah mereka dan katakan “kenapa gak cari alternatif lain aja selain PLN!” (>.< wadjuh..wadjuh..celaka nih PLN, investor bisa pada kaburr…), itu baru dugaan aja lho, mudah2an aja ndak seperti itu ya mas-mas.. dan mbak..mbak.. di PLN, kalian harus tetap santun meskipun masyarakat datang kepada anda dengan wajah singa, tp anda harus tetap menghadapi mereka dengan wajah keledai :D (DONKEY), kalian kan pelayan masyarakat getho.. hrs ngalah, lha.. iya toh!

    Hasilnya ternyata memang begitu luar biasa ya peserta-peserta yang lolos testing dan berhasil menyingkirkan ribuan orang se-Indonesia, sy jadi tanda tanya kalo begini ???

    Untung saja tdk pernah mendapatkan kesempatan utk beradu kemampuan dlm penerimaan pegawai PLN, kalo sampe lolos, mungkin sy akan bergabung dgn anda-anda yang memiliki mental premanisme spt ini, anda tahu preman kan ? mereka suka memeras, berkelahi, pokoknya asal hati mereka senang saja, tdk peduli dgn orang lain, hal ini tentunya di implementasikan didalam perusahaan besar sekelas PLN gitu lho,.. pantesan OS pada sengsara, org pegawai-pegawai PLN-nya juga bermental preman, parah deh!

     
  143. miuski manager

    30 Mei 2011 at 12:04 PM

    @Taufik APJ Bogor : PT. MUI ? sejak kapan MUI bikin PT mas ? Hehehee.. JOKING MODE : ACTIVE

     
  144. hamdan

    30 Mei 2011 at 12:18 PM

    hehe…org ga bersyukur gtu….ngedumeeeelllll…

    parah!

     
  145. miuski manager

    30 Mei 2011 at 2:32 PM

    @Ea said :

    kalo ternyata Allah Memanggil dan mencabut nyawa anda sebelum tujuan anda tercapai bagaimana?

    Memang anda tahu kalo Allah akan memanggil saya sebelum tujuan tercapai ?
    Qta hidup didunia menggunakan logika, dan bukan berandai-andai. Thks for advise, but HIDUP itu mesti diperjuangkan seolah-olah akan hidup selamanya.

     
  146. miuski manager

    30 Mei 2011 at 2:49 PM

    @SQ : Tulisan komentar anda sangat arif dan bijaksana sekali, PLN pasti jaya dengan semakin banyak kehadiran orang-orang seperti anda. Bravo SQ, itulah yang OS butuhkan. Bukan ancaman, tapi memberikan solusi serta membantu melakukan intervensi kepada pemilik perusahaan OS, bukan cuek tapi butuh, tetapi ikut berperan aktif, seluruh pegawai OS tidak terlalu muluk-muluk berkeinginan untuk naik menjadi pegawai PLN, tapi setidaknya dari sisi penghasilan bisa mengimbangi kondisi ekonomi dgn harga-harga yang terus melambung tinggi.

    to other : Thanks, btw saya bukan pegawai OS PLN, tp x-OS PLN, seandainya pun kalian hapus seluruh OS di tubuh PLN, tidak akan ada pengaruhnya bagi diri saya, semenjak saya keluar hingga sekarang, saya sering bertemu dengan rekan-rekan OS terdekat, dari cerita-cerita mereka tidak ada tanda-tanda kondisi / masa depan OS akan membaik, justru malah situasi berjalan semakin memburuk, saya memberikan penilaian dari keluhan-keluhan mereka. Dan saya rasa, sudah waktunya membuka tulisan dengan bahasa sedikit extrim, agar manajemen PLN ataupun Manajemen Perusahaan OS mulai memperhatikan sisi kesejahteraan mereka, krn bila dengan tulisan biasa-biasa, tidak mungkin karyawan PLN akan berbondong-bondong membaca isi tulisan ini, dan sedikit usaha ini saya rasa cukup berhasil, hanya menyikapi harus seperti apa, itu lho maksudnya, bukan berarti perbuatan extrim harus dibalas extrim. Tp dicari jalan keluarnya, misalnya dengan komentar-komentar balasan yang menyejukkan, tentunya bila seperti itu mana tega sih menjelekkan perusahaan negara, bila pegawai-pegawainya penuh dengan rasa belas kasih sayang, seminggu atau bahkan kurang, pasti penulis akan tarik lagi tulisannya, tapi bila realitasnya semakin memanas, penulis akan semakin bersemangat terus membuka aib-aib PT.PLN (Persero) agar pemerintah melakukan reformasi birokrasi di lingkungan PLN. Entah dengan cara apa, tp hal itu musti terlaksana, meskipun tidak instant -yg instant itu kan tdk selalu baik :D-

    Salam

     
  147. Akatzuky_R3

    30 Mei 2011 at 2:59 PM

    miuski manager :) wawaawawa….anda salah “HIDUP itu mesti diperjuangkan seolah-olah akan hidup selamanya” kalimat in.,,, yg sebenarnya ” .HIDUP itu mesti diperjuangkan seolah-olah anda dilahirkan dan mati pada hari ini juga” hahahhaaha
    LOL
    sama aja ma isi blok ini anda ndak mendalami tp anda hanya mengambil apa yg ada dikulitnya sj :)

     
  148. boby

    30 Mei 2011 at 3:33 PM

    (@Vya : Sy tak kan pernah berhenti menulis hingga tujuan tercapai. Trafik hanya sebuah efek samping)

    jd tujuan akhirnya apa neh?! OS dijadikan pegawe tetap?! Gaji OS sama dgn pegawe tetap?! atau apa neh?!
    saya pernah denger ttg pegawe OS (dari lama kerjanya di PLN) minta otomatis dijadikan pegawe tetap, saya rasa itu berlebihan, gmn dgn kerja keras pegawe tetap yg waktu rekrutmen mati2an kerja keras masuk PLN?! Semua pegawe masuk hrs melalui proseuder sesuai standard kebutuhan pegawe, kl OS jd pegawe tanpa tes ya itu namanya konyol..
    Kl merasa mampu jd pegawe ya silahkan OS ikut tes, kl alasan ketuaan karna dah lama kerja di PLN ya itu salah anda knapa dulu2 ga tes rekrutmen PLN ato pernah ikut tes tp ga lulus hingga akhirnya melebihi usia?!

    Utk gaji OS minta sama dgn pegawe tetap ya cari aja perusahaan lain yg seperti anda inginkan, perusahaan yg menggaji pegawe OSnya sama dgn pegawe tetap, pegawe tetap yg masuknya melalui tes rekrutmen dan perjalanan yg berliku hingga akhirnya jd pegawe tetap. saya rasa ga ada perusahaan bodoh seperti itu, dengan beban kerja yg sama tp menggaji sama pula tanpa memandang status pegawe itu OS ato tetap?!
    bagaimanapun yg namanya mjd pegawe tetap itu ga ada yg serta merta jd tanpa hrs tes dan memenuhi kualifikasi.

    jd intinya, kl merasa mampu ya silahkan bersaing secara adil, kl minta disejajarkan ya usaha dan bekerja keraslah untuk bs mendapatkan hak dan kewajiban yg sama. jangan berharap semua sama dan instan untuk sesuatu yang tak sama yg disandangnya/statusnya.

    Asal tau aja, saya pernah jd OS di bank swasta..kmu tau rasanya jd OS di bank swasta?!lebih berat kerjanya drpd jd OS di PLN..mana gajinya mepet UMR,pdhl S1..kl OS di PLN?!kerja cm gt doank tp gajinya lbh tinggi drpd UMR..tp saya punya cita2 “INGIN HIDUP LAYAK”, jd sdh pasti OS bukanlah pekerjaan saya..saya mau seperti mereka yg mjd pegawe tetap yg mempunyai hak yg lebih tinggi drpd OS tp tentunya hal itu karena mereka telah menunaikan dahulu kewajibannya utk mjd pegawe tetap, yaitu tes dan uji kompetensi yg dibuktikan dengan mengikuti rekrutmen terbuka..alhamdulilah lolos tes bkn di Bank itu tp di PLN dimana yg mendaftar ada 10.750 peserta tp yg diambil sesuai kebutuhan hanya 450 peserta saja..nah, adil ga kalian yg OS masuk PLN yg tesnya cm ala kadarnya di perusahaan OS tp minta otomatis jd pegawe tetap ato gaji sama dgn pegawe tetap?! PLN ga sebodoh itu bung, dan ga ada perusahaan yg sebodoh itu..!!

    semoga anda menghentikan kebodohan dan memprovokasi..!!

    nb : saya pegawe tetap, saya penempatan di NTT yg notabene kehidupannya beda secara sosial, kultur dan religiusnya dgn kehidupan saya sebelum mjd pegawe tetap di PLN.. tp itu kewajiban saya sbg pegawe, saya hrs terima meski berat utk menyesuaikan dgn gaya hidup yg sebelumnya waktu di jawa. kl OS ga mgkn kaya pegawe tetap, siap ditempatkan di seluruh indo, jauh dr kelurga dan hidup merantau di tempat yg sama sekali anda belum tahu kondisi daerah dan dipaksa hrs tetap bekerja sembari menyesuaikan keadaan tempat baru.

     
  149. SQ

    30 Mei 2011 at 4:21 PM

    Selamat pagi……

    Saya sangat memahami apa yang dirasakan sahabat saya miuski dan os yang lain. kadangkala untuk memperjuangkan sesuatu yang sekira sulit diperlukan cara yang sedikit “keras” untuk membuka mata dan hati pemegang kekuasaan. ibarat orang kalau tidak mempan dipanggil bisa dengan cara dicolek, bahkan kalaupun tidak mempan juga bisa dengan cara ditendang (tapi pelan-pelan ya….)

    cara inilah yang sahabat saya miuski lakukan, perjuangan tanpa lelah dan pamrih untuk memperjuangkan sahabat2 nya yang masih berstatus os. saya tidak merekomendasikan tetapi saya memaklumi dan memahami, karena dasar perjuangannya adalah KEMAJUAN. karena itu adalah hak dasar manusia.

    Mungkin kita bisa belajar dari pegawai honorer pns, mereka selalu mendapatkan prioritas setiap ada penerimaan cpns, mengapa pln tidak mau belajar dari situ?

    Ada keuntungan kalau os diangkat menjadi pegawai

    1. mereka langsung siap “tempur” karena pengalaman mereka yang sudah lebih dari cukup
    2. meminimalkan biaya pendidikan
    3. tentunya loyalitas dan dedikasi mereka tidak perlu diragukan lagi

    coba kita bicara dengan hati nurani…saya dan os selalu bekerja bersama, tugas demi tugas kami kerjakan bersama, ada suka dan duka. ketika kita bicara gaji, bagaikan langit dan bumi, itu yang membuat saya tidak sampai hati. coba posisinya dibalik? salahkah mereka menginginkan seperti pegawai? TIDAK SALAH

    makanya dibagian saya, managernya mempunyai rasa dan peduli sosial yang tinggi terhadap os, setiap ada uang masuk selain gaji, kami semua menyisihkan dan dikumpulkan lalu dibagikan kepada teman2 os, sehingga mereka merasa senang karena dihargai. mungkin cara ini bisa ditiru….

    lagi-lagi, perusahaan os harusnya ikut memperjuangkan pegawainya. ingat, uang masuk perusahaan os adalah hasil keringat pegawainya!!!

    saya bukan pro terhadap os tetapi saya pro terhadap kemajuan dan nasib os yang tak kunjung jelas di management pln, yang notabenenya mereka juga aset pln, yang patut diberikan perhatian….

    Salam

     
  150. mamat.sontog

    30 Mei 2011 at 4:25 PM

    menanggapi tulisan manusia stress kagak dah gw … jawaban berkelit pastinya dengan otak stress pula … ngawuuurrr …… cape dech ….!!!

     
  151. Ea

    30 Mei 2011 at 4:35 PM

    Wah……..jadi anda bisa menjamin anda akan hidup selamanya ya? wow…….itu sulit dipercaya………

     
  152. miuski manager

    30 Mei 2011 at 11:17 PM

    @Ea : Ya,sy akan hidup selamanya setelah mati ^^ bgmn dgn anda,mgkn mati adlh akhir semuanya :D

     
  153. alhamdulillah

    31 Mei 2011 at 12:58 AM

    saya malu lo sesama OS koq omongannya gitu…. astaghfirrulahh kesombongan hanya milik Allah

     
  154. LASMA

    31 Mei 2011 at 2:25 AM

    MIUSKI MANAGER YG MUNAFIK!!! KLO TIDAK SUKA DENGAN PLN KENAPA IKUT-IKUTAN PENGADAAN TENAGA OUTSOURCING DI PLN???? HAHAHA…. BUKANKAH ITU MENUNJUKKAN KLO SAMPEYAN MASIH BUTUH UANG DARI PLN?? CKCKCKCKKKKKK……

     
  155. omegod

    31 Mei 2011 at 2:33 AM

    ooh, kirain heboh-heboh apa toh, ternyata ga lebih dari seonggok oknum MITRA INSAN UTAMA

     
  156. yuhuu

    31 Mei 2011 at 2:35 AM

    kalo PLN ga mau pake OS lagi gimana ya.? OS jadi pngangguran dong,,,hihihihih…seharusnya OS itu bersyukur PLN masih mau Pake kalian,masih mau bayar kalian,,
    kalo ga mau di perintah ya jangan jadi OS…hahahhahah..
    merasa hebat ? pintar ? punya kemampuan ? tes PLN dong…hahahahah….
    kalo kamu jadi OS,berarti kemampuan mu masih di bawah,,,,,Astaghfirullaha’azimm…maaf yee…mulutku emank kadang suka kelewatan,..hihihihih…

    yasudah kita sama sama berdoa saja,semoga PLN tidak memakai jasa para OS lagi,,biar PLN lebih maju karena di kerjakan oleh pegawai berkwalitas,,dan para OS bisa nyantai di rumah bersama keluarga sambil update blognya yang berbobot ini sambil di temani secangkir kopi hangat.

    love u all

     
  157. wildan juniawan

    31 Mei 2011 at 2:53 AM

    mas miuski,,

    kasian temen temen mas miu yang lainya,,mungkin mas udah ga di miu lagi,,,tapi banyak rekan rekan mas yang masih bertahan di miu..

    kalo buruknya miu di cut kerjasama ama PLN,, gimana nasib rekan rekan mas??

    ngga berfikir ke arah sana?? masih banya pegawai MIU yang berharap bisa terus bekerja walapun sebagai OS..

    mungkin mas punya ke ahlian lain tapi rekan mas yang lainnya apa semua sama??

    pikirkan juga faktor usia rekan rekan mas uang lain..apa jika kerjasamanya di cut mereka bisa dapet kerja yang sama ??

    kasian mas.. perjuangan boleh tapi jangan bawa nama perusahan yang kerjasama dengan PLN..

    nama personal lebih bagus,,, dan ngga ngerugiin temen temen mas yang lain..

    atau takut kali ya jadi beraninya di belakan bendera miu??

    saya ngga tau.. tapi saya rasa jika ini ada dampak terhadap miu dan kerjasamanya di cut .. anda telah mendzolimi rekan rekan miu anda yang tidak tau apa2..

    think ’bout it brad… ^_^

     
  158. boy

    31 Mei 2011 at 3:08 AM

    Mas miuskin, semoga anda tidak miskin seperti hati anda.
    Saya adalah orang awam, seorang OS yang bekerja di BUMN juga selain PLN.

    Saya merasa sangat menyayangkan tulisan anda ini karena terlalu memprovokasi sehingga membahayakan posisi teman-teman anda yang masih bekerja di PT MIU.
    Saya sebagai sesama OS, jika ada di posisi teman-teman anda pasti merasa takut. Jika bentuk perjuangan yang anda lakukan adalah seperti ini, itu justru akan semakin membuat posisi tidak nyaman teman-teman MIU yang notabene sudah merasakan nyaman di tempat mereka bekerja.

    Saya kebetulan ada saudara di Palembang yang bekerja di PT MIU. Alhamdulillah kehidupan di MIU palembang tidak seperti yang saudara utarakan. Tetap ada perbedaan gaji, tetapi bisa diminimalisir dengan hubungan baik antara PLN sana dengan staf-staf MIU.

    Jadi saya mohon kepada anda untuk menarik tulisan ini. Perjuangan anda telah diketahui oleh (paling tidak) pegawai2 PLN. Dan pernyataan anda dalam tulisan ini terasa begitu men-generalkan pegawai PLN. Lalu jika pegawai PLN men-generalkan perlakuan mereka kepada teman-teman MIU, apakah akan ada tanggung jawab dari anda selaku “ujung tombak” perjuangan?Bisa jadi yang tadinya berhubungan baik, menjadi kurang baik. Iya kan?

     
  159. beib

    31 Mei 2011 at 3:18 AM

    *Laugh out Loud… :D
    pasti duLu gajinya Kurang…. makanya kaLo ada lowongan PLN daftar!

     
  160. cucok miuski

    31 Mei 2011 at 3:35 AM

    GUE SUKA GAYA LOE… Tapi kayaknya ente orang gag berpendidikan deh..(titik)
    lol

     
  161. cucok miuski

    31 Mei 2011 at 3:41 AM

    Bos,Kita sesama OS harusnya Bersyukur.. PLN tuh dah baik baik ama kita.. kalo gak ada PLN anak Istri kita makan apa? ngaca bang…pliss.. ngaca.. hiks hiks

     
  162. yus_fu

    31 Mei 2011 at 3:41 AM

    Ambil Positivenya teman,..
    anggap ini cambukan kecil buat bisa mengamdi lebih baik lagi buat negara dan Masyarakat..

    Saudara miuski manager, nitip jangan anda lecehkan perusahaan tempat anda bekeja sekarang .jika anda menemukan pekerjaan yang lebih baik lagi menurut anda kelak.

    Kesombongan Hanya Milik Alloh…
    Taubat gan..
    Alloh maha Bijaksana..Alloh maha mengetahui apa yang kamu kerjakan..

     
  163. miuski lebai

    31 Mei 2011 at 3:45 AM

    ah Lebai Lu…pengen eksis aja.. pengen nyaingin Ketenaran Briptu N*rman yaa.. biar di expose di TV dan surat kabar???? dasar banci

     
  164. ikha

    31 Mei 2011 at 4:33 AM

    sebaiknya introspeksi diri sendiri sebelum menghujat orang lain . di tempat saya bekerja, golongan apakah yg sangat tidak disiplin ? OS . Yang ogah-ogahan kerja ? OS . so ? Think before u act, man , Didaerah Pembangkit , siapakah yg dominan kerja ? Pegawai PLN . Not OS.
    Siapa yg sering hilang waktu jam kerja ? OS ( ngopi ya , bukan alasan ke lapangan ).
    Terima Kasih.

     
  165. Beruk

    31 Mei 2011 at 6:49 AM

    Good Job …. hebat anda tidak bisa terpancing dengan gaya manapun!!!! sayang anda tidak ada keberaniaan, karena saya tahu anda penakut dan kerdil. Saya sarankan untuk segera tidak menanggapi semua ini karena anda bisa terkena UU IT ……. pasal Provokasi dan penghasutan! Kepada Anda Miuski Manager segera tutup blognya sebelum Institusi nya melaporkan ke Polri….. karena dengan hal semacam ini tidak akan menaikan popularitas seperti BRIPTU NORMAN Demikian.

     
  166. rani

    31 Mei 2011 at 7:03 AM

    sebagai OS saya malu ada blog seperti ini, ga bersyukur bangett, ga semua pegawai seperti itu, diruanganku pegawainya baik2 dan alim lagi, seneng bisa kerjasama dengan mereka melihatnya aja sudah bikin sejuk dihati :)

     
  167. MiuSktay

    31 Mei 2011 at 7:10 AM

    Kamu do’a in Maspaijo Nulis amin nya salah… Mana akan Dikabul Allah …. paling lu makin teraniya hahahaha kacian deh orang melarat mau cari sensasi ……. udah lu nasib OS sampe mati nti pas hidup lagi setelah mati jadi aja lagi OS ke malaikat yah hehehehe. Anak Istrimu pasti jelek ya kayak kelakuanmu do’a in maspaijo yang buruk2. Eh kalau jadi OS dikuburan nti jangan lamar OS pencabut nyawa ya, soalnya pasti lu cabut nyawa tuh semua orang PLN hahahahahahahahahahahahah

     
  168. YOSEP ERELA

    31 Mei 2011 at 7:18 AM

    Anda seperti preman juga yach….
    seharusnya anda juga berpikir baik dan buruknya dalam menulis ini…. bagaimana dengan teman2 os anda….
    Anda terlalu sombong… baru juga bisa membuat blog lalu anda congkak….( hanya Allah yang harus boleh bersombong, bukan anda )
    Sekarang lebih baik anda bercermin, merenung dan berfikir ” Apakah saya dengan berbuat ini akan menjadi amal sholeh atau sebaliknya ”
    Berfikirlah dengan iman, berbuatlah untuk ibadah dan berdoalah semoga Allah memberkahi rejeki yang kita terima.

    Salam buat Anda & keluarga Anda
    Yosep Erela

     
  169. tony

    31 Mei 2011 at 7:19 AM

    Bentar2 mas MIUSKI. Di atas ada foto yg menyebutkan cater bukan pegawai. Lha itu foto teman saya (pegawai PLN yg saat foto itu msh OJT di Lampung). Jadi apa tdk salah mas?
    Saya bukan pegawai PLN. Juga bukan OS PLN.
    Cm saya prihatin melihat tulisan2 dlm blog ini.
    Bagi MIUSKI “Jadilah manusia yg pandai bersyukur”..
    Kesombongan itu hanya miliki Allah SWT. Manusia kecil seperti Anda tdk pantas utk sombong.
    (Note : manusia kecil dsni diartikan sbg hamba Allah y..)
    Buat para pegawai PLN : “Semakin Anda melayani MIUSKI maka akan semakin menjadi2 dia. Akan makin sombong dia. Lebih baik bekerja lbh baik utk perubahan yg lebih baik”

     
  170. ivan

    31 Mei 2011 at 7:27 AM

    kepada penulis, yang merasa PLN tidak becus menjalankan perusahaan, yang merasa kemampuannya jauh di atas pegawai PLN, saya sarankan untuk keluar dari Perusahaan tempat anda bernaung lalu membuat perusahaan sendiri. karena kalau anda tetap berdiri dibelakang perusahaan anda, anda tidak terliihat.
    saya rasa klo penulis sudah berani menuliskan PLN tidak becus berarti dia mempunyai dasar yang kuat dan mampu untuk mendirikan perusahaan yang lebih hebat dari PLN.
    masalahnya : sudah tau “PLN kini sudah tak BECUS jalankan Perusahaan” (menurut penulis,red), kok perusahaan anda masi tetap mau kerjasama sama PLN?????
    ato kok penulis masi bernaung di bawah MIU, padahal MIU adalah salah satu rekanan PLN se Indonesia yang mempunyai karyawan terbanyak yang bekerja di PLN,
    Pernahkah terpikir oleh penulis klo karena tulisannya ini PLN tidak mau kerjasama lagi sama MIU????
    Saran kepada Penulis : dari pada ngomporin OS lain supaya melawan PLN, coba anda baca lagi UU 13 tentang tenaga kerja,
    Secara keterikatan PLN hanya bekerjasama dengan vendor bukan dengan OS yang ada dibawahnya, klopun ingin menjadi karyawan PLN silahkan mengikuti aturan rekrutmen yang berlaku di PLN (tapi saya rasa penulis ga ingin jadi karyawan PLN, ngapain kerja di perusahaan yang tidak becus……..)

    “Menuju PLN Maju Modern Mandiri”

     
  171. indra

    31 Mei 2011 at 7:56 AM

    Kalau menurut Saudara pegawai PLN tidak becus mengelola perusahaannya lantas yang mengelola PT MIU bukankan ex pegawai PLN ? Apakah mereka juga tidak bisa mengelola PT MIU ? Kalau menurut saya mereka yg mengelola PT MIU adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan manajemen yang tidak perlu diragukan hal tersebut mereka selain belajar dari sekolahan juga belajar pada waktu mereka aktif (masih bekerja). Kalau dalam mengelola perusahaan harus dihitung untung ruginya termasuk mengelola SDM nya misalkan kalau orang PLN harus jadi kasir dipaymen poin maka PLN akan rugi menggajih orang yg tidak perlu keahlian yg khusus maka cukup di berikan ke pendor yg lain yg mampu mengelolanya atau diserahkan ke Bank yang memang mereka ahlinya dalam mengelola uang, untuk pembaca meter juga sama karena untuk menjadi pembaca meter tidak usah memerlukan keahlian khusus orang lulusan SD saja juga bisa untuk itu PLN berubah bahwa pegawai PLN harus mampu berpikir strategis sehingga seseorang yang menjadi pegawai PLN tesnya cukup ketat dan terbuka buat umum termasuk Saudara boleh menjadi pegawai PLN namun tetap harus melalui tes tidak asal nyelonong (harus mempunyai kemampuan). Kalau Saudara sudah mencoba tes masuk PLN tidak lulus berarti kemampuan saudara masih dibawah standar yg sudah ditentukan oleh PLN. Intinya mari kita bekerja sesuai porsinya masing-masing orang boleh mengkritik tapi harus seimbang, kalau Saudara tidak puas dengan pekerjaan Saudara saat ini saya berpendapat Saudara bisa maju namun harus banyak belajar lagi.

     
  172. ik

    31 Mei 2011 at 8:52 AM

    sak karepmu ngomong lah

     
  173. ngga

    31 Mei 2011 at 8:53 AM

    ngga ada kerjaan lain lo???

     
  174. Ea

    31 Mei 2011 at 8:55 AM

    Owh……mohon maaf, saya kira anda tidak kenal mati…soalnya kemarin bilangnya kalo hidup anda didunia menggunakan logika,bukan berandai-andai…dan akan memperjuangkan hidup karena akan hidup selamanya…

    jadi karya ini yang akan jadi bekal anda untuk hidup setelah mati nanti???

    (Saya kutip dari Panduan Islam yang diasuh oleh : Prof. Dr. Abdul Hay Al-Farmawy)

    عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمَنْكِبَيَّ فَقَالَ: كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ. وَكاَنَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. [رواه البخاري]

    Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang pundakku, lalu bersabda: Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara. Lalu Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata: “Jika engkau di waktu sore, maka janganlah engkau menunggu pagi dan jika engkau di waktu pagi, maka janganlah menunggu sore dan pergunakanlah waktu sehatmu sebelum kamu sakit dan waktu hidupmu sebelum kamu mati”.

    [HR Bukhari]

    Mutiara hadits:

    1. Bersegera mengerjakan pekerjaan baik dan memperbanyak ketaatan, tidak lalai dan menunda-nunda karena dia tidak tahu kapan datang ajalnya
    2. Menggunakan berbagai kesempatan dan momentum sebelum hilangnya berlalu
    3. Zuhud di dunia berarti tidak bergantung kepadanya hingga mengabaikan ibadah kepada Allah ta’ala untuk kehidupan akhirat
    4. Hati-hati dan khawatir terhadap azab Allah adalah sikap seorang musafir yang bersungguh-sungguh dan hati –hati agar tidak tersesat
    5. Waspada dari teman yang buruk hingga tidak terhalang dari tujuannya
    6. Pekerjaan dunia dituntut untuk menjaga jiwa dan mendatangkan manfaat, seorang muslim hendaknya menggunakan semua itu untuk tujuan akhirat
    7. Bersungguh-sungguh menjaga waktu dan mempersiapkan diri untuk kematian dan bersegera bertaubat dan beramal shaleh
    8. Rasulullah memegang kedua pundak Abdullah bin Umar, adalah agar dia memperhatikan apa yang akan beliau sampaikan. Menunjukkan bahwa seorang pelajar harus diajarkan tentang perhatian gurunya kepadanya dan kesungguhannya untuk menyampaikan ilmu ke dalam jiwanya. Hal ini dapat menyebabkan masuknya ilmu, sebagaimana hal itu juga menunjukkan kecintaan Rasulullah kepada Abdullah bin Umar, karena hal tersebut pada umumnya dilakukan oleh seseorang kepada siapa yang dicintainya.

    Saya juga bukan orang baik….tapi mari kita berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik…STOP lah untuk menebar permusuhan dan kebencian…Allah punya porsi rizki tersendiri untuk hamba-hambanya yang pastinya tidak seorangpun tau…Mari kita perbanyak Istighfar…..ingat kesalahan dan dosa2 diri sendiri sebelum berkomentar tentang orang lain…..

    Untuk Para Pegawai PLN…….tetap semangat….buktikanlah kalau pernyataan2 yang dilontarkan itu tidak benar…teruslah berusaha membawa PLN menjadi lebih baik dan lebih baik lagi..banyak rintangan dan godaan untuk menjadi lebih baik…tetap positif…dan jadikan ini kritikan yang membangun……

    Untuk para karyawan OS…tetapl nikmati dan syukur…jangan terbawa emosi….yakinilah ini rizki dari Allah untuk kita….karena anda2 tidak akan jadi OS jika Allah tidak berkehendak…..dan Pegawai PLN juga tidak akan jadi Pegawai PLN jika Allah tidak berkehendak..Allah yang punya kuasa untuk itu semua….

    Salam Positif

     
  175. Intan

    31 Mei 2011 at 9:20 AM

    Kalau anda sangat benci dengan PLN, mengapa anda memakai lambang PLN di blog anda???

    Saya rasa, andalah yang NATO.
    Kurang bersyukur.
    Bisanya cuma mengeluh…
    Rezeki itu di tangan Allah..

    Kalau Anda sanggup, mengapa anda tidak berusaha sebagai saingan usaha PLN? Saya rasa itu lebih fair.

    Memang orang Indonesia saat ini bisanya cuma ngomong aja seh…seperti petinggi2 di Pemerintahan aja.

     
  176. Hamdan

    31 Mei 2011 at 9:33 AM

    MATI KUTU!!!

    NO COMMENT…

     
  177. Susan

    31 Mei 2011 at 9:37 AM

    Ass.wrwb,,..
    sekedar masukan saja dari saya :
    1. Tulisan tulisan saudara ini mengakibatkan kondisi yang tidak kondusif,,, bukankah sdr mau memperjuangkan kami OS,,,yang terjadi dilapangan sekarang adalah timbulnya kecurigaan dan mungkin kebencian pengguna jasa terhadap kami tenaga OS,,,apakah hal ini yg sebenarnya sdr inginkan..?..

    2. Kenapa sdr mengatasnamakan Vendor tertentu,,,bukannya saudara sekarang sdh bukan bagian dari vendor tersebut,,alangkah lebih bijaksana nya kalau mengatasnamakan pribadi,,,

    3. Kalau cara cara untuk memperjuangkan kami OS seperti ini,,,jujur saja,,maaf kami tidak tidak setuju…karena hal ini menimbulkan dampak yang negatif bagi kami,,,masih banyak cara lain yang lebih baik yang dapat dilakukan,,,

    Salam..

     
  178. NYOT2

    31 Mei 2011 at 9:39 AM

    yang bener adalah mensyukuri apa yang ada,kalau anda yg buat tulisan d atas adalah karyawan PLN pasti g akan menulis demikian.semua telah d atur ma ALLAH swt,aku seorang karyawan PLN, bapakku OS di PLN (Cleaning Service).dari situ aku bisa berkesimpulan bahwa ALLAH swt udah mengatur hidup ini dengan sangaaaaaaaaattttt indah.aku begini jg g luput dari doa ibu n bpk ku,yg ihlas menjalani hidup ini,jadi marilah kita saling menghormati 1sama lain,saling mendukung satu sama lain,ttp harus bersyukur,lihat k bawah masih banyak sodara2 kita dsna susah mencari kerja…………

     
  179. Faqih Bachtiar

    31 Mei 2011 at 10:35 AM

    saya pegawai PLN dari Pembangkitan.
    saya tidak setuju jika pegawai PLN dikatakan tidak memiliki kompetensi untuk melakukan pekerjaannya dan hanya mau menerima gajinya saja.

    saya dan teman2 di kantor berangkat pukul 07.00 pagi dan pulang (seharusnya) pukul 17.00. tapi sangat jarang terjadi kami pulang ontime, bahkan sepetrinya 24 jam itu kurang bagi kami.
    setiap hari saya dan teman2 harus melakukan pengawasan terhadap proyek2 yang ada saat ini di unit kami. pengawasan ini tentunya bukan sekedar melihat dan “asal hadir di lokasi proyek”, seorang pengawas tentunya harus lebih ahli dalam hal prosedur, peraturan kontraktual dan dalam segi teknis dari kontraktor. atau minimal setara.
    contohnya : saya lulusan teknik elektro, jaman kuliah dulu tidak pernah sekalipun diberikan ilmu tentang pengelasan, tetapi ketika saya ada di lapangan mengawasi kontraktor, saya harus lebih tau dari kontraktor tersebut tentang pengelasan. bagaimana caranya? saya belajar sendiri, bertanya pada teman yang memang basic pendidikannya adalah mesin, download berpuluh2 pdf tentang pengelasan, sampai harus belajar ngelas di workshop PLN di unit saya bekerja.
    selain pengawasan terhadap kontraktor, kami juga harus melakukan pengendalian di unit pembangkit tempat kami bekerja. Unit pembangkitnya beroperasi 24 jam! PT. Indonesia Power sebagai Operasi & Maintenance.
    pengendalian ini bersifat 24 jam, karena unit juga beroperasi 24 jam. jadi sekalipun kami sudah di rumah, ketika ada panggilan di HandyTalkie, kami harus datang kembali ke unit.
    dan jangan kira kami akan menerima uang lembur seperti karyawan dari PT. Indonesia Power dan PT. Pembangkitan Jawa Bali ataupun dari PT Pertamina.
    PLN TIDAK ADA UANG LEMBUR!!!
    ketika kami datang atau masih bekerja melewati batas jam kerja normal, itu dianggap loyalitas. apakah saya dan teman2 saya mengeluh? jawabannya adalah tidak!!! kami tidak iri pada teman2 lain dari PT. Indonesia Power. gaji teman2 di Indonesia Power pun lebih besar lho dari PLN, seragam mereka pun lebih layak ada di lapangan daripada kami, PT. IP memberikan warepack pada karyawannya, sedangkan dari PLN hanya diberikan 2 stel baju putih-abu untuk pekerjaan lapangan!! bisa dibayangkan bagaimana kotornya kami setelah kembali dari tempat stok batubara disimpan. susahnya kami mencuci baju dan celana bekas kotoran dari batubara.

    can you imagine it?

     
  180. miuski manager

    31 Mei 2011 at 11:09 AM

    to all rekan-rekan OS dan PLN : Maaf hari ini penulis miuski sibuk sekali, bukannya tidak mau membalas, sampe-sampe ponsel sy dipenuhi email konfirmasi bahwa ada yang berkomentar di Blog ini, mungkin besok bila Tuhan berkehendak, penulis akan mengikuti (tepatnya dipaksa :D) Seminar Tentang WiMax di Bangkok, jadi hari ini harus banyak mempersiapkan diri untuk keberangkatan besok, tadinya liburan panjang ini mau di isi untuk meladeni anda-anda, tp berhubung ada tugas dinas yang mengharuskan MIUSKI berangkat besok, kira-kira 3 hari lamanya penulis MIUSKI akan offline dan tidak membalas komentar-komentar kalian ataupun approve, utk yg belum di approve mohon bersabar, krn kesibukan MIUSKI akhir-akhir ini.

    Org2 dikantor yg sekarang smuanya hebat-hebat, ilmu MIUSKI yang 10 tahun tidak ada apa-apanya (wajarlah, byk orang bule, mereka betul-betul pada berotak JENIUS) :D jadinya MIUSKI dianggap newbie :( dan mau tidak mau harus berangkat ke Bangkok untuk menimba ilmu lebih jauh lagi.

    Kemudian satu lagi, pengelolaan pegawai OS di kantor yang sekarang sangat jauh sekali dibanding PLN, disini ada kesempatan menjadi pegawai tetap, spt halnya MIUSKI, sgt bersyukur krn pada tahun ini telah diangkat secara resmi menjadi pegawai tetap di perusahaan ISP terbesar di wilayah ASIA. :D bahagia sekali hatiku hari ini, sehingga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seminar di Bangkok selama 3 hari 2 malam. Mantaff… ntar foto-foto di Bangkok kalo sempat tak Upload Yeaaahhh… Wkwkwkwk… sama aja buka rahasia dong, ga semudah itu, ntar lah kalo iklim Undang-Undang OS di Indonesia sudah mulai berpihak kepada pegawai OS baru MIUSKI buka identitas. :D

    Thanks for attention

     
  181. wong anyar

    31 Mei 2011 at 11:35 AM

    cak kalau gk pingin jadi Outsorching yo kono melok test Penerimaan Pegawai PLN ojo sek penak udele buktikan kalau anda itu memang pantas jadi pegawai PLN.

     
  182. UDIN

    31 Mei 2011 at 11:47 AM

    sudah coba tak googling ga nemu tentang seminar wimax di bangkok ada juga dah lewat waktunya, sudah tanya temen2 yang di ISP juga gak tau…, tak tanyain di kaskus juga gada yang tau…., mudah – mudahan beneren seminarnya
    mudah – mudahan beneran juga dah jadi karyawan tetap di salah satu ISP terbesar di Asia, tapi kok masi bawa-bawa MIU?????
    inget -inget dulu sebelum nulis, MIU menghidupi ribuan karyawannya yang kerja di PLN (sadar ga sadar)

    jangan – jangan ni tulisan boong semua, yang nulis ja ga berani ngungkapin identitasnya, padahal secara logika sudah ga berkaitan ama MIU dan PLN apa ruginya???

    Jangan- jangan ni tulisan KABAR – KABUR, si penulis ngasi KABAR boong terus KABUR..

    hehee……….

     
  183. anizar

    31 Mei 2011 at 12:01 PM

    hahaha… yang nulis ini kayanya pas tahap I buat masuk PLN udah ga lulus yah…?? tenang aja, PLN akan buka lowongan terus koq…belajar yah biar lulus PLN, jangan cuma nulis-nulis sok tau… kasian juga orang tua lu…

     
  184. Akatzuky_R3

    31 Mei 2011 at 12:01 PM

    “Kemudian satu lagi, pengelolaan pegawai OS di kantor yang sekarang sangat jauh sekali dibanding PLN, disini ada kesempatan menjadi pegawai tetap, spt halnya MIUSKI, sgt bersyukur krn pada tahun ini telah diangkat secara resmi menjadi pegawai tetap di perusahaan ISP terbesar di wilayah ASIA. :D bahagia sekali hatiku hari ini, sehingga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seminar di Bangkok selama 3 hari 2 malam. Mantaff… ntar foto-foto di Bangkok kalo sempat tak Upload Yeaaahhh… Wkwkwkwk… sama aja buka rahasia dong, ga semudah itu, ntar lah kalo iklim Undang-Undang OS di Indonesia sudah mulai berpihak kepada pegawai OS baru MIUSKI buka identitas. :D”

    ahahahh trnyata in alasann nya anda jelek2 kn PLN…. kshn bgt.. maaf sj kyknya PLN bgus ndak angkt anda jd pegawai, anda cari enaknya sj ….

     
  185. zaki

    31 Mei 2011 at 12:13 PM

    hmmm….
    di bahas jg ga ada selesainya bozzzzz…..

    di kaji dulu sebab akibatnya….

     
  186. muhdi

    31 Mei 2011 at 12:20 PM

    wah saya kok jadi bingung nih. kl ceritanya OC (PT.Mitra Insan Utama) diperlakukan setragis ini, kok masih mau menjadi Leader perusahaan penyedia Jasa Outsourcing untuk PT. PLN (Persero).
    Apalagi katanya dengan kompetensi-kompetensi yang sangat baik sekali.
    Dari pada anda terus2an menghujat PLN apakah tidak lebih baik anda membuat lapangan pekerjaan sendiri dan bisa membuat karyawan anda sejahtera sesuai harapan2 anda.

    Demikian pemikiran saya, sbgai orang awam saya mohon penjelasan kl komentar saya keliru. Saya tidak mempunyai motifasi apapun dlm penulisan ini.

     
  187. ketawa buat lu

    31 Mei 2011 at 4:06 PM

    dari tulisan2 anda menunjukkan anda dangkal bung,,,
    anda terlalu men-generalisasikan keadaan,,,
    tentu membuat teman2 pln yang lain tidak terima..
    oh iya..kenapa anda tidak menanggapi (menjawab) semua komentar???koq kesannya anda memilih2 komentar yang dijawab (cari komentar yang bisa diserang balik yah??klo komentar yang logis dan “ngena” anda acuhkan???)
    anda dengan sendirinya menurunkan moral anda bung,,,bukannya membuat simpati..
    anda sakit hati jadi OS???atau anda sakit hati karena keadaan anda???terima bung,,,nasib itu…
    jangan iri dengan orang lain,,pake bawa2 OS vs Pegawai tetap..

    untung anda udah g jadi OS d PLN,.,,kalo masih jd OS d PLN,,,bisa jadi duri dalam daging tuh,,menghasut pegawai OS yang lain..
    bung,,,kalo mau cari keadilan,,,belajar dulu makna keadilan itu sendiri,,,

     
  188. Haidar

    31 Mei 2011 at 11:34 PM

    sayang sekali anda yang menulis ini hanya menulis berdasarkan opini semata tanpa ada data yang valid sehingga ini menjadi boomerang bagi anda…

    saya akan membahas satu per satu hal yang anda sampaikan..

    1. Pengaturan/Pengelolaan Keuangan, siapa yang pegang ? Jawabnya : mulai dari hal terkecil seperti pembayaran rekening listrik pun mereka sudah tak becus mengelola, dan kini dilemparkan kepada pihak Bank, dengan menggulirkan program PPOB, bahkan konon administrasi keuangan untuk penambahan daya listrik hingga pemasangan baru pun ditangani oleh Bank, lha.. kerja Pegawai PLN tuh apa ? Becus apa mereka ?

    jawaban: perlu dipahami juga yang dilimpahkan kepada PPOB itu masalah penerimaan keuangan (bukan keuangan PLN) dan ini merupakan hal penting sebagai bukti transparansi PLN dalam penerimaan uang dari pelangan

    2. Pekerjaan Administratif Perkantoran, anda-anda para pegawai Outsourcing lebih mapan dan layak disebut sebagai penggerak perusahaan mengapa ? Coba bandingkan, dari 100% pegawai PLN yang hidupnya bergantung kepada perusahaan, berapa persen dari mereka yang becus bekerja mengurus Administrasi Perkantorannya ? paling hanya 10-20%, tidak mungkin lebih dari itu, sangat mustahil sekali bila bukan rekan-rekan Outsourcing yang mengerjakannya ? Saksinya adalah pegawai Outsourcing. Cater PLN bukan Pegawai PLN

    jawaban: pekerjaan administratif bukanlah pekerjaan yyg krusial dalam bisnis proses PLN atau dengan bahasa kasarnya siapa pun dapat mengerjakannya sehingga hal-hal yang non esensial dari bisnis proses PLN di limpahkan ke outsource sehingga pemikiran para pegawai PLN bisa difokuskan ke pekerjaan esensial PLN

    3. Pekerjaan Pembacaan Meter untuk Tipe KWH Konvesional, siapa yang mengerjakan ? Pegawai PLN kah ? Sudah pasti jawabannya adalah TIDAK !!! Bahkan untuk pembacaan meter industri saja yang konon katanya harus dikerjakan oleh Pegawai PLN sendiri, pada kenyataannya tidak, mungkin hanya sebagian kecil saja pegawai PLN yang bisa mengerjakan itu. Meskipun PLN berencana akan mengimplementasikan KWH Pra-Bayar akan tetapi usaha tersebut banyak menemukan kendala/kesulitan, salah satunya adalah infrastruktur yang belum sepenuhnya mendukung implementasi tersebut, ditambah SDM yang menguasai teknik pemeliharaan KWH Pra-Bayar dari pihak PLN sendiri masih belum mumpuni.

    jawaban : jawaban untruk pernyataan ini akan serupa dengan jawaban sebelumnya (poin 2) namun intinya adalah dengan mempekerjakan hal-hal yg dapat dilakukan oleh siapa saja dengan harus pegawai PLN akan menurunkan efesiensi dimana PLN sebagai perusahaan dituntut untuk efisien dalam menjalankan bisnis prosesnya. dan terkait baca meter pada pelanggan potensial (daya besar) sebenarnya dengan SOP mengerahkan pegawai PLN bukan semata-mata itu hal yang luar biasa namun hal itu hanya penghargaan kepada pelanggan potensial sehingga caternya dilakukan oleh pegawai PLN

    Siapa Yang Berani Naik Seperti Ini ?
    4. Pekerjaan Pemeliharaan Jaringan Listrik, siapakah yang mengerjakan ? Lagi-lagi jawabannya hanya Outsourcing yang bisa mengerjakan, pegawai PLN kembali lagi tidak bisa mengerjakan itu, mau naek bagaimana wong belum apa-apa kaki udah gemetaran mungkin kalo dipaksa naik malah pingsan nyangkut diatas trafo, org perutnya pada gendut-gendut (alias buncit kali yee..!), mungkin kebanyakan makan uang keringat orang lain kali ya, ih.. amit-amit dah.

    jawaban: kenyataannya banyak pegawai PLN yang bisa melakukan itu.. PDKB contohnya

    5. Pekerjaan IT, nah ini sih sudah pasti jawabannya, apa !? Yg pasti pegawai PLN yang mana yang becus sama urusan IT, udah pasti hampir tidak ada, nihil, becusnya cuma suruh-suruh pegawai Outsourcing lagi,.. Outsourcing lagi,… perhatikan saja aplikasi-aplikasi yang bersifat vital di lingkungan PT. PLN (Persero) biasanya dikerjakan oleh Pihak KETIGA.

    jawabannya: Silahkan baca profile saya dan silahkan jawab sendiri apakah benar pegawai PLN tidak bisa IT???? hahahahaha…

     
  189. Rio Indralaksono

    1 Juni 2011 at 1:15 AM

    Saya masuk PLN sebagai abdi negara, dan akan berusaha membuat PLN lebih baik lagi. Apa yang anda bisa perbuat untuk PLN-untuk perusahaan Negara ini?

    Hanya diam berkomentar? Melakukan analisa dan mengumpulkan massa? Bisa jawab?

     
  190. Den-Den

    1 Juni 2011 at 1:35 AM

    Syp pun anda, sesukses apa pun anda, sehebat dan sepintar pun anda..tlg jgn menghujat seperti itu, belum tentu semua karyawan PLN spt itu..

    Anda pinta, anda hebat,..mari bantu PLN dan jgn cuma menghujat & mengkritik..

    PLN sangat butuh orang2 yg pintar & cerdas..(tapi bukan pinter OMDO)

    talk less do more !!1

     
  191. ato

    1 Juni 2011 at 1:42 AM

    kepada semua rekan rekan PLN dan MIU jangan terpancing oleh kondisi ini,,tolong lebih dicermati kembali,,,
    1. pemilik blog ini bukanlah orang MIU (informasi dari ybs sendiri/pemilik blog ini dalam tulisannya )

    2. pemilik blog ini mengatasnamakan vendor tertentu, dia belum percaya diri bertindak atas nama nya sendiri.

     
  192. nugraha_jayusman

    1 Juni 2011 at 2:29 AM

    setiap kebutuhan tenaga OS itu sudah diperhitungkan tentang spesifikasi yg diperlukan oleh perusahaan pengguna jasa, sehingga tarif yang diperkirakan pun disesuaikan dengan standarnya.

    apabila terdapat hal2 yang perlu amandemen berkaitan kontrak jasa OS antara pengguna jasa dengan penyedia jasa tentu ada jalur hukumnya ada prosedurnya.

    kalau menyoal kesejahteraan saya kira tidak “sekejam” yang disampaikan penulis. manajemen pengguna jasa juga tidak menutup mata, untuk hal2 tertentu diluar kesepakatan kontrak dengan penyedia jasa, manajemen pengguna jasa ada penghargaan juga memang tidak setiap saat, tp pada saat moment tertentu yang memang tepat.

    yang jadi permasalahan yaitu sejauh mana transparansi PERUSAHAAN PENYEDIA JASA OS yang notabene sebagai penyalur tenaga kerja os kepada perusahaan penggunanya. bagaimana perusahaan penyedia menerapkan komisi atas tarif / hornor per pegawai os yang disepakati dalam kontrak itu juga perlu di sampaikan kepada para tenaga kerja yg disalurkan.

    sebagai catatan, tuntutan itu seyogyanya disampaikan oleh Penyedia Jasa kepada pengguna. akan lebih kuat posisi hukumnya, karena yang menandatangani kontrak penyediaan jasa OS itu direksi penyedia jasa dengan manajemen pengguna jasa.

    point lingkup jasa yang disepakati juga sudah jelas di kontrak. jd sudah jelas.

    kalau hanya membuka blog seperti bukannya memberi solusi kepada rekan2 OS maupun manajemen pengguna jasa… tp malah memperkeruh suasana saja.
    saya yakin rekan2 OS orang2 cerdas, makanya jasanya digunakan.

    saya kembalikan justru jangan sampai rekan2 OS (maaf) dimanfaatkan pihak2 tertentu untuk kepentingan orang2 yang tidak bertanggung jawab.

     
  193. wandy

    1 Juni 2011 at 2:47 AM

    bung jangan jadi orang yang picik….masih banyak pegawai PLN yang mempunyai intregitas yang tinggi…anda aja mendaftar diPLN belum tentu diterima bung…jangan mengomentari sesuatu tanpa landasan yang kuat BUNG !!!!

     
  194. wong Awam

    1 Juni 2011 at 3:09 AM

    blog picisan, isinya cuman kritikan…baru tau ada orang yang cuman mengkritik tapi ga bisa ngebangun.

     
  195. OS.

    1 Juni 2011 at 3:11 AM

    wahai manusia ciptaan alloh…..!!
    kalian gak usah SALING MENCACI satu sama laen tp bagaimana qta berupaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap PUBLIK (rakyat cilik). dan qta harus bisa menyadarinnya.
    sebetulnya aku pun tdk ingin mengatakan ini semua tp apa gak ada solusi atau jln keluarnya untuk pegawai OS yg telah mengabdi di PLN yg sudah puluhan tahun.

    – tolong para pejabat tinggi, lihat lah OS yg kesejahteraanya nihil.
    – lihatlah berapa gaji OS dengan kehidupan skr.

    mohon para pejabat untuk memperhatikan OS, karena qta selaku OS pun ingin memiliki harapan yg ingin dicapai.
    terimakasih kiranya ada yg mau baca keluh kesah ini

     
  196. rio

    1 Juni 2011 at 3:12 AM

    hhahaha…
    lu liat dulu pegawainya gimana cunk…
    lo OS dimana dulu…

    bukan PLN aja yang gini sebenernya, semua perusahaan peninggalan orde baru yang rekrutmen nya bukan berdasarkan kemampuan individual ya gini..
    cuma sekarang PLN dah berbenah diri..

    lo juga ga tau bgt gi

    kenapa pake OS..
    lah, sampean kok mau kerja jd OS di PLN kalo kerjaannya ga becus??

    karna kekurangan Sdm Makanya di pake OS, dan fungsi OS cuma untuk membantu, ada ga OS yang jd penghasil keputusan??? ga ada cuy.. jd ya tugasnya hanya membantu.. kalo pun ada yang dah kelewatan sampai ke dalam, itu salah individualnya, BUKAN PLN nya..

    JADI JANGAN HINA PLN NYA, SEBAB PERUSAHAAN INI DAH CUKUP BERBENAH, bekerjalah dengan baik, jangan mengeluh.

     
  197. KARYAWAN OS YG TIDAK SEPINTAR BOSS MIUSKI

    1 Juni 2011 at 3:24 AM

    ASTAGFIRRULLOH HALAZIIM…..
    LUCU SEKALI SAYA MEMBACA TULISAN2 SAUDARA BOSS MIUSKI (MIUSKIN PIKIRAN), SAYA SEBAGAI SESAMA OS SANGAT TERAMAT MALU, SAYA ORANG YG TIDAK SEPINTAR ANDA TETAPI GAK SEMUDAH ITU BISA ANDA BODOHI

    Misi sy skrg adalah memperjuangkan nasib OS dgn membandingkan kerja OS vs Peg.PLN. Itu saja,.. amal MODE ON! Insya Alloh SUKSES! AMiiieeennn…
    MUDAH2AN ANDA MASUK SURGA, Apa ada berjuangan dengan membanding2kan pekerjaan orang, dengan menjelek2an orang, berfikir dulu saudara sebelum menulis, disini CIRI KEMARAHAN ANDA KARNA TIDAK LULUS SELEKSI TES JADI PEGAWAI TETAP. Itu juga menandakan anda seorang yg tidak bersyukur telah diberikan rezeki dari Alloh, masih banyak SAUDARA2 kita yg tidak dapat hidup layak seperti kita.

    Maaf hari ini penulis miuski sibuk sekali, bukannya tidak mau membalas, sampe-sampe ponsel sy dipenuhi email konfirmasi bahwa ada yang berkomentar di Blog ini, mungkin besok bila Tuhan berkehendak, penulis akan mengikuti (tepatnya dipaksa ) Seminar Tentang WiMax di Bangkok, jadi hari ini harus banyak mempersiapkan diri untuk keberangkatan besok, tadinya liburan panjang ini mau di isi untuk meladeni anda-anda, tp berhubung ada tugas dinas yang mengharuskan MIUSKI berangkat besok, kira-kira 3 hari lamanya penulis MIUSKI akan offline dan tidak membalas komentar-komentar kalian ataupun approve, utk yg belum di approve mohon bersabar, krn kesibukan MIUSKI akhir-akhir ini.
    Org2 dikantor yg sekarang smuanya hebat-hebat, ilmu MIUSKI yang 10 tahun tidak ada apa-apanya (wajarlah, byk orang bule, mereka betul-betul pada berotak JENIUS) jadinya MIUSKI dianggap newbie dan mau tidak mau harus berangkat ke Bangkok untuk menimba ilmu lebih jauh lagi.
    Kemudian satu lagi, pengelolaan pegawai OS di kantor yang sekarang sangat jauh sekali dibanding PLN, disini ada kesempatan menjadi pegawai tetap, spt halnya MIUSKI, sgt bersyukur krn pada tahun ini telah diangkat secara resmi menjadi pegawai tetap di perusahaan ISP terbesar di wilayah ASIA. bahagia sekali hatiku hari ini, sehingga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seminar di Bangkok selama 3 hari 2 malam. Mantaff… ntar foto-foto di Bangkok kalo sempat tak Upload Yeaaahhh… Wkwkwkwk… sama aja buka rahasia dong, ga semudah itu, ntar lah kalo iklim Undang-Undang OS di Indonesia sudah mulai berpihak kepada pegawai OS baru MIUSKI buka identitas.
    Thanks for attention

    BOSS MIUSKI (MIUSKIN PIKIRAN) Kalo memang anda sudah hebat dan bekerja di perusahaan ISP terbesar di wilayah ASIA handal kenap Bikin blog yg gratisan, gak bikin karya anda sendiri, katanya anda handal dan lebih pintar dari orang2 PLN, Saya Sesama OS jadi malu punya rekan OS seperti anda yg hanya bermulut besar saja, mohon dijaga tingkah laku dan kata2 anda, saya tidak lah sehebat anda, terlihan sekali kalau anda hanya bisa berbicara, tolong dipikirkan lagi, Kenapa hanya OS di PLN saja yg anda bicarakan, kenapa OS yg bekerja diperusahaan SWASTA atau BUMN lain tidak anda Bahas, itu menunjukan kebodohan dan sakit hati diri anda sendiri, kalau anda manusia yg suka bersyukur syukurilah bahwa anda masih diberikehidupan, masih diberi waktu untuk menjelek2an org lain, masih bisa MENIPU masyarakat Indonesia Akibat Tulisan Anda Ini, SAYA DOAKAN SEMOGA ANDA MENJADI ORANG YANG SADAR DIRI, INGAT AKAN USIA ANDA YG SUDAH KEPALA 3, MALU KAWAN ANDA LEBIH TUA DR SAYA TETAPI TIDAK DAPAT BERFIKIR JERNIH. JIKA MEMANG ANDA TELAH MENJADI KARYAWAN PERUSAHAAN ISP terbesar di wilayah ASIA, JANGAN SOMBONG, SAUDARA HANYA KARYAWAN, INGAT DIATAS LANGIT ADA LANGIT. Saya Bersyukur karna anda tidak Jadi Pegawai TETAP di PLN, mungkin bila anda ikut TES ANDA TIDAK AKAN LULUS, karna terlihat jelas ANDA PRIBADI YG SOMBONG DAN CONGKAK.

     
  198. OS

    1 Juni 2011 at 3:28 AM

    gmn rasanya menjadi OS diperusahaan besar. maka itu tolong diadakan tes/pengangkatan OS se indonesia??

     
  199. popeye imut

    1 Juni 2011 at 3:50 AM

    ente cuma bisa jelekin orang lain…
    pintarnya ente dimane cuy, ikut tes PLN dunks klo ente pintar………

    tp beruntunglah PLN gk punya pegawai yg tipenya kyk ente,bisa ngomong aja….

    klo tong kosong emg nyaring sih bunyinya…

    PAUK KAU !!!!!!!!!!!!!!!

     
  200. afif

    1 Juni 2011 at 3:53 AM

    waaah..ramenya…
    ada yang harga diri brasa ksinggung jadi pada sewot…haha…

    semuanya butuh proses, gan…
    kalo yang udah2 emang ane akui di PLN ada benarnya artikel agan…

    belakangan PLN udah berbenah dengan segala upaya untuk perubahan ke arah yang lebih baik untuk semuanya..
    kita ikuti proses yang sedang berlangsung…
    InsyaAllah akan ada perbaikan untuk semua nya yang signifikan dalam waktu dekat…

    mari kita kritik selalu PLN untuk kemajuan di masa depan..

     
  201. Freak People

    1 Juni 2011 at 4:11 AM

    Saya yakin pengunjung blog ini banyak dari PLN..
    Hebat sekali ya..

     
  202. LOHAN

    1 Juni 2011 at 4:19 AM

    NEGARA TELAH DIRUGIKAN KARENA TIAP PELAPORAN KEUANGAN DARI PIHAK PLN HANYA BISA BICARA “PLN MENGALAMI KERUGIAN KARENA,.. BLa.. BLa.. BLa..

    HAHAHAHAAAAA,,MASIH BEGO KOK PEDE KRITIK MACAM2…SARAN SAYA DIPELAJARI DULU YANG KATA-KATA YANG SAYA TULIS DI ATAS SEBELUM ANDA DIPERMALUKAN DENGAN TULISAN ANDA SENDIRI. SAYA CUMA TURUT PRIHATIN SAJA DENGAN KEGOBLOKAN ANDA.

     
  203. ALIMUDDIN

    1 Juni 2011 at 4:23 AM

    Biasa Tuh..yang tidak tercapai nafsunya…
    Kalau tidak mau kerja lagi silahkan anda mengundurkan diri jadi OS biar pegawai yang kerja..pegawai bisa membuktikan kalo kami bisa juga kerja..

     
  204. senopatilawu

    1 Juni 2011 at 4:33 AM

    Paling2 yg punya Blog nggak lulus tes PLN jadinya ngaco gak karuan.

    wkwkwkw…

    bukan begitu mas….

     
  205. gudril

    1 Juni 2011 at 4:40 AM

    sirik tanda tak mampu

     
  206. Dwija

    1 Juni 2011 at 4:41 AM

    Hihi…kasian…ada yang mewek…
    kayak udah beres aja…
    spv lo ditempat gw aja ga becus ngurus data administrasi pegawai OS nya.

     
  207. Dwija

    1 Juni 2011 at 4:44 AM

    Kalo emang OS MIU full skilled, coba dong ikut rekrutmen PLN.

    atau kalo emang sesuai yang anda bilang, buka lapangan pekerjaan sendirim atau cari pekerjaan di perusahaan besar lainnya.

    Hidup adalah soal pilihan, kalo di PLN tidak diapresiasi dengan baik.silakan cari perusahaan lain yang sesuai keinginan anda

     
  208. PLN JAYA

    1 Juni 2011 at 5:03 AM

    ini mah uma tulisan OS yang stress, sukuri aja yg ada bos, gak usah singgung2 orang, sekarangan kan hampir semua perusahaan pake OS, hah tulisan gak penting, -___-

     
  209. toni

    1 Juni 2011 at 5:30 AM

    Halah bilang aja kamu pegawai MIU yg iri dgn peg PLN..
    Saya sdh melihat byk kntr pln..memang untuk kerja kasar lbh banyak outsourching ny yg mengerjakan..tp byk hal2 yg bersifat pemikiran n perencanaan yg merupakan inti dr pln itu yg tak mampu di lakukan tenaga outsourching.mereka tau kerja..tp butuh yg memikirkan pekerjaan ny itu..itu lah peg. Pln..

     
  210. jepri

    1 Juni 2011 at 5:52 AM

    sabar bang…kalah tender pengadaan OS di PLN yak?? :))

    masih banyak perusahaan laen yg butuh tenaga OS…

     
  211. Putrie

    1 Juni 2011 at 6:13 AM

    ckckckck…bung miuski anda ini terlalu angkuh ya, anda bangga bisa membuat blog seperti ini, anda bangga telah diangkat menjadi pegawai tetap di salah satu perusahaan ISP terbesar diasia, hanya sebatas itu kemampuan yang anda miliki??masih banyak yang diatas anda (termasuk saya)
    saya ex OS, PT.MIU tepatnya….. saya sangat bersyukur pernah bekerja diperusahaan PT. MIU, dan apa yang anda gambarkan mengenai PT. PLN sangat bertolak belakang dengan apa yang anda sebutkan, saya yakin anda adalah salah satu orang yg tidak pandai bergaul dilingkungan PLN dan OS…dan saya yakin anda adalah orang yang sakit hati karena gagal test masuk PLN…pasti!!!!

     
  212. Hasbi

    1 Juni 2011 at 6:37 AM

    HATI-HATI.. HATI-HATI.. HATI-HATI PROVOKASI…!! memperjuangkan nasib OS kq dengan mencela pihak lain?? Naudzubillahimindzalik!!!

     
  213. ooh OS

    1 Juni 2011 at 7:33 AM

    sedih banget bangsa ini…tiada hari tanpa berantem, mengunjing sana sini..

    astagfirulloh. bertaubatlah kalian seblm alloh menurunkan azab yg penih.

     
  214. firman

    1 Juni 2011 at 7:33 AM

    sebagai sesama ex. PT MIU saya sangat miris liat blog yang anda buat… tentu anda punya alasan sendiri dgn membuat ini dan sudah mempertimbangkan akan resikonya… tp sayang kenapa bawa2 nama PT MIU yaa? Ada apakah? mang OS di PT PLN cuma PT MIU yaa? saya tidak sepintar anda tp saya punya hati & pikiran yg sehat… saya hanya ingin mengingatkan bahwa anda dapat sePINTAR& seBERANI ini karena anda pernah punya pergaulan di PLN dan PT MIU. Setidaknya 2 Perusahaan itulah yang pernah membesarkan anda dengan segala kelebihan & kekurangannya. Seharusnya anda MALU dgn menghujat PLN krn anda pernah mencicipi gaji dari Perusahaan ini… Maaf menurut saya pemahaman anda tentang PT PLN dan PT MIU masih dangkal… karena sbg seorang intelektual & harusnya merangkul kelemahan ato kekurangan PLN dengan membuat solusinya. Mungkin anda sekarang bekerja ditempat yg jauh lebih nyaman. PNS kah? BANK kah? maaf ato PSK kah? Bersyukurlah dengan sesuatu yang sudah anda dapat… mari kita berkarya dengan ilmu bukan dengan nafsu…

     
  215. Ari

    1 Juni 2011 at 8:00 AM

    Pegawai PLN banyak yang datang pagi terus nyalain komputer,
    – ngopi diwarkop sampai jam 10.00, masuk ruangan lagi baca-baca surat,
    – jam 11.00 pergi ke rumah makan utk makan siang balik lagi kekantor jam 14.30
    – lalu sok sibuk …………………
    – jam 16.00 pulang.

     
  216. lea

    1 Juni 2011 at 8:01 AM

    daripada anda hobi mengkritik PLN,tidak ada hal lain kah yg bisa anda lakukan agar lebih memberi manfaat buat masyarakat dan OS seperti yg selalu anda elu-elu kan?
    bukankah Anda juga Omong Doang tapi gag bisa melakukan hal yg lebih baik?
    artikel yg bagus adalah artikel yg memberi solusi,bukan yg mencari2 kesalahan orang.
    jika anda bisa ngomong tp gag bisa berbuat,lebih baik anda diam.

     
  217. rere

    1 Juni 2011 at 8:09 AM

    Dear mas/mba miuski
    kalo udah ga cocok kerja di pln, resign aja.. coba aja tes masuk di perusahaan lain skala internasional misalnya di schlumberger, british petroleum, premier oil, unilever, dll kalo keterima sebagai pegawai kabari kita2 ya.. atau klo keterima sebagai OS lagi juga kabari ya..
    btw keren deh anda bisa mengelola blog, kalah temen2 saya orang IT yang sudah bisa bikin software aplikasi, Standard Operation Procedure, karya inovasi untuk mengatasi losses, dll..
    pokoknya anda tetep yang paling keren (mungkin se-RT/RW tempat anda bermukim) karena sudah membuktikan kemampuan anda yang hebat membuat blog.. mantap deh.. daftar MURI aja kali aja menang..

     
  218. Ryan

    1 Juni 2011 at 9:01 AM

    Salam,

    Sepertinya ada banyak teman-teman yang menaruh perhatian terhadap PLN :)

    Saya ijin menyatakan pendapat

    Ok yang pertama satu adalah orang baru di PLN, dan bisa dibilang saya dulu juga termasuk orang yang anti pati dengan PLN.

    Mengujat dan mencaci maki hal biasa yang sering saya lakukan, saya dulu terlalu picik yang menggangap bahwa PLN itu bodoh dengan padahal sudah memonopoli listrik masih aja merugi.

    Namun semua itu hilang setelah saya bergabung dengan PLN, akhirnya saya sadar PLN itu adalah sebuah perusahaan negara yang permasalahannya begitu kompleks.

    Mungkin orang luar akan melihat kerja di PLN itu enak, ya memang enak karena saya bisa mendapatkan pendapatan lebih dibandingkan pekerjaan-pekerjaan saya sebelumnya. Namun resiko dan tanggung jawab yang kami dapatkan juga sesuai dengan hak yang kami dapat.

    Buat saudara Miuski mungkin anda menggangap diri anda membela nasib para OS di PT. MIU namun anda sendiri telah resign dari PT MIU dan malah membuat blog yang mengatasnamakan PT MIU, seharusnya anda sadar hal ini hanya kan menimbulkan konfilk yang tidak penting antara OS dan Organik PLN.

    Kalau memang ingin membuat perubahan jangan memberikan hujatan-hujatan, karena hanya orang yang tidak berpendidikan yang melakukan hal seperti itu. Cobalah mengkritik dan memberi saran, mungkin hal ini lebih baik. :)

    Dan buat teman-teman GEMA PLN janganlah terpancing untuk memberikan komentar-komentar negatif, ayolah kita ini semua adalah orang berpendidikan mari kita membalas dengan lebih elegan.

    Semangat ya…

    Ingat lagu kita saat masih pelatihan di KOPASSUS…

    .. Dicaci, dimaki dan dibentak-bentak..

    jadi kalo ada hal seperti ini mari kita hadapin dengan senyuman.

     
  219. Robi

    1 Juni 2011 at 9:04 AM

    Dear MIUSKI

    sebelumnya terima kasih atas masukkan dan kritikannya. Namun demikian sy begitu sedih dengan cara pandang Saudara. Sy di Unit PLN Wil Kalbar punya banyak teman baik yang berasal dari OS. Sy akui banyak dari mereka yg berkompeten dan bagus namun banyak pula yang sebaliknya. begitu juga dengan Pegawai PLN ada yang baik kinerjanya tp ada pula yg kurang baik.

    Kita disini berkerjasama untuk membangun kelistrikan Indonesia khususnya di Kalbar. Dengan semangat kebersamaan yang baik.

    Beberapa waktu lalu sy pernah memproses Pencurian BBM yang dilakukan oleh pegawai OS MIU yg sekarang sudah ditahan Kejaksaan. Saya sangat menyangkan kejadian tsb karena di waktu yang bersamaan sy berusaha untuk menyelamatkan kawan2 OS yang memiliki kinerja dan integritas tinggi dari kemungkinan adanya pengurangan pegawai OS.

    Sy mohon kepada MIUSKI yg terhormat mohon jgn melakukan provokasi yang dapat memecah belah segala kerjasama yg sudah terjalin secara harmonis antara Pegawai PLN dengan Pegawai OS.

    Sy juga termasuk orang yg kurang setuju dengan adanya OS kita selalu ingin tidak ada perbedaan namun demikian semua sudah ada jalan nya masing2. karena Rizki dan nasib semua di tangan Tuhan. Mari kita sama2 berpacu berprestasi dalam setiap apa yang kita kerjakan. karena Rizki datang dari Tuhan mari kita semua berpasrah dan kerja Ikhlas. Setiap kewajiban yang kita lakukan akan selaras dengan hak yang kita dapatkan.

    Semoga Anda dapat melihat sisi lain dari Pegawai PLN.

    Saya Robiatna Agus Fanhar Assistant Analyst Hukum PLN Wilayah Kalimantan Barat.

    Semoga yang terbaik selalu menyertai anda.
    Terima Kasih.

     
  220. Sang Pencerah

    1 Juni 2011 at 10:03 AM

    Saya Bukan Pegawai PLN, tetapi saya mantan OS yang sudah tidak bekerja lagi .. Alhamdulillah sbg OS di selama hampir 20tahun di PLN saya dapat menghidupi keluarga saya dan anak-anak saya sudah menjadi sarjana
    Terimakasih PLN, maju terus semoga PLN diberikan kekuatan untuk membangun Indonesia

     
  221. Pw

    1 Juni 2011 at 10:21 AM

    Untuk penulis blog ini harap introspeksi diri dulu sendiri baru nulis. sepertinya anda ada sakit hati aja kayanya.

    N satu hal jangan sombong baru bisa ngelola blok aja, masih banyak orang IT yang pintar tidak sesombong anda.

    Kritikan anda hanya akan membuat otak anda semakin berfikir sempit

    tks

     
  222. gundala putra petir

    1 Juni 2011 at 11:39 AM

    MIUSKI sakit hati yah sama PLN? kalah tender atau diPHK sama PLN. KACIAN deh lu….hehehehehhe
    ke laut aja lu

     
  223. dhani

    1 Juni 2011 at 12:06 PM

    sy ga bs berkomentar banyak bt blog anda….
    blog anda bagus sekali untuk orang yg lulus S3 (SD, SMP, SMA) ga tau klo da terusannya or klo ga sampe S3…
    klo sy ikut komentar pasti anda sangat senang sekali gr2 da orang pln 1 lg yg terpancing amarahnya….
    sukses bt blognya yg memancing kemarahan….
    satu pesan “klo dah ga digunain dipln jgn sewot”…hahahah

     
  224. boby

    2 Juni 2011 at 3:01 AM

    Nah yg ini br bener gan,hrsnya lu ngebalesya dimari gan,ett dah..ampe gw bantuin neh,emang gini nih kl ngandelin OS yg kerja..hrs tetep Pgawe yg turun tangan buat ngebenerin..!!

    Buat udin, si OS ngebales komennya bkn di artikel ini malah di artikel “Fakta Terbaru : PLN Mulai Jadi “sarang preman pasar” !”..tp gw udah rapiin gan, monggo dikomentarin lg gan..!!
    (komentar die setelah tulisan miuski manager dibawah ya gan)

    “Woiiii..Yang ini salah room gan,bkn di artikel ini gan..LOL
    Pantesan kamu disuruh belajar lg, lha wong lu nya oon gini..!!udahlah gan,lu nambah2 dosa aja sih,suka bgt ya lu disumpahin,didoain,dibenci ma org byk..kaga percaya?!lu liat aje gan,tulisan bejibun gt ga ada yg ngebela,yg ada malah nyumpahin..!!set dah..!!kayanya mati lu sengsara gan,seret kluarnya tuh nyawa..abis jiwanya kaga sayang raganya sih,jiwanya buat neg-provokasi dan memfitnah..ya otomatis raganya yg nrima batunya,ngerasain sakit bgt pas sakaratul maut..malaikatnye main2in waktu nyabut nyawa lu akibat hobi lu yg provokator dan ngefitnah gan..!!masya Allah..!!”

    “Miuski Manager

    31 Mei 2011 at 2:04 PM

    Rate This

    to @Udin : Hadjuh @_@,.. Hehee.. (PeN!nG MODE : ON for While) penasaran toh mas :p, piye toh ? sampe hrs googling n ngasKus segala buat cari informasi seminar yang mo ane ikutin, perhatian amet, takut ye ane kalo ane ga bs bls komentar ente-ente selama 3 hari, dikangenin tp saat ini begitu dibenci, kalo begitu ane disuruh ikutan seminar ape dong kesono!? Mungkin disuruh liburan kali? Sekedar bocoran aje ye, seminar ini hanya internal lingkungan perusahaan doang, atau bahasa kerennya training buat newbie-newbie deh, mengenai pengetahuan dasar-dasar WiMax ampe ke implementasinya. Emang sampean tahu ane kerja di ISP mana? palingan juga ente yang nge-Bull Shit, wkwkwkwk… oh iye, gue revisi dech, sebetulnya bukan ISP terbesar di ASIA, tp salah satu ISP terbesar di wilayah ASIA, itu mungkin ungkapan saking cintenye ane ma perusahaan ini kalee, ya wajarlah :) spt cintanya kalian pada PLN, kepala dibikin kaki, kaki dibikin kepala juga pasti ente-ente lakuin demi cinte (kate piter pen begitu kan :) )

    Kemudian … suka-suka ane lah, ini blog ane, kalo ane ga sibuk ya ane reply, kalo sibuk ya sory..sory.. aja jgn dimasukin ati ma pikiran miring ntar malah sinting lagi :D , kalo ane jwb terus-terusan dikata pengangguran ga da kerjaan, kalo ane ga jwb disebut ane mencari jalan kabur atau bo’ong, jadi maunya gimana dong? mslhnya begini toh re’, kalo emang bener lantas ente-ente mo pd ngapain n untungnya ape bwt ente-ente, kalo ane bo’ong mo ngapain, terus kerugiannya apa buat ente-ente, yg ngongkosin bkn ente, perusahaan gue kok, jadi ane harus pelototin terus BLOG ini, emangnya gue siapa ente? berani benar kasih-kasih perintah, ane bukan sapa-sapa MIU atw PLN lagi skrg! ga da pengaruhnya lagi bwt gue kalo ente-ente mulai dari yg kelas teri sampe pejabat PLN mau sapu habis OS di PLN juga, menemani kalian yang ga da kerjaan! Ente-ente emang kalo lagi dlm kondisi batok kepalanya panas ampe rela ngorbanin waktu jam kerja nge-net dikantor plg kerja nge-net lagi baca komentar-komentar di BLOG ini kali ye..! :D

    Sekali lagi, sory berat deh ye! karir ane jauh lebih penting ketimbang komentar-komentar iri kalian karena ane udh siap-siap TAKE OFF to Bangkok. Hahahaaa.. am so hepi today… one more time before I Sleep, sory kalo 3 hari kedepan ane musti offline.

    Kalimat terakhir nih sebelum gue tidur bermimpi sudah check in di lokasi :D terus terang aja deh, sebetulnya gue sama sekali kagak butuh komentar-komentar ente sekalian, sekali lagi baca dengan benar ya, jgn ampe gue ngecap ente-ente pada kagak berotak n kagak ngarti tulisan gue “GUE KAGAK BUTUH KOMENTAR ENTE SEKALIAN“, kagak gue approve malah jadi pada sewot, ini BLOG gue, mo gue hapus kek, mo gue cuekin kek, itu HAK ASASI gue, kalo lo emang bisa knp gak dijebol aja ini BLOG, lantas tutup (close.. destroy.. or anything u like deh) kan beres surebes!

    Udah ah, selamat malam sodara-sodara sekalian. Gue kpgn mimpi indah dulu ye :) ntar deh gue bagi-bagi ilmu kalo plg dari pelatihan, itu pun kalo ente-ente pada sudi nerimanye, kan rekrutmen PLN itu org2 bertalenta tinggi, cerdas n pinter-pinter :D miss u all dech ye! jgn kangen ye! :p

    Regards, MIUSKI always Love U All :D

     
  225. netral

    2 Juni 2011 at 5:13 AM

    I LOVE U BROTHER BOBY..
    SMANGAT BUAT KARIRNYA..

    Semua orang ingin yang lebih baik. Berusaha, berdo’a dan pasrahkan lha kepada yg KUASA..
    Kita hidup gk sendirian.. kita butuh orang lain..
    PLN ato OS hakekatnya sama, sama2 bekerja untuk mendapatkan nafkah dan menjadi orang yang lebih bermatabat. dan kesuksesan. dan keduanya saling berkesinambungan.

    kita bicara diluar topik. sebagai renungan. untuk kalian pegawai PLN maupun OS apakah sudah bersyukur bisa kerja dan mempunyai nafkaH?

    lihat sekitar kita, pengamen, pengemis, gelandangan, mereka msh banyak disekeliling kita. untuk makan 1x sehari saja mereka susah apalagi 3x sehari seperti kalian??

    coba lha lihat diri kalian,, apakah sudah lebih baik dengan memamerkan segala kelebihan kalian?? dan tidak kah kalian empati melihat saudara2 kita yang kekurangan??
    bersyukur lha kawan.

    untuk temen2 OS: tetap semangat dan berusaha menjadi lebih baik, spti om BOBI thu,, yg sukses smpai k negara tetangga.

    untuk teman2 PLN: tingkatkan syukur, berusaha untuk bangun citra PLN yang lebih baik d banding skr.

    good luck friend!!

     
  226. Harry Tambunan

    2 Juni 2011 at 5:32 AM

    Wadowwwwhhh lek .
    Siipp babamm .. Marlapak so anonn .

    Barisan sakitt hati ny Kau ..

     
  227. sekedar-ikutan

    2 Juni 2011 at 9:31 AM

    Liat komentar si miuski yg trkhr jd ketawa sendiri…intinya gini ya miuski yang skrg udh kterima kerja di perusahaan besar asia…dan smoga prusahaan bru lu itu g salah terima orang..entah itu pegawai pln entah OS…sm2 pnya kekurangan..bkn keseluruhan tp oknum2ny aja…yg gua liat di pt.pln pembangkitan..justru OS kok yg byk g bs bnyak dan pegawai yg menguasai byk hal..OS dsuruh ngoperasiin pembangkit malah lari..dan pegawai alhmdulilah dgn lancar ngoperasiin pembangkit…
    Dan kalo lu nganggep komen2 disini g penting scara g langsung lu ngakuin kalo apa yg lu tulis dsini g spenuhny bnr dan g memiliki analisa yg tepat..dan jg wktu prtm lu bilang lu bs ngelola blog ini..ini bullshit besar…lu ampe pusing sendiri kan ngeladeni komentar2 yg nyerang lu..intinya lu g sepinter Outsource2 yg lu anggep pinter itu lah…

     
  228. tintin

    2 Juni 2011 at 9:42 AM

    Seperti biasa,, orang indonesia hanya bisa mengkritik tanpa tahu titik
    Yahh,, saya cuma memberi tahu
    Poin2 yg anda tulis itu hanya negatipnya saja.
    Anda “lupa” (sengaja lupa karena buta) banyak terobosan2 positip yg di buat karyawan2 PLN,,
    Ingat kata2 “iri tanda tak mampu” dan “tak mampu jadinya sirik”,, semoga saja anda tidak merasa demikian.
    poin penting,, ingat bung tim2 PDKB (pekerjaan dalam keadaan bertegangan) baik TM (tegangan menengah), TT (tegangan tinggi), dan TET (tegangan ekstra tinggi) dilakukan oleh karyawan PLN langsung dan di latih oleh pelatih2 yg berpengalaman.
    Terobosan2 yg dibuat berupa inovasi2 yg sering di lombakan sesama pegawai PLN pada HLN merupakan hasil pemikiran dan buah keringat tim2 inovasi yg berisikan pegawai PLN,,
    Yahh,, jadi sebelum ngomong saya sarankan tahu dulu apa isi omongan anda.
    Saya jg mengucapkan trimakasih karena mengingatkan kami.

     
  229. JANCOOOK

    2 Juni 2011 at 10:12 AM

    yg punya ni blog JANCOOKKK,GOBLOK,
    kalu lu bener2 cowok……jgn pengecut gini

     
  230. Ananda Desni

    15 Juni 2011 at 3:35 AM

    udah kena tendang MIU ya gan, harusnya ga usah pampang itu tulisan MIU di atas trus cantumin identitas pribadi. apa terlalu malu ya buat cantumin? atau takut?

     
  231. ARY

    16 September 2011 at 12:37 PM

    gue setuju …memang PLN ga becus mengelola perusahaan,bisanya cuman tender saja…yang ngasih uang suap paling besar itu yang menang tender…klo dikritik bisanya cuman marah-marah habis tu ga ada peningkatan…wkwkwkkkkk…dikiranya kita tu kagum pa ya ma pangkat mereka,,,malah kasihan sama PLN di kelola orang-orang seperti itu…selama masih ada orang-orang seperti itu di Indonesia jangan harap kita bisa bersaing dengan bangsa lain….masih banyak yg harus di benahi di PLN terutama SDM nya…kalah jauh dengan negara lain…semoga PLN menjadi lebih baik tidak seperti sekarang…

     
  232. spikes

    20 September 2011 at 4:25 AM

    Pilihlah yang terbaik dalam hati anda….tetap berdoa dan berusaha…

     
  233. cucunguk

    23 September 2011 at 9:43 AM

    betul apa yang saudara penulis katakan memang itu semua kenyataan…..saya merasa miris membacanya….memang nasib OS perlu diperhatikan mereka kerja siang malam tanpa ada batas waktu tp apa yang mereka dapatkan tak sebanding dngan yang mereka kerjakan..

     
  234. cucunguk

    23 September 2011 at 9:47 AM

    rani penjilat

     
  235. DOMOS

    12 Oktober 2011 at 4:57 PM

    Orang yang bikin blog ini saraf gan,,dia seperti temen ane yg gag lulus test psikologis,,orangnya ngeyelan. Mendingan jangan di tanggapin. Mana mungkin dia ke bangkok, bondowoso aja paling juga belum tau?wkkkk..,,, Kasiaaaan deh Lu.. :)

     
  236. DOMOS

    12 Oktober 2011 at 5:29 PM

    Ujung Tombaknya PLN kan Outsourcing,, jadi outsourcingnya tuh yg kagak becus…Wkkk,,!

    Horee…,,ayo dibikin heppy-heppy aja ini blog..jangan di tanggepin serius..wkkk,,

    Gue kan suka psikologis,,jd gue ngerti ini orang agak pintar tak berarah..!Wkkkkk..!

     
  237. putri

    2 Januari 2012 at 1:09 AM

    emang anda tau apa mengenai PLN? emang anda bisa menjudge sperti itu dengan landasan apa?
    anda sudah lihat laporan keuangan PLN? anda sudah analisis??
    atau anda pernah bekerja di PLN kantor mana yang seperti itu?
    anda tau berapa banyak anak perusahaan PLN?
    dan anda tidak boleh menjudge sebuah perusahaan yang memiliki banyak anak perusahaan seperti itu dan yang kemungkinan bukan anak perusahaan asli bisa jadi partnership.

    Kalau anda sudah bisa menjudge seperti itu berarti anda sudah siap untuk menjadi pengganti DiREKTUR UTAMA PLN, karena kalau anda sudah bisa mengkritisi bebrarti anda tau jalan keluarnya.

    MOHON JANGAN HANYA BERBICARA SAJA DI MEDIA PUBLIK TETAPI LAKUKAN YANG ANDA BISA UNTUK MEMPERBAIKINYA.

    Kalau anda hanya mengkritisi saja apa bedanya anda dengan para petinggi yang hanya bisa nyerocos tanpa bertindak.

    Oh iya ketika anda sudah memposting sesuatu di media baik maya maupun cetak anda harus berpikir ulang, kalau tidak mau di kritisi mendingan jangan NULIS!!!!

    mohon baca undang-undang I.T dengan seksama..

    terima kasih

    nb: talk less do more dude!!!

     
  238. andrie

    18 Januari 2012 at 8:03 AM

    jujur ya emng uenak tenan kok kerja di pln emng gaji lumayan,tanggung jawab juga lumayan.klo anda berpikir secara rasional dan positif mungkin semua kata kata anda nggak semuanya bnr.emng ada beberapa pegawai mungkin menurut penilaian anda negatif tetapi tidak semua pegawai….dan bahkan mungkin malah kebanyakan pegawai os juga ingin merusak pln ya yang pada intinya nggak ada guna anda cuap cuap disini dan buat omongan yang tidak tidak..klo mungkin anda berpendidikan seperti yang anda bilang ngga mungkin omongan anda kasar kayak mulut orang ngga sekloah or berpendidikan….jujur klo emang anda ngerasa udah paling baik dan pinter mungkin nama anda udah harum ya mungkin karena prilaku anda udah rusak jd cuma bisa ngelakuin yg beginilah ok thnxs

     
  239. andrie

    18 Januari 2012 at 8:07 AM

    dan ngga semua info yg anda dapat itu semuanya bener jadi klo bs lebih di filter lagi coyyyyyyy…..

     
  240. ontong

    1 April 2012 at 6:15 PM

    lucu jg ya para pegawe PLN ada HUMASnya jg lagi. eh pak klo sampean beneran humasnya PLN seharusnya ya sampean ngerti arti dari artikel ini sebenarnya bukanya malah ikutan kebakaran jenggot trus sapa tu yg ngepost pake ayat2. ente tau agama g sih jg bingung ane wkwkwkwkwk
    ni ya ane kasih satu kalimat yg dulunya pernah diucapin aleh rosul kita

    “Bekerjalah engkau untuk kepentingan duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya, dan bekerjalah engkau untuk kepentingan akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok”

    dan klo sdr miusky memperjuangkan sodaranya yg senasib yg masih menjadi OS saya rasa wajar2 saja walau dengan membuat artikel yg se-extrim ini.

     
  241. Chandra

    13 Juni 2012 at 6:14 AM

    allooooo….!!! gak seharusnya qta ini saling berargument, saling mendebatkan semestinya qta ini mesti sadar diri dan berpikir secara mantap siapa disini yang dirugikan Negara, anda para pegawai atau pekerja outsorcing?? (…kalau menurut saya yaa Negara yang paling dirugikan) dan bagi anda para pegawai jika tidak dirugikan dengan permasalahan ini untuk apa pusing2 repot memikirkan ini, dukunglah beri motifasi dan semangati saudara2 qta yg sdng berjuang untuk merubah nasibnya, gitu aja ko repot !!! dan mengenai permasalahan outsor itu sangatlh jelas karena menurut saya outsorcing itu adalah suatu bentuk system yang dimana system itu adalah ciptaan manusia yang berarti tinggal bagaimana manusianya kalau manusianya baik sejahteralah para karyawannya tapi jika manusianya itu gak baik…, yaa gtu deeehhh!!!

     
  242. wawan irawan

    26 Juni 2012 at 9:55 AM

    SUDAH SAAT NYA PLN BERJIWA BESAR DAN MAU MENERIMA os SEBAGAI KELUARGA ,BUKAN HANYA SEBAGAI BUDAK,………………….( saya sudah 16 tahun mengabdi di PLN UPK JJB V (region dki jakarta dan banten )

     
  243. warga indonesia

    12 Juli 2012 at 5:43 AM

    saudara2ku setanah air, kenapa mesti debat kayak gini toh….??????
    saya yakin yg punya blog ini nulis menurut keyakinannya berdasarkan apa yg dia alami, saya dukung komentarnya krn saya sakin klo pemikirannya cuma sampai ini aja…
    harap maklum saudaraku….

     
  244. alexa fisher

    3 Agustus 2012 at 7:04 AM

    BSH ya,,

    =))

    semoga anda benar² lebih becus daripada para pegawai PLN :)
    agar anda terhindar dari dosa atas fitnah ini :)

    GBU

     
  245. andyy

    12 Agustus 2012 at 9:59 AM

    Yg nulis blog ini orang stressss.. Frustasi…

     
  246. andyy

    12 Agustus 2012 at 11:22 AM

    Hidup ini adalah perjuangan juga pilihan… Kalau anda pengen jadi pegawai PLN … Ikut tes PLN dong… Wajar anda jadi OS .. Ngikut tes OS sih… Hahahaha dasar bego.. Goblok dipelihara.. (Gitu aja kok repot..) Jangan2 anda ni frustasi.. Banggain jago bikin blog… Jangan anda OS menggunakan jasa pihak ke 3 buat bikin Blog (parahhhhhhh) … Hahahahahhahahahhaha .. Udahlah terima nasib jadi OS.. Jgn suka memprovokasi.. Kalau pengen lebih baik.. Berusahalah dengan jalan yang baik…

     
  247. andyy

    12 Agustus 2012 at 11:23 AM

    Hidup ini adalah perjuangan juga pilihan… Kalau anda pengen jadi pegawai PLN … Ikut tes PLN dong… Wajar anda jadi OS .. Ngikut tes OS sih… Hahahaha dasar bego.. Goblok dipelihara.. (Gitu aja kok repot..) Jangan2 anda ni frustasi.. Banggain jago bikin blog… Jangan anda OS menggunakan jasa pihak ke 3 buat bikin Blog (parahhhhhhh) … Hahahahahhahahahhaha .. Udahlah terima nasib jadi OS.. Jgn suka memprovokasi.. Kalau pengen lebih baik.. Berusahalah dengan jalan yang baik… .

     
  248. didik

    3 September 2012 at 6:30 AM

    Maaf sbelumnnya sy OS PLN..
    sy tidak merasa seperti yg anda utarakan di BLOG ini ( Mewakili tmn2 OS dsini )
    kami dengan Pegawai PLN selalu Berbagi tugas dan kadang menjalankannya Bersama2 .. kmi Fun2 aja g ada saling Iri hati di PLN.kalau anda tidak percaya silahkan dtg ke tempat kerja sy.anda buktikan sendiri dan anda boleh tanya sendri.kmi dan para pegawai PLN slalu kerja sama g ada pilih kasih dan gk ada pula pekerjaan yg selalu di titik beratkan ke OS, semua sama rata..klau masalah gaji memang benar kami lebih rendah tp kami ttp mensyukuri.itu juga wajar.karna kami hanya OS bkn Pegawai.resiko pekerjaan kmi dan pegawai PLN tangung bersama.jgn salah Pegawai PLN jg bnyak kok yg naik2 tiang listrik bwt ganti trafo dll.apa lg di bagian mesin dan Oprator Pembangkit,kmi slalu kerja sama g ada pilih kasih.klo ada pegawai yg salah kmi jg slalu sling memberi tahu.
    hmmm…mungkin klo anda di trima PLN gk akan mngkin bicara sprti ini di BLOG, anda cuma belum tahu aja,kalau pingin tahu lbih banyak datangi aja PLN silahkan anda keliling sepuas2nya utk melihat2 kalo perlu anda tidur sklian di Kantor PLN untuk mengawasi kerja Pegawai PLN dan OS PLN.
    kata terakhir dri gw..sy sebagai OS PLN bangga kerja di PT. PLN,ne sbuah peluang usaha utk mencari bakat/ilmu ( bakat/ilmu yg baik loh ) yg sapa tw bisa di kembangkan nntinya.

     
  249. ardhianysah

    5 September 2012 at 6:07 AM

    Manfaatkan waktu sebaik2nya..mungkin udah miliknya,, tp jgn tergantung trus ma prsuhaan trsbt..Cari dana tambahan laen d luar ini..ok bro..!!

     
  250. Ahmad Daryoko

    2 Oktober 2012 at 10:58 AM

    Saya perlui klarifikasi : Karyawan PLN pun pada mengeluh, mengapa mereka tidak diberi pekerjaan lagi seperti dulu ? Terutama sebelum thn 2000 ? Ini semua adalah kemauan Direksi PLN, yang tidak bisa dipertanggung jawabkan akuntabilitasnya ! Ada indikasi cara2 Outsourcing adalah bagian dari kegiatan oknum pejabat PLN dalam mencari tambahan income nya ! Sekali lagi tolong jangan buru2 menyalahkan karuyawan PLN. Saya pun untuk meng counter permasalahan ini pernah mengajak kawan2 OS PLN mogok nasional pada awal Juli 2012 dengan tuntutan : 1. Bubarkan OS PLN 2. ANGKAT tenaga OS menjadi karyawan tetap PLN ! Maksudku biar tidak ada lagi kesenjangan “job” mauipun kesenjangan pendapatan. Apalagi praktek OS di PLN jelas2 melangar pasal 61,62,63, 64 dan 65 UUI No 13/2003 ttg Ketenaga kerjaan

     
  251. Ahmad Daryoko

    2 Oktober 2012 at 12:40 PM

    Perlu diketahu pula untuk kawan2 PLN maupun OS PLN, bahwa system Kontrak OS, muncul setelah di tanda tanganinya LOI yg pertama pd oktober 1997 dan untk PLN baru muncul thn 2000. LOI tersebit mengisyaratkan perlunya Privatisasi BUMN2. Nah, agar pada saat terja di alih kepemilikan dari BUMN ke Swasta, yg biasanya akan terjadi PHK secara besar2an, maka strategi untuk meminimalisir masalah SDM, dipakailah strategi kontrak Outsourcing ! Itu awal mulanya ! Kemudian karena ternyata sistem ini cukup effektip untuk mengendalikan pekerja, maka perisahaan2 swastapun ikut pakai OS. Untuk di PLN saya melihat ada indikasi menjadi “obyekan” baru para oknum pejabat dan mantan pe jabat ! Dan secara Umum system OS adalah merupakan Perbudakan Moderen !

     
  252. Pengguna Listrik PLN

    8 Oktober 2012 at 1:44 AM

     
  253. borju

    19 November 2012 at 6:22 AM

    dear all, memang yang dukemukakan diatas ada benarnya di sebagian lini PLN tapi tidak semua, dan yang disanggah teman2 pln juga ada benarnya tapi tidak semua. jadi tidak ada gunanya kalian berdebat…kita sudah begini by scenario….os android

     
  254. yulius

    11 Desember 2012 at 8:03 AM

    mungkin otaknya dah sama dengan penjajah gk mau kerja tapi dapat hasil banyak mungkin pln warisane mbahe …..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: